V and V, (PART 1)

12

Disebuah kampus ternama di kota Bandung ada dua orang sahabat sedang asik berbincang-bincang. Mereka ingin menikmati waktu istirahat setelah mengikuti mata kuliah mereka masing-masing.

“Gimana tadi kuliah lo“ Tanya pemuda yang memegang laptop.

“Gak gimana-gimana ? kaya biasa, lagian situ kepo banget nanya-nanya” Jawab pemuda satunya.

“Yaelah biasa aja kali jawabnya, lagian udah keliatan juga sih ?”

“Keliatan apanya”Sahutnya bingung.

“Muka ditekuk, jawabnya males hahah” Ucap pemuda yang memegang laptop “yang paling parah hampir tiap hari tuh muka ditekuk, kaga pernah gue liat tuh muka senyum gitu apalagi ketawa jarang banget” Tambahnya menjelaskan.

Pemuda yang disindir karna sifat malasnya hanya diam menanggapi sindiran dari sahabatnya. Lalu pemuda yang disindir karna sifat malasnya mengambil rokok di kantung jaketnya dan membakarnya.

“Hubungan lo sama Yona gimana” Tanya pemuda malas sambil mengembuskan asap dari mulutnya.

“Selama satu bulan ini sih baik-baik aja ? kenapa emang” Jawab pemuda yang memegang laptop.

“Ohh…lo yakin ?”

“Lah kenapa dah, ada yang salah sama gue ya” Bingung pemuda yang memegang laptop.

“Gapapa gue cuma nanya”

Mereka terus berbincang-bincang sampai salah satu dari mereka akhirnya pamit untuk pulang.

“Bay gue duluan, kakak gue udah nunggu diparkiran” Pamit pemuda yang memegang rokok.

“Oke Yan, salamin buat kakak lo dari pria tampan, menawan, dan yang paling penting gasuka maen perempuan” Ucap pemuda yang dipanggil Bay.

“Yayaya”

Diperjalanan pemuda yang dipanggil Yan berjalan menelusuri koridor kampusnya sambil mendengarkan lagu lewat earphone yang sempat ia pasang. Namun tiba-tiba handphone yang ia taruh di kantung celananya bergetar. Pemuda itupun langsung mengecheck handphonenya, setelah dicheck ternyata ada notifikasi pesan bertuliskan ‘Kak Sendy’ lalu dimasukan kembali ke dalam kantung celannya.

“gak sabaran banget sih jadi cewe, hvft…” gumamnya kesal.

Setelah beberapa menit akhirnya pemuda tersebut sampai di parkiran motor kampusnya.

“lama banget sih”

“lama apaan sih kak” Santai pemuda tersebut.

“Gelvian Valentino kalo kamu telat lagi kakak bakal aduin sama papah kalo kamu sering bolos kuliah” Ancam Sendy.

“ngancemnya parah amat kak ?” Sahut pemuda yang ternyata bernama Gelvian “lagian aku juga ga bolos kak, cuma telat” Tambah Vian membela diri.

“BODO!!” Sendy memalingkan wajahnya.

“yaudah aku minta maaf deh” Ucap Vian memohon.

“Hmm, jangan diulangin lagi ya Vian sayang ?”

“Iya kakakku sayang gabakal, janji”

“Hehehehe”

“iya-iya, yaudah yuk pulang kak ? cape nih” Ajak Gelvian.

“heheh, yaudah yuk dek ? kakak juga cape nih”

“Nih pake helmnya” Ucap Vian,

“Siap komandan” Sahut Sendy sambil memakai helm.

“Dek, temen kakak ada yang mau kenalan sama kamu” Ucap Sendy

“Aduh kak bilangin deh aku ga tertarik sama dia”

“Kamu udah engga tertarik sama perempuan, Ya Allah dek” Ucap Sendy sambil menutupi mulutnya.

“Err…, bukan itu maksudnya kak, aku lagi males ngeladenin hal-hal kaya gitu” Jawab Vian sedikit kesal.

“Ohh bilang dong dek, untung aja masih doyan lawan jenis”

‘Yaudah buruan naek, katanya mau pulang”

“Ehh maaf maaf, kakak lupa” Ucap Sendy cengengesan.

to be countinued

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s