Hate love, part 7

Setelah selesai membeli sim-card yang baru. Aku mencoba menghubungi gadis kecil ku itu.

“Halo ini siapa ya? ” Tanya Yupi. Aku tertawa kecil mendengarnya.

“Tebak”

“Ah Yupi tau!  Ini Darrel kan? Kamu udah beli ponsel baru? Aku save nomor kamu ya? Mau dinamain apa?” Yupi tetaplah Yupi yang sama. Baik di telfon atau berbicara langsung. Dia tetap gadis yang bawel.

“Apa aja, jangan aneh-aneh ya namanya”

“Darrel jelek aja ya?”

“Terserah”

“Hihi jangan ngambek gitu dong. Iya deh dinamain nya cuman Darrel”

“Iya. Aku gak ngambek. Tumben udah bangun yup,”

“Aku anak rajin tahu ihh”

“Yup, udah dulu ya aku mau ke jalan kantor”

“Kamu ke kantor nya jalan sekarang? Mobil kamu kemana?”

“Errr. Maksudnya aku mau berangkat ke kantor gitu”

“Nah gitu. Harus EYD dong. Mm, bukan nya kalo hari Sabtu kantor kamu libur ya?”

“Hari ini ada klien Yup, jadi harus ke kantor”

“Oh gitu ya”

“Iya yaudah udah dulu ya sayang.”

“Iya. Miss you Darrel.. “

“Miss you too Yupi. Bye.”

Aku memasukkan ponsel ku itu ke dalam tas, lalu turun ke bawah, menuju tempat parkir dan pergi ke rumah Shani.

~o~

Yupi POV

“Halo ini siapa ya?” Tanyaku. Aku hanya mendengar kekehan kecil di sebrang sana.

“Tebak.”

“Ah Yupi tau! Ini Darrel kan? Kamu udah beli ponsel baru? Aku save nomor kamu ya? Mau dinamain apa?”

“Apa aja, jangan yang aneh-aneh ya namanya.”

“Darrel jelek aja ya?” Aku berusaha keras menahan tawa ku.

“Terserah.” Jawab nya dingin.

“Hihi jangan ngambek gitu dong. Iya deh dinamain nya cuman Darrel”

“Iya. Aku gak ngambek. Tumben udah bangun yup,” Dasar menyebalkan.

“Aku anak rajin tahu ihh.”

“Yup, udah dulu ya aku mau ke jalan kantor.”

“Kamu ke kantor nya jalan sekarang? Mobil kamu kemana?”

“Errr. Maksudnya aku mau berangkat ke kantor gitu.”

“Nah gitu. Harus EYD dong. Mm, bukan nya kalo hari Sabtu kantor kamu libur ya?”

“Hari ini ada klien Yup, jadi harus ke kantor.”

“Oh gitu ya.”

“Iya yaudah udah dulu ya sayang.”

“Iya. Miss you Darrel..” Lirihku Padanya.

“Miss you too Yupi. Bye.”

Entah mengapa aku merasa ada yang berbeda dengan Darrel. Apa Darrel berbohong pada ku?  Ah itu tidak mungkin. Darrel sangat menyayangiku dia tak mungkin akan membuat ku kecewa. Aku merindukan tatapan tajam dari mata nya yang sebiru samudera itu.

“Darrel..Yupi kangen..” Teriak ku.

“Kak Yupi berisik jangan teriak-teriak.” Teriak Windy, adik ku dari kamar sebelah. Aku heran, dia memperingatiku agar tidak berteriak padahal dia sendiri berteriak.

~o~

Setelah berminggu-minggu. Aku semakin menyadari perubahan sikap yang terjadi pada diri Darrel. Dia sekarang jarang menelpon ku lagi. Bisa dihitung oleh jari tangan, berapa kali dia menelpon dalam satu minggu ini. Mungkin dia sedang sibuk dengan pekerjaan nya. Mungkin. Tapi, Darrel bukan tipe orang yang menjadi lupa sekitar akibat pekerjaan. Darrel bisa saja menelpon ku saat malam hari sepulang ia dari kantor. Aku menjadi khawatir dengan keadaan Darrel. Apa dia sakit?

Aku mencoba menelpon Darrel berkali-kali. Tapi, hasilnys nihil. Darrel sama sekali tak mengangkat berpuluh-puluh telpon ku. Apa aku pergi ke Lombok saja untuk menemui Darrel?

Tanpa pikir panjang aku memasuk kan baju-baju ku ke dalam koper dan menelpon salah satu agen travel dan memesan sebuah tiket pesawat menuju Lombok. Apa aku memberitahu Darrel jika aku akan pergi ke Lombok? Ah sepertinya itu tak usah dilakukan. Aku akan membuat Darrel terkejut dengan kedatangan ku nanti yang tiba-tiba ada Lombok.

~o~

Izin dari Mama sudah didapat. Tiket sudah di tangan. Aku sudah berada di bandar udara saat ini. Sebentar lagi aku akan sampai di Lombok dan akan mengetahui apa yang disembunyikan oleh Darrel selama ini.

Aku mencari nomor di kursi pesawat yang akan menerbangkan ku ke Lombok.

“Ah ini dia,” Aku menghempaskan tubuh ku ke kursi empuk pesawat itu.

Melihat pemandangan dari jendela pesawat selalu aku senangi. Kantuk perlahan mulai menyerangku, ini sudah pukul 11 malam. Pantas saja aku mengantuk, aku mencari posisi senyaman mungkin dan tidur.

Created by : @Amanda_Zanuba

Iklan

Satu tanggapan untuk “Hate love, part 7

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s