Wrestling & Love part 79

pizap_1437301468174

“Love risks everything, and asks for nothing
Someday I thinks “Am I Stupid?” To keep loving and supporting someone who never loves me back also give a positive feedback to everything I Do for her, but the other side just a few people who still did
something like I did, Or I should stop till this time ?”

“Oke semuanya, kumpul kesini” Kelvin memanggil kesemua temannya yang lain untuk mendekat kearahnya

“Berhubung udah makin larut, ya jadi gw akan cepet aja.. setelah ini kita ke kamar masing-masing buat istirahat, dan besok pagi-pagi kita harus bangun jam 6
buat jalan-jalan ke sekitar villa ini, setelah itu ada kegiatan bebas dan besok malemnya kita barbekyu- an bareng di taman belakang. Jelas Kelvin menjelaskan segala kegiatan yang akan dilakukan esok hari

“Jelaaas” jawab semuanya kompak

“Oke kalo gitu, sekarang kalian istirahat, supaya besok bisa bangun pagi. Goodnight” Kelvin menyudahi
pengumumannya

Andela menggandeng tangan Elaine dan Yupi untuk menuju ke kamarnya, begitu juga dengan Shani yang
melakukan hal yang sama terhadap Michelle

Sepanjang pengumuman, Kelvin merasakan ada yang berbeda dari Andela..
Ia melihat Andela menatap tajam kearah Razaqa yang sedang berduaan dengan Michelle entah kenapa,
ia akan mencari tahu tentang hal tersebut

“Ndel.. tunggu bentar” tahan Kelvin menahan lengan kekasihnya

“Eh ? iya apa Vin?” Andela menengok kearah cowoknya

Elaine dan Yupi hanya terdiam saja

“Emmh.. Len, Dek kalian bisa duluan ? aku ada perlu bentar sama Andela” ucap Kelvin sopan

“Oh yaudah, ayo Yup kita duluan” ajak Elaine sambil menggandeng tangan Yupi

“Iya Kak” jawab Yupi patuh dan menuju ke kamar mereka

“Ada apaan Vin?” tanya Andela bingung yang melihat wajah serius
Kelvin

“Emmh.. cuma mau nanya.. kamu lagi ada masalah atau gimana gitu sama Razaqa ?
aku liatin daritadi kayaknya kamu sinis banget ke dia” Kelvin menyadari perubahan sikap Andela

Andela terdiam sesaat dan nampak memikirkan sesuatu

“Apa aku harus ceritain tentang Elaine ke Kelvin ya ?” batin Andela bimbang

“Engga, engga.. aku kan udah janji buat ga ceritain itu ke siapa-siapa” batinnya lagi

“Ndel… Ndel ? kok bengong?” Kelvin melambaikan tangannya di depan wajah Andela

“Eh ?! gapapa kok hehe maaf,
perasaan kamu aja kali, aku biasa aja tuh sama Razaqa” jawab Andela
berbohong

“Kamu yakin?”

Andela mengangguk

“Yaudah deh.. kalo ada apa-apa, bilang ke aku ya” pesan Kelvin

“Iya-iya sayang aku ngerti” jawab Andela

“Hehe, yaudah, bobo gih kamu udah malem, oyasumindellu” ucap Kelvin sambil mencium kening Andela

“Iya, kamu juga ya.. sweet dreams” balas Andela lembutnya sebelum kembali ke kamarnya

“Ehem” terdengar suara yang tidak asing, ternyata itu adalah Michael

“Maaf ganggu, cuma mau ngambil minum di kulkas, lanjutin aja” ucap Michael seakan tanpa dosa

Andela buru-buru menjauhkan dirinya dari Kelvin, wajahnya langsung berubah merah padam

“Em.. Vin, aku duluan ke kamar ya, dadah” Andela melambaikan tangannya sebelum kembali ke kamarnya

“I..i,,iya-iya Ndel” kata Kelvin terbata

“Issh sialan tuh bocah, ngeganggu aja” batin Kelvin kesal

“Ngapain sih lu keluar malem-malem ? bukannya diem aja di kamar?” keluh Kelvin kesal sambil menghampiri
Michael

“Yeee kan gw bilang gw mau ngambil minum dingin di kulkas, aus” jawabnya santai

“Ya tapi bisa kan gausah pake “ehem ehem” segala, ngerusak suasana aja lu” balas Kelvin lagi

“Hehehehe bisa sih, tapi gw kepengen aja begitu, lagian lu kalo mau begituan jangan disini, dikamar sono” pikirannya sudah tidak beres

“Anjrit.. apaan begituan ? orang gw cuma cium kening doang.. mesum lu anjir”

“Hahaha iya-iya tau, bercanda doang gw” ucapnya tertawa

“Sial -__-“

“Lagian gw juga bosen sendirian di kamar, mau tidur tapi belom ngantuk” gumam Michael

“Laaah ? si Zaqa mana?” Kelvin bertanya

“Lagi di taman belakang noh berduaan sama ikan Lele”

“Ahahaha Michelle maksud lu?”

“Iya lah siapa lagi coba”

~

Dua orang yang tengah dilanda asmara tengah duduk berdua di bangku belakang taman..

Si wanita merebahkan kepalanya di bahu si pria, dan mata mereka menatap lurus keatas, menikmati bintang dan bulan ciptaan Yang Kuasa

“Zaaq” Michelle merebahkan kepalanya di bahu Razaqa

“Iya ?”

“Bintangnya malem ini bagus banget ya ?” tanya Michelle sambil menatap ke langit malam

“Iya, bagus dan indah. Tapi menurut aku ada yang lebih indah dari bintang itu”

“Apaan ? mana ? mana ?” tanya Michelle antusias dan mencari-cari bintang yang dikatakan Razaqa lebih indah

“Kamu gaperlu nyari keatas”

“Terus ? nyari kemana?” tanya Michelle bingung

“Liat kearah cermin, dan kamu akan nemuin jawabannya” gumam Razaqa

Michelle mencoba memahami apa
yang dimaksud oleh Razaqa, setelah berpikir sejenak..

Michelle mengetahui bahwa yang dimaksud Razaqa adalah dirinya

“Iiih gombal” wajahnya berubah menjadi merah bak kepiting rebus

“Iiih beneran kok ga gombal, kamu itu lebih indah dari bintang manapun di dunia” Razaqa terus mengeluarkan rayuan mautnya

“Iiih udah ah.. malu tau”

“Ahahaha” Razaqa tertawa lepas melihat ekspresi Michelle yang lucu seperti anak kecil

Disaat-saat momen bahagia mereka, tiba-tiba Razaqa mengalami rasa pusing yang amat sangat melanda
kepalanya

“Aaaahkh” Razaqa memegang kepalanya yang terasa berdenyut-denyut

“Eh ? kamu kenapa ? kamu gapapa ? Zaq.. Zaqa jangan buat aku panik” Michelle nampak sangat panik dan tidak tau apa yang harus dilakukan

“Kepala aku sakit Le” jawab Razaqa sambil merintih kesakitan

“Sakit ? ah.. ah.. duhh yaudah deh, aku bantu kamu ke kamar, kamu kuat jalan kan?”
raut kekhawatiran jelas terpancar dari wajah Michelle

Razaqa menggeleng, perlahan semuanya menjadi hitam..

“Zaqaaaaa!!! tolooong.. siapapun toloong!!” teriak Michelle
~o0o~
*

“Zaq, aku benci sama kamu” kata Michelle

“Zaq, ini anak kita..”kata Elaine

Terbersit bayangan disaat Michelle
menangis, kemudian setelah itu bayangan Michelle berubah menjadi Elaine yang sedang memelas dan memohon

“Zaaaqq pliiiss jangaaan.. setoop, kamu sadar!!” Elaine mencoba memberontak di depannya dan merintih
meminta tolong

PLAAAK

Pipinya ditampar oleh Michelle dan kemudian di pukul oleh sosok yang
tidak asing baginya.. Ya, itu adalah Kelvin.

“Kurang ajar lu !! lu emang cowok brengsek” ucap Kelvin dengan nada penuh kebencian

“Aku ga nyangka kamu kaya gitu” Michelle menangis semakin menjadi
dan berlari menjauhi dirinya

Peristwa tersebut berulang berkali-kali di pikirannya

“Aaaaaaaaakhhhkkkhhh”

*

“Zaqq oii zaqq bangunn”

“Aaaaaaaaakhhhkkkhhh… haah haah haah” nafasnya memburu, sontak ia langsung terduduk di ranjang
ia melihat kesekililingnya, ada Kelvin
dan Michael disana. Dan semuanya tampak baik-baik saja.

“Oi lu kenapa ?” tanya Michael

“Mimpi?” batin Zaqa

“Oii Zaqq.. kenapa lu teriak-teriak ? mimpi buruk ?” tanya Kelvin sambil
memegang pundaknya

“Fyuuuh” Razaqa menghela nafasnya lega setelah mengetahui itu semua hanya mimpi

“Syukurlah cuma mimpi” ucapnya pelan

“Btw gw kenapa ?” lanjut Razaqa bertanya

“Lu kan pingsan pas tadi malem, terus Lele teriak minta tolong.. beruntung gw sama Mike belum tidur”

“Iya, yang lainnya udah pada tidur dan cuma kita yang bangun terus bopong lu kemari” jelas Michael

“Pingsan ?” Razaqa nampaknya lupa tentang segala hal yang kemarin terjadi
Kelvin dan Michael mengangguk

“Sekarang jam berapa?” tanya Razaqa

“Jam 5 pagi” jawab Kelvin sambil melihat kearah jam tangannya

“Lu kenapa sih bisa pingsan gitu ?” tanya Michael penasaran

Razaqa hanya menaikkan kedua bahunya pertanda tidak tahu

“Yang jelas akhir-akhir ini, kepala gw sering sakit dan pusing gitu aja” kata Razaqa

“Yaudah, lu makanya banyak istirahat, jangan aktivitas apa-apa dulu” saran Kelvin

Razaqa hanya mengangguk

What did you lose that you cry about ?
What did you bring with you, which you think you have lost ? What did you produce, which think you got destroyed ? You did not bring anything – whatever you have, you received from here. Whatever ou have given, you have given only here. Whatever you took, you took from God. Whatever you gave, you gave to Him. You came empty handed, you will leave empty handed. What is yours today, is belonged to someone else yesterday, and will belong to someone else the day after tomorrow. You are mistakenly enjoying the thought that this is yours. It is this false happiness that is the cause of your sorrows.

~~

When my arms can’t reach people who close to my heart, I always hug them with my prayers

Fajar mulai menyingsing, Sang Surya mulai kembali untuk menyinari dunia, Michael bangun terlalu siang. Bahkan Kelvin yang biasanya bangun terakhir telah mendahuluinya

“Hoaaaam” Kelvin meregangkan tangannya

“Oii banguuun udah pagiii” teriak Kelvin kepada Michael dan Razaqa yang masih tertidur pulas

Kelvin menggoyang-goyangkan badan Michael

“Apaan sih ? ganggu orang tidur aja” keluh Michael sambil kembali
melanjutkan tidurnya

BRUK BRUK BRUK

Kelvin memukul-mukul badan Michael dengan bantal guling hingga yang dipukul merasa risih

“Iya-iya gw bangun !!” teriaknya
“Zaqa ga lu bangunin tuh ?” tunjuknya pada ranjang di sampingnya

“Biarin aja, dia kan kasian abis pingsan, jadi butuh banyak istirahat” jawab Kelvin

“Aaaaakhh kepala gw sakit, gw mau pingsan” tentu saja sandiwaranya tidak berpengaruh terhadap Kelvin

“Lebay lu, buruan bangun, btw akting lu jelek banget. Kayaknya lu kudu sekolah akting” kata Kelvin santai
Michael hanya bisa menekuk mukanya sambil berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci muka.

“Btw mau kemana sih kita pagi-pagi ? nanti Zaqa siapa yang nungguin disini ?” tanya Michael yang tengah
membasuh mukanya

“Kan udah gw bilang kemaren, sekedar jalan-jalan, jogging atau apalah. Masa iya kita liburan di villa
terus” jawab Kelvin

“Soal Zaqa, nanti biar gw suruh Michelle yang nungguin dia” lanjut Kelvin

“Gw aja deh yang nungguin dia, bisa ga ?” tanya Michael dengan tatapan penuh harap

“Ga !!” teriak Kelvin tegas
“Yaaah” Michael memasang tampang cemberut

“Gw ngantuk banget nih, lagian males jalan-jalan gitu doang, mending tidur” lanjutnya lagi

“Astaga, lu kebo amat tidur mulu..”

“Yee biarin”

“Gamau tau, pokoknya lu harus ikut, Shani aja ikut.. masa kalah sama cewek lu, lemah lu lemah” ledek Kelvin

“Terserah lu mau ledek apaan” Michael malas untuk berdebat dengan Kelvin kali ini

“Iya-iya deh gw ikut” ucapnya pada akhirnya

“Naah gitu dong, baru cowok sejati..
jangan kaya banci”

“Sial lu”

“Eh btw, lu udah nonton RAW minggu ini ? ” tanya Michael sambil sibuk berpakaian

Disaat apapun dan kapanpun, urusan WWE tidak pernah dilupakan mereka.

“Udah” jawab Kelvin singkat

“Seru ga ?”

“Mayan”

“Yaelah irit amat jawaban lu”

“Masih mending gw jawab”

“Ada siapa aja?” tanya Michael lagi

“Tonton aja sih sendiri, ntar juga tau” kata Kelvin

“Yaelah pelit amat, kasih tau napa spoilernya dikit”

“Iya-iya.. main eventnya Fatal 4 Way, AJ Styles lawan KO (Kevin Owens) lawan Cesaro lawan Jericho no 1 contender buat nentuin lawan si Superman” yang dimaksud Superman disini adalah Roman Reigns

“Oooh waah keren ada Cesaro, mesti nonton nih” ucap Michael

“Ya nonton lah”

“Nanti deh abis pulang darisini”

“Yuk gece keluar, udah ditunggu yang laen” ajak Kelvin

~~

“Yeaay, ayo kak, kita jalan-jalan” Yupi menarik-narik manja lengan Kakaknya
“Iya-iya Yup sabar napa, ngurusin yang laen dulu” balas Kelvin

Yupi hanya menekuk wajahnya lucu sambil mengeluh tidak jelas, ia merasa cemburu karena tidak mendapat perhatian kakaknya, sangat berbeda dengan saat ia dirumah.

Semuanya sudah berkumpul di teras villa, tak terkecuali juga Razaqa yang berdiri di samping Kelvin dengan wajah yang sedikit pucat..

Dari semua wajah yang sangat antusias akan pagi itu, hanya Elaine saja yang tampak berbeda dari yang lainnya, Elaine merasa sedikit canggung, ingin rasanya untuk ikut jalan-jalan pagi itu, tapi entah kenapa ia ingin menemani Razaqa di villa.

“Eh ? Razaqa kenapa Vin ?” tanya Michelle yang mendekat kearah
kekasihnya

“Masih pusing kaya kemaren malem ?” lanjutnya bertanya

“Sedikit Chel, tapi udah agak mendingan kok, cuma butuh istirahat lebih aja” jawab Razaqa

“Terus kamu gaikut dong ?” Michelle menunjukkan raut kekecewaannya, padahal ia sangat ingin sekali berkeliling dan melihat pemandangan bersama dengan Razaqa

Razaqa mengangguk

“Udah.. kalo kamu pergi, nanti kamu bisa ceritain ke aku pengalaman kamu kan ?” ucap Razaqa mengelus
pundak Michelle

“Hmm.. oke deh” dengan berat hati Michelle menerimanya, wajahnya
murung

“Kalo kamu ga senyum, nanti aku kepikiran loh”

“Iya deh.. aku senyum nih. Kamu cepet sembuh ya..” Michelle menaikkan dagunya

“Cantik deh kalo gini” Razaqa mencolek dagu Michelle

“Iiiih, maksud kamu aku ga cantik selama ini ?” Michelle menggembungkan pipinya

“Ehh.. Engg..”

“Maksud si Zaqa itu, kamu ga secantik dia, Chel, huahahaha” celetuk Michael dilanjutkan dengan tawaan
keras dari yang lainnya, termasuk Michelle
“Iiih kamu tuh ya.. iseng amat ngatain orang” Shani mencubit lengan Michael yang berada si sampingnya

“Eh. dududuh iya-iya maaf Shan hehe kan cuma bercanda” ucap Michael cengengesan

Semuanya tertawa riang pada pagi hari itu, hanya Elaine saja yang tampak tidak gembira dengan semua lelucon yang dibuat oleh teman-temannya

“Bagaimana mungkin Zaqa bisa tanggung jawab sama anak ini, dia sayang banget sama Michelle” batin Elaine sedih sambil memegangi lembut perutnya yang semakin membesar

Jam 7 pagi, mereka semua berangkat dan meninggalkan villa paman Kelvin. Hanya tersisa Razaqa disana
yang menjadi penunggu villa

Kelvin dan Andela menjadi pemimpin di depan, diikuti dengan pasangan Shani dan Michael, lalu Yupi yang bergandengan dengan Michelle. Sementara di barisan paling belakang, adalah Elaine yang terlihat
menyendiri dari yang lain

Elaine tiba-tiba menghentikan langkahnya, teman-temannya yang lain tidak ada yang mengetahui akan hal
itu dan tetap berjalan menjauh.

“Ndel, aku mau balik ke villa, nemenin Razaqa..
kamu lanjutin aja jalan-jalannya, gausah nyariin aku” ketik Elaine dalam sebuah SMS kepada Andela

Setelah melihat keadaan sepi, Elaine berbalik arah untuk kembali ke villa mereka. Walaupun di sana
banyak pohon tinggi menjulang beserta rerumputan-rerumputan, Elaine tidak kesulitan akan hal itu,
karena disana terdapat penunjuk jalan yang dapat memudahkan Elaine untuk kembali ke villa.

“Naik-naik ke puncak gunung tinggi-tinggi sekali” Kelvin dkk bernyanyi lagu anak kecil itu, sambil
sesekali melihat pemandangan di samping kiri dan kanannya, dan tak jarang pula, para wanita
seperti Yupi, Andela, Shani dan juga Michelle mengabadikan momen mereka disana dengan berselfie ria

“Kiri-kanan kulihat saja… banyak pohon cemara.. aaaaa~
Kiri-kanan kulihat saja… banyak pohon cemara..~~” Yupi bernyanyi dengan riang layaknya anak kecil
yang baru pertama kali jalan-jalan
Di tengah keriangan mereka melihat pemandangan yang indah dan menyegarkan, Andela menepi sebentar dan
mengecek HPnya. Ia merasakan ada getaran saat ia berjalan tadi

“Kenapa Ndel ?” tanya Kelvin yang ikut mendekati Andela

“Emmh.. ini ada sms dari Elaine”

“Oiya.. Elaine.. Elaine mana ya ?!” ucap Kelvin panik sambil melihat kesekililing

“Perasaan tadi ikut sama kita” lanjut Kelvin lagi

“Ssst.. Vin vin, ini liat” bisik Andela

“Apaan?”

“Ndel, aku mau balik ke villa, nemenin
Razaqa..
kamu lanjutin aja jalan-jalannya, gausah nyariin aku” ada sebuah pesan masuk dari Elaine

“Eh ? balik ke villa?” ucap Kelvin pelan

“I..iya gapapa kali Vin, gamasalah kalo dia pengen nemenin Razaqa, udah kita lanjutin aja yuk” Andela
menarik tangan Kelvin

“E..eh.. eh i..iya Ndel” Kelvin hampir kehilangan keseimbangannya

“Semoga ini waktu yang tepat buat kamu ceritain semuanya Len” batin Andela dalam hati

~~

Razaqa tengah duduk sendirian di sofa sambil menonton TV di depannya, dengan segelas kopi di tangannya
dan satu batang rokok yang ia hisap

“Fyuuh” Razaqa merasa bebas dan lega ketika menghisap nikotin tersebut

Beberapa kali memang ia merokok dikala sedang ada masalah.

“Ahh.. acara TV pagi emang jelek-jelek” keluhnya kesal, ia mengeluarkan flashdisk dari kantung
bajunya dan dicoloknya ke TV di depannya

Razaqa memilih menonton acara gulat favoritnya yang baru ia selesai download sehari sebelum liburan
itu dimulai

* Monday Night Raw After WrestleMania 32

RAW dibuka oleh The Chairman Vince McMahon yang merupakan pendiri
dari acara gulat
itu. Dia mengatakan bahwa dirinya akan memberikan Shane McMahon selaku anak sulungnya untuk memimpin
RAW pada malam itu, seketika penonton bersorak riuh, mereka sangat setuju jika Shane McMahon menjadi
GM Raw walaupun cuma sehari.

Shane McMahon baru saja melawan The Undertaker pada malam sebelumnya di WrestleMania, walaupun ia kalah,
tetapi Shane McMahon mendapatkan hati para penonton dengan menunjukkan sikap pantang menyerahnya dan
juga style extremenya. Seperti yang kita ketahui, Shane McMahon baru saja melompat dari atas Hell In A
Cell yang bertinggi 20 kaki (7 meter kurang lebih) dan jatuh tepat ke
announce table.
Dan hebatnya, ia masih bisa berjalan dan muncul di RAW satu hari setelahnya

Shane McMahon membuat main event pada RAW edisi saat itu, yaitu dengan mengadakan pertandingan
no 1 contender untuk WWE World Heavyweight Champion yang dipegang oleh Roman Reigns, jadi simplenya,
bagi pemenang yang memenangkan pertandingan malam itu, akan melawan Roman Reigns untuk memperebutkan gelar
juara pada event WWE Payback awal Mei mendatang

Kompetitornya adalah : AJ Styles, Kevin Owens, Chris Jericho dan Cesaro

“If you want some, come get some”

*To Be Continued*

Blog : mandalakelvin.wordpress.com
YT Channel : www.youtube.com/user/WWEKelvinMP

@KelvinMP_WWE

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s