IMAGINARY : PART 2 HARD TO SAY 

Sesampainya di depan rumahnya,yudha langsung memarkikan motornya di garasinya.setelah memarkirkan motornya,ia langsung menuju kedalam rumahnya.Di ruang keluarga terlihat Gre yang sedang  asyik menonton tv dan tiduran di sofa,Yudha yang melihat adiknya itu langsung menghampirinya.

“eh dek,kamu udah pulang sekolah ?”Tanya Yudha

“kak Yudha ? eh iya kak aku udah pulang hehehe “ jawabnya Gre menoleh kearah Yudha lalu bangkit dari sofa tersebut “eh kak,kok baju kakak kusam banget sih ?? terus pipi kakak kok ada semacam goresan pisau “ sambung Gre yang heran melihat kakaknya tersebut

“kakak tadi habis jatuh dari motor dek “ ucap Yudha berbohong

“hmm,kakak bohong ya ? “ ucap Gre yang sedang menyelediki kakaknya tersebut

“beneran dah dek,suer “ ucap Yudha bersikap sesantai mungkin

“awas loh kak kalo kakak bohong,aku bilangin loh ke ayah kalo kakak berantem lagi “ ancam   Gre

“eh-eh , jangan dong dek nanti yang ada luka kakak malah tambah parah nanti “ ucap Yudha ketakutan

“huuuuh,mangkanya kakak jangan bohong sama gre “ dengus kesal Gre

“sebenarnya tadi kakak gak berantem dek “ ucap Yudha jujur

“terus apaan kak ? “ Tanya Gre

“sebenarnya tadi pas perjalanan pulang,kakak sempat di hadang oleh seseorang,orang itu mengajak kakak untuk mengikuti turnamen bela diri,awalnya sih kakak ga tertarik untuk mengikuti turnamen itu tetapi karena hadiahnya jika kakak bisa menang di turnamen itu,kakak bisa meminta apa saja “ ucap Yudha lalu mengambil surat undangan tadi di dalam tasnya.

“terus muka kakak kok kayak babak belur gitu “ ucap Gre

Lalu Gre mengambil undangan itu dari tangan Yudha dan membacanya

“ohh,itu tadi kakak memberikan syarat terlebih dahulu agar kakak mau mengikuti turnamen itu,syaratnya itu harus bertarung dulu dengan kakak “

“terus kakak kalah apa menang ? “ Tanya Gre yang sudah membaca undangan tersebut

“kalah,hehehehehe “ ucap Yudha cengengesan

“emang kakak mau meminta apa dari mereka kalo kakak menang ??“ Tanya Gre lagi

“sebanarnya kalo kakak menang,kakak ingin meminta bantuan mereka untuk mencari kakek yang entah kemana sekarang perginya “ ucap Yudha “eh tapi jangan bilangin ayah ya nanti “ sambung Yudha

“iya kak gak akan aku bilangin kok ,lagian aku juga kangen banget sama kakek semenjak kakak udah tinggal lagi disini “ ucap Gre menitikan air matanya

Walaupun yudha ahli bela diri,tetapi ayahnya tidak menyukainya kalau anaknya itu suka bertarung yang notabennya juga ahli bela diri, dan juga di ajarkan oleh ayahnya sendiri atau kakek yudha.Berbanding terbalik dengan kakeknya yang suka melihat yudha bertarung,asalkan  yudha dapat menahan emosinya,karena jika yudha tidak dapat menahan emosinya akan membuat keadaan sekitar hancur berantakan.kakeknya yang dulu pernah melihat yudha marah saat melatihnya, kesulitan untuk menahannya agar yudha cepat tersadar.

“doain kakak ya nanti “ ucap Yudha yang berusaha menghibur lalu memeluk adiknya itu

“iya kak “ ucap Gre tersenyum “mau aku obatin gak kak luka kakak ??“ sambung Gre yang menawarkan dirinya untuk mengobati luka kakaknya tersebut.

“gak usah dek,paling besok lukanya udah sembuh,kakak ke kamar dulu ya “ ucap Yudha

“ya udah kalo gitu kak “

Lalu Yudha bergegas menuju kekamarnya,sedangkan Gre kembali melanjutkan aktivitasnya yaitu menonton tv sambil tiduran di atas sofa.sesampainnya dikamar,yudha langsung menggantikan pakaiannya dan tiduran di atas kasur.

‘kakek,semoga nanti kakek bisa aku temukan nanti dan kita bisa berlatih bareng lagi bersama ayah’batin Yudha

Yudha hanya tersenyum memikirkan hal itu.Lama sudah yudha memikirkan hal itu sampai  matanya sudah mulai mengantuk,dan perlahan matanya mulai terpejam dan tidur dengan pulasnya dan tak lupa bunyi ngoroknya.ngook

Jam sudah menujukkan pukul 6.00 sore,Yudha akhirnya terbangun dari tidurnya dan bergegas menuju keruang makan karena sudah waktunya makan malam.sesampainya diruang makan terlihat Gre,ayah dan ibunya sudah berada di meja makan.

“malem yah,bu dan hei adik ku yang jelek “ sapa Yudha ke ayah dan ibunya dan meledek ke Gre lalu duduk di meja makan

“malem juga nak “ ucap mereka berbarengan

“issh, apaan sih kak dateng dateng udah ngeledek aku aja,sana cuci muka dulu,mulut kakak tuh ileran “ sewot Gre

“iya ya bawel amat,baru aja kakak duduk udah di usir aja “

“biarin wleeee “ ucap Gre memeletkan lidahnya

Kedua orang tua mereka hanya tersenyum saja melihat tingkah kedua anaknya itu.kemudian Yudha beranjak dari tempat duduknya dan segera menuju ke wastafel yang berada di dapur  untuk mencuci mukanya.setelah itu ia langsung kembali menuju ruang makan.

“kak tadi gimana sekolah kamu ? “ tanya sang ibu

“baik kok bu,malah tadi udah dapat banyak teman “ bales Yudha yang sudah berada di tempat duduk

“syukurlah kalau begitu kak,ibu jadi senang melihatnya “ ucap sang ibu tersenyum

“terus kapan kamu cari pacar kak ?? jangan kebanyakan berantem mulu “ tanya sang ayah berbasa basi

“eh ? kok jadi pacar sih yah ?? aku kan berantem kalo lagi keadaan terdesak aja  yah,masa aku mau diem aja gitu kalau ada orang yang di ganggu ?? “

“maksud ayah tuh,kamu kalau punya pacar ada yang jagain kamu kak, biar kamu nanti kalau ada apa apa jangan main pukul aja “ bantah sang ayah “udah banyak orang yang mengadu tentang kelakuan kamu nak “ sambung sang ayah

“yang ada aku kali yah yang jagain pacar aku -_- ,ya salah sendiri main seenaknya aja ini itu “ ucap Yudha

“udah lah ayah,Yudha melakukan hal itu pasti ada sebabnya juga “ ucap sang ibu

“ya tapi kan gak usah pakai kekerasan juga kali bu…,ibu tau sendiri kan gimana tenaga yudha kalau kena pukulannya,sakiiit bu sakiiit… “ ucap sang ayah sambil meng ekspresikan wajah sakitnya ke istrinya itu.

 

FLASHBACK ON

            Di siang hari itu, terasa terik matahari menyengat di tubuh seorang pemuda.di kala itu iya sedang berjalan jalan menggunakan sepedanya hanya sekedar berkeliling untuk melihat keadaan sekitar yang baru di tempatinya.suasana dijalan itu sangatlah sepi hanya beberapa kendaraan saja yang melintasi disekitar jalan itu .merasa dirinya haus dia berinisiatif untuk membeli minum di warung yang berada di ujung jalan itu .tetapi pandangannya terhenti setelah ia melihat seorang gadis yang masih menggunakan baju sekolahnya sedang di ganggu oleh segerombolan preman yang berjumlah 13 orang.merasa dirinya mampu untuk menolong gadis itu ia langsung mengendarai sepedanya itu mengarah ke gadis yang sedang di ganggu oleh segerombolan preman.

“WOI PADA MAU NGAPAIN KALIAN DENGAN GADIS ITU !!!“ ucap pemuda itu dengan nada tinggi yang sudah berada di tempat gadis itu

Preman-preman itu menoleh ke arah orang tersebut yang tadi berbicara

“HAH !!! SIAPA LU GANGGU AJA KESENANGAN KITA !!! “ ucap salah satu preman itu yang ternyata bosnya.

“iya bos,ganggu aja kita yang mau bersenang senang dengan gadis ini “ucap anak buahnya yang berada di samping bosnya itu.

Merasa perhatiannya mengarah ke pemuda itu.gadis yang sedang di ganggu oleh para preman itu langsung berlari ke arah pemuda itu dan mengumpat dibalik punggungnya.

“lu gapapa kan ? “ tanya pemuda itu tanpa menoleh kearah gadis tersebut

“iya aku gapapa,aku takut banget tadi “ ucap gadis itu yang menangis

“ya udah lu di belakang gua aja, jangan kemana mana “ gadis itu hanya mengangguk dan sedikit menjauh dari pemuda itu

“yaah bos,dia udah mengganggu kesenangan kita “ ucap anak buahnya yang lain

“iya bos udah kita sikat aja “ ucap anak buahnya serempak

Lalu para preman itu menghajar pemuda itu secara bersamaan.dengan posisi yang sudah siap pemuda itu pun melawan para preman yang berjumlah 13 orang.

“ARRRGHHHHH “ erang salah satu preman sambil memegangi wajahnya itu yang terkena pukulan oleh pemuda itu.

“bagaimana ada yang mau maju lagi ??” tantang pemuda itu dengan santai

Lalu pemuda itu langsung berlari dan  mengarahkan pukulannya ke arah bos preman itu tepat mengenai perutnya itu.seketika bos preman itu langsung mengeluarkan isi perutnya itu.

“HOOEEEEEKK “

Belum selesai dengan itu,pemuda tersebut langsung mengarahkan tendangannya tepat mengenai wajah bos preman itu dan berhasil membuat hidungnya mengeluarkan darah.bos preman itu seketika langsung pingsan.seketika anak buahnya yang melihat bosnya itu  yang langsung pingsan hanya dengan 2 serangan hanya terdiam.

“UDAH WOI KITA HAJAR AJA BERSAMA SAMA,DIA ITU CUMAN SENDIRIAN !!! “ seru salah satu preman

Para preman tersebut langsung menghajar pemuda itu secara bergantian.tetapi pemuda itu dengan santainya menghindari serangan dari mereka itu.

“udah main keroyokan,gak bisa nge hajar gua lagi yang di keroyok ini “ ucap pemuda itu yang meremehkan preman itu.

“DASAR BOCAH SIALAN !!! “ teriak mereka

Dengan cepat pemuda itu langsung berlari mengarah ke salah satu preman yang berada dekat dengannya.ia langsung mengarahkan tendangannya sekuat mungkin tepat mengenai pinggang kirinya.

“KREKKK “

“ARRRGGHHH”teriak preman itu

Preman itu langsung tumbang dan pingsan karena tulang pinggannya telah patah yang di akibat kan dari tendangan itu.pemuda itu langsung berlari menuju kea rah preman preman lainnya dan mengarahkan pukulan dan tendangannya ke arah preman yang lainnnya.

“ARRRGGHH”

“BUUGGG”

“HOOEEK”

“KRAAKK”

“SRAAKK”

“DAAAG”

“JEDUGG”

“SRAAKK”

“SREEETTT”

Pemuda itu bagaikan seorang pembunuh saja yang sedang haus akan darah.disekeliling jalan itu sudah banyak darah bercecer yang diakibatkan oleh pemuda itu terhadap preman preman tersebut.tersisa satu preman lagi yang menjadi mangsanya itu.preman itu mulai ketakutan karena pemuda itu makin lama mendekatinya dan yang mengagetkan,baru saja mengalahkan seluruh teman temannya yang berjumlah 12 orang dalam sekejap.

“j-jangan hajar saya bang,aampun bang..,s-saya masih puunya istri dirumah “ ucap preman itu ketakutan

“cih,banyak omong lu,udah gangguin gadis itu mainnya keroyokan pula “ucap pemuda itu sambil menunjukan gadis yang tadi di goda oleh para preman tersebut.

Dengan hati yang sudah ketakutan,preman itu menyerang pemuda itu dengan ragu ragu ,tetapi dengan mudah pemuda itu menangkis serangannya dan menyerang balik preman tersebut.preman itu langsung pingsan dan menyisakan darah dimulutnya.

“huuuh hari yang begitu melelahkan “ keluh pemuda itu yang sudah meng KO preman preman itu

“kayaknya gua terlalu berlebihan “ ucap pemuda itu “ya sudahlah,namanya juga udah terlanjur gini “ sambungnya pasrah saja

Lalu pemuda itu menoleh ke arah gadis yang tadi di ganggu oleh preman preman itu dan langsung menghampirinya.tiba-tiba ada seseorang yang memegang pundak pemuda itu dari belakang.dengan refleks yang cepat pemuda itu langsung menghajar orang itu tanpa melihat wajah orang tersebut.

“ARRGGGHH” teriak orang itu

“eh ? ayah ? ngapain ayah disini ? “ tanya pemuda tersebut yang baru menyadarinya

“awwww,yang ada ayah tanya,kamu ngapain disini??”tanya orang itu yang ternyata ayah dari pemuda itu yang merintih kesakitan.

“mas Yudha lagi keliling keliling aja yah,terus aku ngeliat gadis itu di ganggu sama preman preman itu,terus aku tolong deh “ucap pemuda itu yang ternyata Yudha sambil menunjuk gadis yang berada di belakangnya.

“terus kamu ngapain kak ?tiba tiba ngehajar ayah ?? “ tanya sang ayah yang masih kesakitan.

“ya aku reflex aja yah,dikira aku masih ada preman preman tadi “ ucap yudha “maaf ya yah,beneran ga disengaja tadi ya ? ya ? ya ? dimaafin kan ? “ ucap Yudha meminta memohon ampun kepada ayahnya.

“mangkanya liat orang dulu jangan main hajar aja “ kesal sang ayah

“ya atuh maaf yah ga sengaja beneran deh, suer “

“ya udah yah,aku mau nyamperin gadis itu dulu,ayah tolong dong urus preman itu “sambung Yudha lalu meninggalkan ayahnya itu

“dasar anak gak tau di untung,udah ayahnya dihajar  malah sekarang minta tolong “ decak sang ayah “sifat kamu mirip sekali naak dengan kakek mu ini hahahah “ batin sang ayah tertawa

Lalu ayah Yudha membawa preman preman itu  kerumah sakit dengan bantuan warga sekitar dengan menggunakan mobil yang terlewat disekitar jalan.

Melihat gadis itu yang masih ketakutan dan menangis ,Yudha langsung menenangkan gadis itu kedalam pelukannya eh bukan maksudnya mengajaknya untuk berbicara.

“udah jangan nangis lagi,udah aman kok sekarang “ ucap Yudha berusaha untuk menenangkan gadis itu

“kita beli permen yuk  mau gak ?? “ ajak Yudha untuk menenangkan gadis itu

Mendengar kata ‘permen’ tangis gadis itu mereda dan langsung tersenyum ke arah yudha.

“makasih ya mas,udah nolongin saya dari preman preman itu “ ucapnya berterima kasih

“eh ? jangan manggil mas dong,gua masih seumuran sama lu kali “ ucap Yudha

“hehehe maaf,soalnya aku baru ngeliat kamu disini “ ucap gadis itu

“oohh,gua masih baru disini, baru 2 hari “ ucap yudha “emang lu habis dari mana ?? “ sambung yudha yang menanyakan gadis itu

“aku habis main dari rumah teman,terus pas aku mau pulang, aku jalan jalan dulu “ ucap gadis itu “oh iya kita belum sempat kenalan,namaku Sinka Juliani panggil aja sinka “ ucap gadis itu yang bernama Sinka memperkenalkan dirinya.

“nama gua Yudha Zuhri panggil aja ganteng hehehe “ ucap yudha cengengesan

“emang ganteng kok heheheh “ ucap sinka yang juga cengengesan

“bisa aja lu ah lu juga cantik kok hehehe,ya udah yuk jadi gak mau beli permen?? “ sinka hanya tersipu malu dan mengangguk menyetujui ajakan yudha.

Yudha dan sinka beranjak pergi dan segera menuju ke mini market terdekat untuk membelikan sinka permen.

Begitulah ceritanya ,Terima kasih….

 

FLASHBACK OFF

 

“maaf yah,itu beneran ga di sengaja aku kira itu preman preman yang tadi “ ucap Yudha yang mengingatkan kejadian itu dan memohon maaf kepada ayahnya

“udah nak, itu juga udah lama sekali jangan dipikirkan “ ucap sang ibu

“tapi sakit tauu buu” ucap sang ayah membantah perkataan istrinya dan masih tidak terima dengan perlakuan anaknya yang waktu itu

“Ayah,ibu,kakak ini kapan ya mau makannya ?? udah lapar nih“ucap Gre yang memotong pembicaraan mereka bertiga

“eh ? iya nak maafin ibu ya “

“tau nih dek gara gara kakak mu tuh gre “  sang ayah yang masih kesal dengan yudha

“lah kok jadi aku yah yang kena ?? ya udah yuk daripada bertele tele kita makan saja daripada makin kelaperan kayak cacing gondok “seru Yudha yang sudah kelaparan

“yuuukkkkkk” ucap gre bersemangat sambil mengangkat sendok ke atas.

Akhirnya mereka semua menyantap hidangan yang sudah berada di meja makan.dengan nafsu yang menggebu gebu yudha dan gre makan dengan ganasnya.sedangkan orang tua mereka yang melihat itu hanya menggelengkan kepala sembari memakan makanan yang sudah tersedia itu.

Sungguh adik kakak yang sangat mengesankan…

 

Ω  IMAGINARY

 

Di hari dan waktu yang bersamaan dengan yudha bersama keluarganya sedang makan malam.seorang lelaki yang tubuhnya semampai tinggi,memakai jas,wajahnya putih,matanya rada sedikit sipit,rambutnya yang panjang berwarna kuning,yap bener itu adalah rendy yang sedang menikmati udara malam di kala itu sambil memandangi sebuah gedung yang sedang tahap pembangunan .ia duduk di sebuah beton yang di gunakan untuk bangunan tersebut nantinya.dari arah belakangnya terlihat seseorang yang mengampirinya dan memanggilnya.

“hoi Ren “ sahut orang itu

“nggg?”Rendy menoleh ke belakang melihat orang itu

“ngapain lu disini ?”Tanya orang itu

“oh lu ji ,lagi menikmati udara malem aja “ jawab Rendi

Pemuda yang bernama Aji itu langsung duduk bersebelahan kiri dengan rendy.Aji juga termasuk ke dalam komisioner The GOSH sama seperti Rendy.penampilan Aji bagaikan  seorang direktur saja,menggunakan kemeja yang di balut dengan jas,kacamatannya yang nangkring di depan matanya,dan terdapat dasi yang melingkari dilehernya itu.apalagi wajahnya yang cukup ganteng sudah sangat pas dengan penampilannya itu.idaman para wanita…

“nikmatin udara malem mulu lu,kan tiap hari lu kesini “ ucap Aji melihat ke rendy “eh ? bahu lu kenapa ? “ sambung Aji yang melihat keganjalan dari bahu rendy

“ohh ini ??,gara gara gua bertarung dengan peserta yang gua ajak “ bales Rendy menunjuk bahu kirinya

“HAHAHA,sampe segitunya amat lu ngajakin peserta buat ikut turnamen ini “ ucap Aji yang tertawa mendenger penjelasan rendy

“kalau gua gagal buat ngajakin peserta untuk mengikuti turnamen itu,bisa bisa gaji gua di potong nantinya “ sewot Rendy

“lagian si Rai ambisius banget untuk mencari mata dewa dan mengumpulkan kembali 7 anggota Penguasa “ ucap Aji seraya memperbaiki kacamatanya itu “btw,nama peserta yang lu ajak siapa ?”sambung Aji menanyakan

“Yudha…”ucap Rendy tersenyum penuh arti

“bagaimana kalau kita bertarung disini ?? gua jadi teringat awal pertemuan kita dan bertarung juga disini “ tantang Aji ke Rendy

“ayo siapa takut ?? kalau gua menang gaji lu setengah buat gua dan begitu sebaliknya,gimana ?? Aji hanya mengangguk menyetujui perkataan rendy

Lalu mereka berdua berdiri dan saling berhadapan.senyum mereka saling mengembang karena pertarungan ini menguntungkan bagi salah satu pihak yang memenangkannya.

“pasti gua yang akan menang,seperti waktu itu “ucap Aji mengingat kejadian awal bertemu dan bertarung dengan rendy

“monyet lu yang menang,gua yang menang !!” sewot Rendy yang tak terima

“apaan monyet !? gua yang menang lah lu kan udah babak belur gitu waktu itu “

“lu juga babak belur nyet ! “

“yang pasti gua yang akan menang dan akan mendapatkan setengah gaji milik lu itu HAHAHA “ ucap Aji tertawa

“gua yang akan menang pastinya ! “ seru Rendy yang tak kalah

“GUA !!! “

“GUA NYET !!! “

“GUA YANG AKAN MENANG HAHAHA !!!”

“GAK AKAN GUA BIARKAN KACAMATA !!!”

“KAMPRET LU MATA SIPIT !!! “

“kita buktikan saja disini “ ucap rendy tersenyum sinis

Seketika di atas telapak tangan rendy terlihat semacam angin topan mini berada di atas tangannya  dan aji juga mengeluarkan sebuah kartu remi dari tangan kanannya itu.mereka berdua saling menatap dan memulai pertandingannya.aji langsung menyerang rendy menggunakan 3 kartu reminnya dari arah atas.

“SRAAT !”

“SRAAT!”

“SRAAT!”

Dengan mudahnya rendy menghindari serangan dari Aji.Rendy langsung menyerang balik menggunakan angin topan mininya dengan melemparnya di saat Aji sudah berada di atas tanah.

“SUUURRR!”

Aji langsung menendang angin topan mini itu seketika angin topan mini itu menghilang.

“kemampuan lu masih sama aja seperti waktu itu HAHAHA “ ucap aji tertawa lalu membersihkan jasnya itu dari kotoran

“jocker lu kemanain,kok gak dikeluarin ??oh iya gua lupa, kan waktu itu udah gua gunting pas main remi sama yang lain HAHAHA “ ucap Rendy mengejek

“KAMPRET LU !!! “ kesal Aji

Aji langsung berlari mengarah ke rendy untuk melakukan serangan dan begitupun juga rendy.mereka sekarang melakukan serangan fisik dan saling bertahan satu sama lain agar tidak terkena serangan.

“DAAGG”

“DUUGG”

“BUUGG”

“BRAAKK”

Ketika Rendy sedang lengah saat beradu serangan fisik, Aji langsung menjauh dari rendy dan langsung melemparkan kartu reminya mengarah ke rendy.

“SRAAT!”

“TRAANG!”

Rendy berhasil menangkisnya dengan menendang kartu remi itu ke atas.lalu Rendy langsung berlari ke arah Aji dan langsung memukul aji ,dengan siap Aji menangkis pukulan itu,tetapi itu hanya pengalihan saja Rendy langsung merubah posisi geraknya itu dan langsung menendang Aji.Aji langsung  terpental dan mengenai dinding bangunan tersebut

“ARGGHHH!!”

“sial gua terlalu lengah “ ungkap aji

Belum sampai saat itu,Rendy langsung berlari menghampiri Aji untuk melakukan serangan.saat sudah berada dekat dengan aji untuk serangan berikutnya.Aji langsung melompati Rendy dan langsung menendang bagian punggung Rendy.alhasil Rendy yang terkena serangan dari Aji dan membentur dinding bangunan tersebut.

“URGHHH!” ringis rendy

“SIALAN LU !!! “

“pembalasan gua tadi !”ucap aji yang sudah menjauh dari sector rendy

Rendy yang merasa tidak menerima dengan serangan Aji langsung menyerangnya.Rendy langsung berlari mengarah ke Aji dan seketika menghilang dari pandangan Aji.

“shiit dimana lu Ren !? “ teriak Aji

“jangan main petak umpet lo !”

Rendy langsung berada tepat dibelakang Aji dan langsung menendang bagian pelipis kanannya.Aji yang sudah mengetahui keberadaan rendy juga langsung berbalik dan  mengarahkan tendangannya juga ke arah kaki rendy.

“SHUUUT!”

“TAANG”

Kaki mereka beradu dan saling membenturkan satu sama lain.mereka berdua tersenyum karena mereka berdua bisa mengimbangi satu sama lain

“ternyata lu udah bisa menebak teknik gua ini HAHAHA “ tawa rendy

“dan lu juga dengan gampangnya bisa menangkis kartu remi gua HAHAHA “

Mereka saling memuji satu sama lain.dan melakukan serangan berikutnya.sudah 1 jam mereka melakukan pertarungan ini hanya untuk mendapatkan setengah gaji dari pihak yang kalah

Lama mereka saling menyerang satu sama lain dan bertahan agar tidak terkena serangan, hingga nafas mereka sudah tidak beraturan lagi.sampai ada seseorang yang menghentikan pertarungan tersebut…

“cukup…” ucap seseorang yang baru saja keluar dari pintu mobil dan berjalan mengarah ke aji dan rendy

Aji dan Rendy seketika menghentikan pertarungan itu dan menoleh ke arah sumber suara tersebut.

“kalian berdua selalu saja bertarung disini,apa kalian mau membunuh satu sama lain ?? “ ucap orang tersebut

“hoosh hoosh hoosh,maafkan saya tuan Rai “ ucap Rendy yang masih sedikit engap dan mengatur nafasnya  lalu membungkukkan badannya seraya meminta maaf

“nama asli dia bukan Rai,tapi Kai “ bisik Aji ke Rendy memberi tahu nama asli Kai

Rendy hanya tersenyum saja mendengar bisikan dari Aji

“AJI !!! kenapa lu memberi tahu nama asli gua !? “ sewot Rai yang mendengar bisikan Aji tadi

“eh-eh ? iya, maafin gua bos hehehe “ Aji hanya cengengesan

“gaji lu nanti akan gua potong ! “ tegas Rai

“rrrr… jangan di potong bos nanti gua makan apa  ? “ jawabnya lemas

“makan bae sono nasi basi ! “

“kalian berdua ini masih saja belum berubah “ ucap seseorang yang berjalan dari arah belakang Rai

“eh veranda,disini juga lu ? “ ujar Aji yang melihat seseorang di belakang rai

“hmm iya “ jawab Veranda tersenyum

“habis dari mana lu ? “ Tanya aji berbasa basi lagi

“habis menemani tuan Rai menemui kliennya “ bales Veranda tersenyum

“HEH KAMPRET !!! sekretaris gua jangan di godain,mau gua potong lagi gajinya ? “ ancam Rai

“errrrr…salah mulu gua bos “ jawabnya pasrah

“bagaimana tugas kalian ?? apa sudah terselesaikan ?? “ ucap Veranda

“tugas gua sudah selesai hanya ada sedikit kendala saja tadi “ jawab Rendy

“kalau kau ji ?? “ Tanya Veranda

“hmmm,peserta yang gua ajak masih memikirkan ajakan kita,jadi dia masih butuh waktu untuk memikirkannya “ bales Aji

“hmm,baiklah kalo begitu “ Veranda langsung mencatatnya di buku yang dibawanya

“kita harus secepatnya mencari mata dewa dan mengumpulkan kembali 7 anggota penguasa “ ucap Rai tegas

“enam kali bos,kan lu juga termasuk anggota 7 penguasa itu “ Aji membantah

“mulut mulut gua ini,kenapa lu yang repot ?? “ sewot Rai sinis ke Aji

“errrr…iya bos “ Aji hanya menjawab dengan lemas

“kita harus bersiap bersiap dan jangan sampai musuh tau rencana kita “ ucap Rai

“baik tuan “ ucap mereka bertiga serempak

Setelah itu mereka langsung pergi dari tempat tersebut dan melaksanakan misi selanjutnya.

 

Ω  IMAGINARY

Keesokan harinya seperti biasa Yudha dan adiknya melakukan aktifitasnya,yaitu bersekolah .tak lupa yudha menghantarkan adiknya ke sekolah terlebih dahulu,lalu melanjutkan perjalanannya kesekolahnya.sesampainya disekolah yudha langsung memarkirkan motornya di tempat parkir.

“hoi Yud,baru dateng lu ?? “ ucap seseorang yang memanggil Yudha

Yudha menoleh dan melihat orang yang memanggilnya itu

“eh lu Zal ,iya gua baru dateng,sendirinya lu ?? “

“gua juga baru dateng “ bales Rizal

“kagak masuk kelas ?? “ tanya Yudha

“nanti bae,gua lagi nunggu Albert sama Rey “

“ya udah kalo gitu,biar sekalian bareng masuk kelasnya “ ucap Yudha menyetujui

Mereka berbincang bincang ringan sambil menunggu Albert dan Rey.mengingat kejadian yang kemarin Yudha menceritakan ke Rizal bahwa dirinya di ajak orang untuk mengikuti turnamen bela diri dan menyetujui ajakan itu.rizal juga setuju dan memberikan semangat kepada Yudha agar bisa memenangi turnamen tersebut.lama mereka berbincang datang lah 2 orang menggunakan sepeda motor di tempat parkiran motor.

“oi bert,Rey lama amat lu dateng “ sahut Rizal ke Albert dan Rey

“hehehe,sorry zal tadi di jalan sempet macet “ ujar Rey memberikan alesan

“lu berdua disini udah lama ?? “ Tanya Albert

“gak  lama sih,udah sejam kita nunggu lu berdua “ bales Yudha bercanda

“heh kampret,itu udah lama banget “ ucap Albert mempites kepala Yudha

“hehehe slow aja elah,baru sebentar kok “ Yudha hanya cengengesan

“ya udah mending kita langsung ke kelas aja “ ucap Rizal

Mereka hanya mengangguk dan beranjak pergi dari tempat parkiran.di tengah perjalanan mereka berempat saling berbincang satu sama lain dan Rizal menceritakan ke Albert dan Rey bahwa Yudha mengikuti turnamen bela diri.mereka berdua mengangguk menyetujui dan memberikan semangat juga kepada yudha karena mereka tau kalo yudha itu ahli bela diri.sesampainya di kelas mereka duduk di tempat masing masing

“hei kalian baru masuk kelas  ?? “ sahut Shani yang melihat Yudha,Rizal,Albert dan Rey saat memasuki kelas bersama Yona,Naomi,Vanka

“baru aja duduk disini “ bales Rizal

“kalo kalian sendiri,udah lama di kelas ?? “ tanya Rey

“udah lama,cuman tadi kita kekantin dulu buat beli cemilan “ ucap Naomi yang  mewakilkan

“eh,boleh minta minta gak cemilannya ?? laper nih gua hehehe “ minta rizal yang melihat cemilan di tangan Naomi,Shani,Vanka dan Yona

“yeee,enak aja mangkanya beli dong “ sewot Vanka

“ah pelit banget lu van,kan gua mintanya ke Naomi bukan ke lu “ ucap Rizal mengelak

“bodo amat ! “ bales Vanka memanyunkan bibirnya

“rrrrr….” Gerutu Rizal

Yudha,Albert,rey,Shani,Yona,Naomi hanya tertawa mendengar obrolan mereka

“eh nanti kayaknya kita bakal kedatangan murid baru deh “ ucap Yona tiba tiba

“lah tau dari mana lu Yon ?? “ Tanya Yudha

“tadi pas kita mau ke kantin,kita ngeliat ada murid sedang berbicara dengan guru piket,kayaknya murid baru deh soalnya pas mos kan kita gak pernah ngeliatnya “ jawab Yona

“iya dia juga tadi kayaknya sama orang tuanya “ sambung Shani

“buseeed,baru aja 2 hari belajar disini udah ada bae murid baru “ sahut Albert

“ga betah apa yeh disekolahnya murid ntuh, sampai pindah ke sini HAHAHA “ sambung rey tertawa

“yeeee mana aku tau Rey,kan aku bukan murid barunya “ jawab Yona

“murid barunya cewek apa cowok yon ?? “ Tanya Rizal penasaran

“yang aku liat,murid barunya cewek,emang kenapa Zal ?? “

“waaaahhhh” ucap Rizal senang

“kayak gak tau aja lu Yon,kalo ada cewek gimana apalagi ceweknya cantik “ ucap Yudha memberi jawaban ke Yona

“dasar kamu Zal “ ucap Yona sambil memukul punggul rizal

“hehehehe “ Rizal hanya cengengesan

10 menit kemudian akhirnya bel masuk pun berbunyi TEET TEET TEET.semua murid pun berhamburan menuju ke kelasnya masing masing.akhirnya guru pun masuk ke kelas 10 IPS 1 dan melakukan pembelajaran pertama.

“selamat pagi anak-anak “ sapa guru itu

“pagi bu… “  bales sapaan guru tersebut

“baiklah anak anak,buka buku… “

“TOK TOK TOK “

bunyi suara ketukan pintu itu pun sempat memotong ucapan guru tersebut

“ya silahkan masuk “ ucap guru itu menyauti

Lalu masuklah seseorang guru BK memasuki kelas Yudha dan kawan kawannya.kemudian setelah itu, guru BK tersebut berbincang bincang dengan guru yang mengajar di kelas 10 IPS 1.setelah cukup lama berbincang akhirnya guru bk tersebut keluar kelas.

“baiklah anak-anak,sepertinya di kelas ini akan kedatangan murid baru “ ucap guru tersebut

“apa yang dikatakan Yona bener juga “ bisik Yudha ke Rizal

“hahahaha iya Yud,gua yakin murid barunya cantik “

“palalu cantik kali “ bales Yudha datar

“kampret lu Yud “

Kemudian datanglah guru BK itu lagi memasuki kelas 10 IPS 1 bersama seorang gadis yang akan menjadi murid baru.Yudha yang melihat gadis itu berjalan di depan kelasnya hanya terdiam,sepertinya dia sudah mengenali gadis itu.mata gadis itu pun juga melihat ke arah Yudha yang melihatnya sedari tadi,seolah seolah mereka sudah mengenal satu sama lain.sekarang gadis itu sudah tepat berada di depan kelas

“kayaknya gua kenal deh dengan cewek itu,tapi siapa ya?? “ pikir Yudha mengingat

Lalu guru BK yang menghantarkan gadis tersebut meninggalkan kelas 10 IPS 1.kemudian guru yang mengajar di kelas 10 IPS 1 mempersilahkan gadis tersebut untuk memperkenalkan dirinya.

“silahkan nak perkenalkan dirimu “ ucap guru itu yang berada di samping gadis tersebut.

Gadis itu masih terdiam dan matanya masih menyorot ke arah tempat duduk yudha.begitu pun juga yudha matanya masih tertuju kea rah gadis itu.sampai lama terdiam, guru yang berada di samping gadis itu menyadarkan gadis itu.

“nak perkenalkan dirimu “ ucapnya lagi

“YUDHA !? “

“SINKA !? “ ucap Yudha dan gadis yang bernama Sinka itu kompak

semua murid yang berada di kelas hanya heran melihat mereka berdua…

 

 

To Be Continued

 

 

@yudha_firdaus48

 

Curhatan author : sumpah otak author udah konslet banget wkwkwkw,ya jadi maaf aja bila part ini terkesan kaku banget apalagi dialognya hehehe dan maaf banget bila alurnya berantakan soalnya gak pandai bikin alur hehehehe,oh ya cerita ini juga ada real lifenya dengan pengalaman gua heheheh,yaitu baru aja kegiatan ngajar mengajar udah ada kedatangan murid baru aja hehehehe.yang part 1 emng ga ada judulnya soalnya gua iseng doang bikin wkwkwkw.sedih abang dek hehehe butuh manisan nih.udah aha tidur bae gua bye….

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Satu tanggapan untuk “IMAGINARY : PART 2 HARD TO SAY 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s