Sweet escapE : Love Trip, Prolog

Seorang pemuda sedang termenung menatap ke arah sekitar. Hanya hamparan langit, awan, dan beberapa burung yang bisa ia temui dari dalam pesawat. Terlampau jauh sebuah kisah yang memberi petunjuk bisa sampai pada perjalanan ini.

Di sampingnya, ada seorang gadis yang juga terdiam. Menatap ke arah kaca jendela pesawat. Pemuda itu mengikuti arah pandangan gadis itu, ada sesuatu yang berwarna-warni. Ya, sebuah pelangi. Tunggu, sejak kapan ada pelangi di situ. Tapi bukan itu, ada sesuatu yang seperti membentuk garis lurus dengan arah pandangan gadis di sampingnya.

 

KPAK!

KPAK! KPAK! KPAK!

 

Tunggu sebentar… sejak kapan ada dua burung merpati di sana?

“Burung merpati itu… apa maknanya?” gadis itu seperi bertanya pada pemuda di sampingnya.

“Cinta abadi, karena burung merpati hanya memiliki satu pasangan sepanjang hidupnya. Selalu setia dan tak pernah meninggalkan pasangannya. Bulu mereka juga putih, melambangkan cinta mereka itu suci.”

“Oh, gitu. Tunggu, lihat.” Gadis itu menunjuk ke arah dua burung itu lagi tanpa mengalihkan pandangannya. Pemuda itu terheran, mengapa gadis itu seperti sangat peduli pada burung itu?

Ia menatap mata gadis di sampingnya, matanya bersinar bagaikan bintang. Beraurora bagaikan pelangi. Beraozora bagaikan cakrawala. Pemuda itu menarik garis lurus dari pandangan gadis itu. Terlihat dua burung merpati tadi, tapi kini berbeda. Salah satu merpati itu, terbang tanpa sayap?

“Apa kamu pernah mendengar sebuah kisah legenda tentang burung merpati? Mungkin ini hanya sebuah kisah anak kecil.”

“Ceritakan padaku.” Ucap gadis itu.

“Dahulu kala di sebuah hutan, ada dua ekor merpati. Mereka adalah dua ekor merpati yang paling cantik dan tampan dari kaumnya. Mereka hidup bahagia sebagai pasangan, tapi..”

“Tapi kenapa?” gadis disampingnya nampak memperhatikan dengan serius.

“Suatu hari, di sore itu, merpati betina sedang mencari makanan untuk mereka berdua nanti malam. Tanpa sadar, seorang pemburu sedang mengicarnyanya dengan senapan dari kejauhan. Mengunci sasaran lurus searah angin yang berhembus pada Sang Merpati betina. Dan…”

“Panah itu mengunus sayap Sang Merpati. Tapi…”

“Tapi?”

“Bukan sayap merpati betina yang patah. Tapi sayap merpati jantan. Saat itu, merpati jantan sedang melihat merpati betina yang sedang mengumpulkan makanan. Di sisi lain, ia mencurigai sebuah angin yang datang tak wajar menerpa merpati betina. Ia menyadari seorang pemburu sedang mengincar kekasihnya. Ia hampir tak sampai. Tapi entah, Tuhan memberinya kepakan sayap secepat malaikat untuk menyelamatkan kekasihnya.”

“Sedih banget ya. Apa merpati jantan itu mati?”

“Tidak. Merpati betina sedih melihat kekasihnya seperti itu untuk menyelamatkan dirinya. Berbeda dengan merpati jantan, ia sangat senang karena telah memberinya kekuatan sayap malaikat pada dirinya dan masih memberinya hidup walaupun tanpa sayap. Merpati betina merawat kekasihnya yang sekarat sampai sembuh. Tapi, sayapnya sudah tidak bisa disembuhkan kembali. Meskipun begitu, merpati betina tetap setia pada merpati jantan. Mereka hidup bahagia dengan saling melengkapi kekutangan.”

Gadis di sampingnya hampir meneteskan air mata mendengar cerita tersebut.

“Maka dari itu, kisah burung merpati itu diberi judul ‘Cinta Burung Kehilangan Sayap yang Tak Bisa Terbang’ karena kejadian malang itu.”

“Eh, coba lihat deh!” ucap gadis itu menyeka air matanya sambil menunjuk ke arah kaca jendela lagi. Sebuah keanehan, salah satu dari burung merpati tadi terbang tidak menggunakan sayap burung. Tapi… seperti sebuah sayap transparan. Yang hanya bisa dilihat bila ditembus cahaya.

“Apa?!” pemuda itu sedikit terkejut. Gadis di sampingnya juga nampak tak percaya dengan apa yang dilihatnya.

“Tuhan memberikanmu hadiah karena kebaikanmu. Kesempatanmu untuk hidup membahagiakannya dengan sempurna telah kembali, merpati jantan.”

Author by : ?

Note    :

Hai~ semoga suka, ini ff pertama gue. Minta pendapatnya dan semoga suka ya. Mohon maaf bila ada kesamaan judul, tokoh, latar, maupun alur. Itu semua hanya fiktif belaka. Numpang promote min~ :’3 bolehlah kakak-kakak author dan reader mampir ke blog maos4fun.blogspot.co.id   Oh iya, komen, kritik, dan saran jangan lupa ya. Gue masih pemula. Syalom~ bubye~

Iklan

Satu tanggapan untuk “Sweet escapE : Love Trip, Prolog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s