Tak Selamanya Cinta Itu Berakhir Dengan Duka, Part I : Merindukanmu

Disebuah pemakaman terlihat banyak orang berpakaian hitam mengelilingi sebuah makam yang baru saja menguburkan seorang jenazah kedalam liang lahat tersebut.

“Lo yang sabar ya Christ” ucap seorang remaja lelaki kepada seorang remaja lelaki lainnya yang sedang berjongkok dengan lesu dekat batu nisan sebuah makan tadi.

Sepuluh menit kemudian, orang-orang mulai meninggalkan makan tersebut setelah selesai memanjatkan doa kepada jenazah yang sudah di kuburkan tadi. Tapi, lelaki yang bernama Christ tadi masih tetap berjongkok dekat makam tersebut meskipun orang-orang lain sudah sedikit demi sedikit meninggalkan makam tersebut.

“Semoga kamu tenang di dunia kamu yang baru ya Ve. Aku akan selalu mengenangmu dan tak akan ada satu perempuan pun yang bisa menggantikan dirimu” batin Christ.

Christ lalu mengusap dan kemudian mencium batu nisan tersebut yang bertuliskan sebuah nama seorang yaitu JESSICA VERANDA. Christ pergi meninggalkan makam tersebut.

Namun, saat beberapa langkah, Christ kembali menoleh kearah makam Ve tiada lain adalah kekasih nya Christ. Christ seakan melihat sebuah bayangan kekasihnya tersebut sedang berdiri dekat makam nya sendiri dengan berbalut pakaian putih bersih dengan dihiasi senyum bahagia menghiasi bibirnya.

“Aku akan selalu merindukan mu Ve” batin Christ lalu membalas senyuman dari kekasih nya tersebut.

 

Sesampainya Christ di sebuah apartement yang sangat mewah tersebut, dia langsung masuk ke apartement dia lalu merebahkan tubuh nya di tempat tidurnya. Sebentar christ menutup mata nya lalu membuka nya kembali menatap atap apartementnya tersebut.

“Sepertinya udah saatnya aku kembali ke negara ku berasal untuk memulai kehidupan baru di sana. Aku senang tinggal di Indonesia tapi, sudah akan menjadi kenangan yang selalu ku kenang selamamnya” batin Christ.

Saat lagi melamun, terdengar suara handphone Christ berbunyi. Dia mengambil dari saku celana dia. Melihat ada yang menelpon dia, Christ pun menjawab telpon tersebut.

 

Christ             : Ada apa kak?

????                : Kakak mendapat kabar dari teman kakak kalau……..

Christ             : Iya. Barusan dia sudah di makam kan.

????                : Kakak turut berduka cita ya dek. Dan kamu yang sabar ya?

Christ             : Makasih ya keicchi. Hehehhe.

Keicchi           : Udah lama kamu gak panggil nama kakak seperti itu.

Christ             : Kepengen aja kak. Kak, aku mau bilang sesuatu sama kakak?

Keicchi           : Bilang apa dek?

Christ             : Aku mau balik lagi ke jepang. Sepertinya aku sudah merasa puas tinggal sendiri                                di sini kak.

Keicchi           : Beneran kah? Kakak  sangat senang mendengarnya begitu pun dengan ayah sama ibu nanti.

Christ             : Mungkin besok pagi aku berangkat nya kak. Aku mau memulai hidup baru lagi di negara kelahiran ku bersama kakak, ibu dan juga ayah. Memulai hidup bahagia seperti keluarga lainnya.

Keicchi           : Sepertinya ibu dan ayah akan senang mendengarkan. Nanti besok janji kakak akan jemput kamu  bersama ibu dan ayah juga.

Christ             : Oke kak. Sampai jumpa besok ya kak.

 

Christ menutup telpon dari kakak nya tersebut.

 

“Habis nelpon siapa kei?” Tanya seorang perempuan.

“Habis nelpon adik aku” balas keicchi.

“Maksud kamu Christ gitu kei?” Tanya perempuan itu kembali.

“Iya Miru. Habis siapa lagi adik aku selain Christ” balas keicchi sambil mencubit gemas kedua pipinya Miru.

“Iihh, kamu kebiasaan deh mencubit pipi aku terus. Tapi ngomong-ngomong Christ yang sekarang gimana ya. Dulu sebelum dia berangkat ke Indonesia dia masih keliatan ganteng nya ditambah imut imut gitu. Iihh gemes deh” ucap miru gemas.

“Itu kan dia masih kecil juga. Kalau sekarang mana mungkin dia mau di gituin lagi sama kamu” kata keicchi.

“Kalau gak mau di gituin lagi di peluk sama di cium pasti mau ya. Hehehe” ucap miru tertawa.

“Kamu dari dulu gak pernah berubah Miru. Selalu saja adik ku kamu jadiin bahan pelampiasan mu” kata keicchi menggeleng gelengkan kepalanya.

“Kan aku pernah bilang ke kamu kalau adik kamu itu lelaki yang sempurna di mata semua perempuan. Termasuk aku” ucap miru.

“Udah ah. Gak abis-abis nya ngomong sama kamu apalagi membahas tentang adik ku” kata keicchi berdiri dari tempat duduk nya.

“Eh, mau kemana kei?” Tanya miru.

“Mata kuliah kita udah habis Miru. Sudah saat nya kita pulang” balas keicchi lalu meninggalkan Miru sendirian di kelas saat mereka belajar tadi.

 

Keiichi pun sampai di kediaman nya. Rumah yang sangat mewah dan besar seperti istana raja. Karena sang ayah adalah sorang bos di salah satu perusahaan elektronik terkemuka di jepang. Meskipun hidup dengan bergelimangan harta, tak lantas membuat keiichi menjadi orang yang sombong.

Dia tetaplah mempunyai kepribadian yang baik begitu juga adiknya dan ditambah keicchi adalah mahasiwi terbaik di kampusnya. Dengan itulah keicchi mendapat julukan otak komputer oleh teman-teman nya di karenakan setiap semua pelajaran yang dia ikuti,

dia selalu menyelesaikan nya dengan sangat mudah meskipun pelajaran tersebut bisa di bilang karegori sulit. Apalagi kalau ada pelajaran hitung-hitungan, itu adalah pelajaran kesukaan Keicchi karena dia kuliah mengambil jurusan matematika dan sains.

“Aku pulang, ayah. Ibu.” Ucap keicchi.

“Udah pulang kamu nak, gimana kuliah hari ini?” Tanya ibu.

“Sama seperti biasa kok bu” balas keicchi yang ikutan duduk di sofa bersama kedua orang tuanya.

“Oh iya! Hampir Keicchi lupa. Keicchi ada kejutan buat ibu dan juga ayah” ucap keicchi.

“Kejutan apa itu kei?” Tanya ayah.

“Tadi di tempat keicchi kuliah, keicchi lagi nelpon Christ yah!” balas keicchi.

“Terus dia katanya mau  balik lagi dan mau berkumpul bareng kita lagi” tambah keicchi.

“Yang benar nak? Kalau benar, ibu merasa sangat-sangat senang karena Christ akhirnya memutuskan kembali lagi kesini. Iya kan ayah” kata ibu.

“Iya. Ayah juga senang dengarnya. Tapi kok dia gak ngasih kabar ke ayah maupun ke ibu ya. Kapan rencananya Christ berangkat kei?” Tanya ayah.

“Kata dia besok pagi yah. Ya mungkin sekitar siang udah sampai dia di jepang. Kita jemput sama-sama ya ayah.ibu!. Keicchi udah kangen banget sama adik keicchi yang satu itu” ucap keicchi.

“Ya udah besok kita jemput Christ. Ayah sepertinya akan pulang lebih awal besok” kata ayah tersenyum.

“Ya udah kei. Kamu ganti bajumu dulu terus mandi. Kita makan siang sama-sama” perintah ibu.

 

Malam harinya, Christ sedang sibuk merapikan pakaian nya dan juga barang-barang yang termasuk penting buat pergi besok. Satu buah tas besar beserta koper udah tersusun rapi di pinggir tempat tidur nya.

“Yang lain biarkan tetap di sini aja. Yang di bawa yang penting saja” ucap Christ.

Saat mau merebahkan tubuhnya, tiba-tiba ada sebuah ketukan di pintu apartement nya. Christ lalu bangkit dan membukankan pintunya tersebut.

“Naomi! Silahkan masuk” kata Christ mempersilahkan.

Saat masuk ke kamar Christ, Naomi terkejut melihat isi kamar Christ yang terlihat beberapa tempat yang kosong dan juga dia melihat sebuah tas besar dan juga sebuah koper.

“Kok kamar kamu sepi begini Christ? Itu juga sama tas dan koper nya. emang nya kamu mau kemana Christ?” Tanya Naomi bingung.

Christ terdiam mendapat pertanyaan dari Naomi tersebut bahkan dia tidak membalas pertanyaan Naomi barusan.

“Kok kamu diam Christ, jawab pertanyaan aku” kata Naomi menggerakan lengan Christ.

Christ kemudian menghirup nafas dalam-dalam beberapa detik lalu dia hembuskan.

“Aku mau kembali ke jepang mi” balas Christ.

Mendapat jawaban dari Christ tadi membuat Naomi terkejut bukan main. Seketika kondisi sekarang menjadi hening. Tak ada satu kata pun yang keluar dari mulut Christ dan juga Naomi.

“Kamu bercanda kan Christ? Kamu bercanda kan?” Tanya Naomi.

“Apa wajah ku keliahatan seperti bercanda? Tanya balik Christ.

“Tapi dengan alasan apa kamu mau kembali lagi ke jepang? Dan bagaimana dengan urusan kuliah kamu?” Tanya Naomi.

“Alasan aku kembali ke jepang buat memulai hidup baru ku kembali di sana dan mau berkumpul kembali dengan kedua orang tuaku dan juga kakak ku di sana” balas Christ.

“Masalah kuliah ku. Aku berhenti kuliah di sini dan akan melanjutkan kuliah di sana” tambah Christ

“Itukah alasan mu, bukan yang lain?” Tanya Naomi menahan air matanya yang hampir keluar.

“Maksud kamu?” Tanya Christ balik.

“Apa karena Ve telah tiada, kamu jadinya mau pergi ke jepang?” Tanya Naomi.

Christ pun terdiaman akan pertanyaan dari Naomi tersebut.

“Kepergian ku balik ke jepang tidak ada hubungan nya dengan ketiadanya Ve. Hanya saja, setelah ketiadaan Ve seakan-akan aku dengan nya menyimpan kenangan indah di sini. Suka maupun duka. Tawa maupun sedih.” Jelas Christ.

“Dan juga biarlah ini akan jadi kenangan ku yang selalu ku ingat selamanya. Jadi, keputusan ku buat kembali ke negara asalku bukan karena rasa sakit ku kehilangan Ve dan merasa kesepian tidak ada Ve di samping ku. Akan tapi aku tetap menjadi seorang yang sabar dan tabah akan kehilangan dia, juga mengikhlaskan kepergian dia dan segera mungkin aku akan menghilangkan rasa sedih itu dengan cara kembali ke negara asalku untuk memulai kehidupanku yang baru tanpa ada rasa kehilangan sedikutpun. Tapi tetap, dihatiku akan selalu tertulis nama Ve dan tak akan bisa tergantikan oleh siapa pun” tambah Christ.

Tak ada sepatah kata pun keluar dari Naomi atas penjelasan dari Christ tadi. Naomi benar-benar menyerap perkataan Christ barusan sehingga membuat dia gak bisa berbuat apa-apa untuk menghalangi Christ untuk tidak pergi.

“Kamu tunggu sebentar. Aku mau mengambilkan kamu minum” ucap Christ.

Saat membalikan badanya dan sudah beberapa langkah meninggalkan Naomi,  tiba-tiba……….

“Aku mohon christ, jangan pergi!” kata Naomi memeluk Christ dengan eratnya dari arah belakang.

Christ sontak terkejut apa yang telah dilakukan Naomi ke dirinya, Mencoba mau melepaskan pelukan dari Naomi namun tak bisa karena pelukan Naomi sangat kuat dan hampir membuat Christ sesak nafas. Beberapa saat kemudian Christ merasakan punggung nya basah.

“Aku mohon, jangan pergi Christ. Tetap lah disini” kata Naomi dalam isak tangisnya.

“Tak ada yang perlu ditangisi atas kepergianku dan tak ada satu pun orang yang  harus  tersakiti akan kepergian diriku” jelas Christ.

“Aku Christ! Aku! Akulah orang yang sangat tersakiti akan kepergian dirimu” ucap Naomi dengan nada sedikit agak teriak.

“Maksud kamu?” Tanya Christ.

Naomi lalu melepaskan pelukan nya lalu maju beberapa langkah sehingga kini antara Naomi dan Christ berhadapan satu sama lain.

“Asal kamu tau Christ. Dari dulu aku sebelum Ve suka sama kamu, aku yang lebih dulu suka sama kamu Christ. Tapi kamu nya yang kurang peka terhadap perasaan ku. Malah kamu lebih memilik Ve yang sebagai orang kedua menyukai kamu dari pada aku” jelas Naomi dengan penuh emosi.

Naomi pun lalu mendekat dan memegang kedua tangan Christ.

“Christ! Aku sangat cinta dan sayang sama kamu Christ. Aku tau bukan saat nya waktu yang tepat untuk mengungkapin perasaan aku ke kamu setelah kesedihan kamu atas ketiadaan Ve. Aku berjanji akan membuat kesedihan mu sekarang menjadi kebahagiaan nanti nya. Dan aku siap mengggantikan Ve di hatimu Christ” ucap Naomi penuh harap.

Christ tak bisa berkata apa-apa setelah Naomi mengungapkan perasaan nya yang selama ini dia simpan terhadap dirinya.

“Aku senang selain kedua orang tuaku, kakak ku dan juga Ve. Ternyata kamu juga cinta dan sayang terhadap aku. Tapi maaf mi, untuk sementara aku mau sendiri dulu” ucap Christ.

Naomi sejenak terdiam.

“Maksud nya kamu menolak aku menjadi pacar kamu Christ?” Tanya Naomi pelan.

“Bukan menolak mi. tapi, untuk sekarang bukan lah waktu yang tepat untuk membicarakan kamu untuk menggantikan Ve di hatiku. Aku butuh waktu untuk sendiri dan melupakan segala kesedihan yang ku alami sekarang. Dan aku juga menghargai sebagaimana yang kamu ungkapin perasaan kamu barusan” jelas Christ tersenyum sambil memegang kedua pundak Naomi.

Hening beberapa menit di antara Christ dan juga Naomi.

“Udah hampir jam sepuluh malam. Sebaiknya kamu pulang. Nanti kedua orang tua mu mencemaskan mu” pinta Christ.

Christ lalu mengantarkan Naomi sampai pintu keluar apartement dia.

“Salam buat kedua orang tua mu dan adik mu. Juga sekalian titip salam juga buat teman-teman. Bolehkah?” pinta Christ.

Naomi tidak membalas permintaan Christ tadi melainkan membalas nya dengan sekali anggukan kepalanya.

“Sebelum kamu menyampaikan salam ku ke teman-teman, mohon jangan kasih tau kepada mereka masalah kepergian ku ke jepang besok ya” pinta Christ.

“Kenapa mereka gak boleh tau?” Tanya Naomi.

“Aku Cuma gak mau kepergian ku di iringi dengan kesedihan” balas Christ.

“Udah ya. Aku masuk kedalam dulu. Istirahat buat persiapan besok” ucap Christ.

Christ kembali ke apartement nya dengan meninggalkan Naomi sorang di luar. Naomi lalu berjalan menuju mobil nya dan setelah berada di dalam, dia langsung menjalankan mobil tersebut.

 

“Ve! Kamu kah itu?” ucap Christ.

Ve tidak menghiraukan perkataan Christ tadi dan Ve terus- terusan berlari di sebuah tempat yang tak tau dimana berasal. Christ pun mencoba untuk mengerjar kekasihnya tersebut.

tiba-tiba saja Ve berhenti tepat di sebuah pohon besar dengan dedaunan berwarna merah muda dan juga putih. Christ pun menghentikan larinya dan tepat berada di belakang kekasihnya tersebut.

“Ve!” panggil Christ.

Ve pun tidak mendengarkan panggilan dari Christ tersebut. lalu ve segera berpaling menghadap Christ lalu memeluknya dengan erat.

Christ pun membalas pelukan kekasih nya tersebut. Lama mereka berpelukan, ve pun melepaskan pelukan nya duluan.

“Kamu mau pergi ke jepang besok?” Tanya ve.

“Iya. Besok aku akan pergi. Kenapa Ve?” Tanya Christ balik.

“Tepat di tempat ku berdiri di sini dengan sebuah pohon sakura ini. Kelak akan ada seorang perempuan yang 100% secara kepribadian mirip dengan ku dan juga kelak dia akan menjadi kekasih kamu Christ. Dialah yang tepat menggantikan posisi aku selanjutnya di hati kamu sepanjang hidup mu” jelas ve.

“Apa kamu yakin ve?” Tanya Christ lagi.

“Aku sangat yakin Christ. Tinggal menunggu waktu yang tepat aja buat kamu” balas ve tersenyum. “Meskipun sekarang kita berada di dunia yang berbeda, aku masih tetap cinta dan sayang sama kamu Christ. Nama kamu sudah tertulis rapi di hatiku meskipun nantinya kamu sudah mempunyai pasangan baru. Tapi, aku mau kamu harus berjanji dengan ku?” ucap ve.

“Apa itu Ve?” Tanya Christ.

“Tentang seorang perempuan yang aku kasih tau tadi ke kamu. Cintai lah dan sayangi lah dia seperti kamu mencintai ku dan menyayangiku waktu aku masih hidup dulu. Jaga lah dia dan jangan biarkan dia sedih. Dia sama seperti ku dulu waktu aku masih hidup. Kamu tau kan. Dan satu lagi. Terimalah dia apa adanya dan dia pun begitu dengan kamu Christ. Meski kamu tetap bersikeras tak ada seorang pun yang bisa menggantikan diriku ini. Cobalah sedikit berfikir lebih dewasa Christ. Jangan terlalu memikirkan ego kamu” Jelas ve.

“Apa pun itu permintaan dari kamu, aku siap menjalankan nya. tetapi, untuk sementara waktu aku mau sendiri aja dulu menenangkan pikiran dan hatiku” ucap Christ.

Tiba-tiba ditubuh ve muncul sebuah cahaya yang sangat menyilaukan dan membuat Christ tidak bisa melihat keberadaan kekasihnya tersebut sekarang.

“Ve………” teriak Christ lalu terbangun dari tidur nya.

“Cuma mimpi” kata Christ.

Christ berjalan ke arah jendela lalu menyingkap kan gorden tersebut.

“Udah pagi aja ternyata. Tapi, apa benar yang di ucapkan oleh Ve di mimpi ku tadi” kata Christ bingung.

“Ah, palingan Cuma mimpi biasa doang. Sebaiknya aku siap-siap buat keberangkatan ku” tambah Christ.

 

Ditempat lain, keicchi tengah sibuk melahap sarapan nya dengan kedua orang tuanya.

“Kamu hari ini ada mata kuliah kei?” Tanya ayah.

“Ada ayah. Siang mungkin sudah selesai keicchi kuliah nya” balas keicchi.

“Ayah sepertinya Cuma sampai setengah hari aja kerja nya. sehabis itu pulang menjemput adik kamu” ucap ayah.

“Keicchi udah selesai sarapan nya. keicchi pergi kuliah dulu ya ibu, ayah” kata keicchi bangkit dari kursinya.

“Hati-hati di jalan dan belajar lah yang rajin nak” ucap ibu.

Setelah keluar dari rumah nya, keicchi memasuki mobilnya dan langsung menjalankan nya. sesampainya di tempat dia kuliah, keicchi memarkirkan mobil nya di tempat yang sudah disediakan khusus mobil. Tiba-tiba saat kei keluar dari mobil nya, ada seseorang yang jahil nya menutup kedua mata keicchi dari belakang.

“Miru! Kamu jahil sekali ya” ucap keicchi.

“Hehehe. Biar surprise gitu kei” kata miru membuka kan kedua mata keicchi dari tangan nya.

“Apaan yang surprise, udah tiap hari loh kamu lakuin gini mulu” kata keicchi sambil berjalan meninggalkan mobilnya.

“Oh ya kei, hari ini Christ adik mu jadi balik ke jepang kan?” Tanya miru mengikuti keicchi dari belakang.

“Iya! Emang ada apa?” Tanya keicchi balik.

“Apa nanti kamu menjemputnya?” Tanya miru lagi.

“Iya. Setelah selesai mata kuliah aku langsung pergi ke bandara nunggu kedatangan dia. Juga sama ayah dan ibu” balas keicchi.

“Aku ikut ya kei, please” ucap miru memohon.

“Ngapaian kamu ikut jemput adik aku miru?” Tanya keicchi keheranan.

“Aku Cuma mau ketemu sama dia buat pertama kalinya, please! Izinkan aku ya kei” kata miru memelas.

Keicchi pun menarik nafas nya.

“Boleh lah! Untung kamu sahabat aku. Kalau gak, udah pasti gak aku izinin kamu” ucap keicchi menyetujuinya.

“Yang benar kei?” Tanya miru gak percaya.

Keicchi tidak membalas pertanyaan miru melainkan menjawabnya dengan sebuah anggukan kecil sambil tersenyum. Miru keliatan bahagian mendengarnya lalu dengan cepat miru memeluk keicchi sahabat nya itu.

“Makasih ya kei. Kamu memang sahabat aku yang sangat baik hati” ucap miru di sela-sela dia memeluk keicchi.

“Iya, sama-sama! Tapi Cuma kamu aja kan yang ikutan. Gak ada yang lain” tanya kei.

Sebelum miru menjawab pertanyaan keicchi, tiba-tiba……..

“Kami juga boleh ikutan gak kei?’ Tanya seorang perempuan yang berjumlah empat orang yang yang tiba-tiba muncul di belakang keicchi dan miru.

“Akarin, fuuchan, nagisa, shuu. Kalian berempat” ucap keicchi kaget.

“Kami boleh ikut ya kei” ucap fuuchan memohon.

Keicchi tidak membalas permohonan fuuchan melainkan menoleh ke arah miru seakan-akan kei berkata “Kamu yang ngajak mereka berempat?” batin kei.

“Kemarin mereka berempat lagi main-main kerumah aku kan kei. Terus aku bilang kalau Christ adik kamu itu mau balik lagi ke jepang besok. Mereka yang mau loh kei ikutan jemput adik kamu, bukan aku yang ngajakin mereka” jelas miru.

“Kenapa kamu kasih tau miru itu sama aja kamu mengajak mereka berempat” batin keicchi.

Keicchi hanya pasrah saja mendengarkan penjelasan dari miru tadi. Dan keicchi juga mengiyakan permohonan fuuchan beserta ketiga teman nya buat ikut menjemput adik nya bersama miru juga.

Pukul 08:00 WIB di Bandar udara Soekarno Hatta

“Kepada seluruh penumpang pesawat tujuan jakarta-jepang, pesawat akan lepas landas dalam waktu sepuluh menit lagi. Di mohon untuk seluruh penumpang untuk segera memasuki pesawat. Terima kasih” ucap pengumuman dari bandara tersebut.

Christ yang sudah berada di dalam pesawat sudah duduk tenang di tengah-tengan tempat duduk sebelah kanan pesawat dan berdekatan dengan jendela dari pesawat tersebut. di dalam pesawat, Christ hanya diam melamun melihat keluar dari balik jendela pesawat tersebut.

“Para penumpang terhormat, selamat datang di penerbangan garuda indonesia GA 884 dengan tujuan jepang. Penerbangan ke jepang akan kita tempuh dalam waktu kurang lebih 7 jam, dengan ketinggian jelajah 35.000 kaki di atas permukaan air laut. Perlu kami sampaikan bahwa pernerbangan garuda Indonesia ini adalah tanpa asap rokok. Sebelum lepas landas kami persilahkan kepada anda untuk menegakkan sandaran kursi, menutup dan mengunci meja-meja kecil yang masih terbuka di hadapan anda, mengencangkan sabuk pengaman anda dan membuka penutup jendela. Atas nama garuda Indonesia kapten anton dan seluruh awak pesawat mengucapkan selamat menikmati penerbangan ini, dan terima kasih atas pilihan anda untuk terbang bersama garuda Indonesia”

Tak berapa lama, pesawat garuda Indonesia GA 884 akan segera lepas landas setelah pilot menyalakan mesin pesawat tersebut.

“Selamat tinggal Indonesia, selamat tinggal kenangan. Aku akan selalu merindukanmu” batin Christ sambil melihat ke arah luar pesawat yang sudah lepas landas dari arah jendela.

 

 

Twitter            : @AhmadChrist_K

 

 

 

Bersambung………………………………………………………

Iklan

4 tanggapan untuk “Tak Selamanya Cinta Itu Berakhir Dengan Duka, Part I : Merindukanmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s