Annihilation part 1

Cover

If there’s creation, there’s also annihilation or what we known as doomsday.

Are each of you already preparing for that time ??

Kisah ini terjadi pada suatu masa di mana ras manusia telah punah. Meskipun begitu, bukan berarti tidak ada makhluk yang hidup di Bumi, melainkan ada satu jenis makhluk yang menempati Bumi peninggalan manusia. Mereka adalah Iblis. Kalian pasti sudah sering mendengar tentang Iblis, mereka identik memiliki sifat jahat yang menyeramkan. Musuh dari para Malaikat.

Tetapi meskipun perilaku mereka jahat dan menyeramkan, secara fisik para Iblis bertolak belakang dari perilaku mereka. Umumnya Iblis terlihat anggun dan mempesona, kulit mereka putih bersih, mata yang berwarna merah menyala jika sedang marah. Mereka tampan dan cantik, memiliki ilmu sihir yang menyeramkan.

Tujuan mereka hanya satu, yaitu menghancurkan musuh terbesar mereka, yaitu Malaikat. Tapi nampaknya, tujuan mereka tersebut harus dilalui dengan usaha yang tidak mudah karena di dalam kelompok mereka sendiri, terdapat perpecahan diantara mereka yang memaksa untuk terjadinya perang antara sesama Iblis.

Jika ingin mengetahui bagaimana Iblis sebenarnya, siapa pun harus masuk ke dalam Kerajaan mereka dan melihat sendiri kehidupan mereka. Kerajaan Iblis tidak seluruhnya dipenuhi kedengkian, sifat jahat, permusuhan, namun ada juga kisah cinta dan persahabatan. Dan ketika akhirnya kerajaan mereka terpecah belah, maka
para Iblis pun harus bersiap menghadapi suatu perang besar yang akan membuat begitu banyak air mata tertumpah.

Kisah ini tentang mereka,  peperangan antara kejahatan dan kebaikan, kebenaran dan ketidakbenaran,
penjaga surga dan penjaga neraka…

~oOo~

Tahun 429.000

DUAAARRR

Baru saja terjadi ledakan dahsyat yang berasal dari Matahari. Api melahap
gedung, mobil, rumah dan manusia yang ada di dalam Planet yang bernama Bumi itu. Milyaran orang berusaha kabur dan berteriak minta tolong, tapi apadaya, mereka tidak dapat menghindari takdir yang sudah
harus terjadi. Milyaran orang itu tewas seketika, tidak ada yang mampu menolongnya jika hari akhir sudah tiba.

A Day later

Planet Bumi sudah bisa dibilang hancur total, api berkobar dimana-mana, di sepanjang jalan hanya ada tumpukan mayat yang bergeletakan. Tidak ada satupun manusia yang tersisa. Langit berwarna hitam pekat, Matahari yang merupakan satu-satunya sumber cahaya sudah tidak ada. Rasanya jika ada satu manusia yang hidup pun disana, manusia itu lebih memilih mati daripada harus hidup sendirian di tempat yang terbilang menyeramkan tersebut. Ras manusia benar-benar sudah punah.

Lain manusia, lain dengan makhluk lainnya
setelah peristiwa “pembersihan”oleh Tuhan, ada makhluk lain yang turun dan menguasai Bumi, mereka keluar dari api abadi yang menyeramkan di bawah tanah, yang disebut dengan “Fira”.

Tidak hanya satu makhluk, mereka muncul bersamaan dalam bentuk kelompok, entah apa maksud tujuan mereka untuk muncul setelah manusia benar-benar musnah. Bentuk rupa mereka sama seperti manusia, hanya saja, warna mata mereka dapat berubah menjadi kemerahan jika sedang marah. Ada lagi, mereka memiliki sayap hitam di kanan kiri. Sayap mereka bisa disembunyikan dan dikeluarkan semau mereka. Dari ciri-cirinya, mungkin inilah yang  dinamakan dengan kaum Iblis

“Ini sudah waktunya, panggil semuanya, kita bersiap berperang melawan mereka”
ucap salah satu Iblis yang tengah diam berdiri di tengah jalan raya

“Tapi Yang Mulia..”

“Jangan banyak membantah Kelvin, jalankan saja perintahku!!” teriaknya dengan nada tinggi

“B..baik” Iblis yang bernama Kelvin itu berlalu dari hadapan Iblis yang ia
sebut “Yang Mulia”

“Apa tindakan kita ini tepat Yang Mulia ? apa tidak terlalu gegabah jika
menyerang mereka sekarang ?” tanya Iblis satu lagi yang baru saja datang.

“Tenang saja, aku sudah merencanakan ini dengan matang Ve” jawab pimpinan Iblis tersebut sambil tersenyum sinis
Iblis yang dipanggil “Ve” itu merupakan seorang Iblis wanita. Nama lengkapnya adalah Veranda Giliftine, tapi mereka biasa memanggil hanya “Ve” saja. Sosoknya berambut panjang, tinggi dan berwajah cantik. Tapi sayangnya, ia tetap saja Iblis meskipun wajahnya cantik seperti bidadari.

Berbicara tentang Iblis, Ve yang merupakan Iblis wanita memang terlihat sangat kontras dari iblis lainnya yang kebanyakan merupakan laki-laki. Tapi tidak hanya Ve sendiri, ada juga beberapa Iblis wanita lainnya, meskipun jumlah mereka hanya sekitar seperempat dari seluruh kaum Iblis yang tersisa.

Ve biasa menggunakan gaun berwarna hitam dari bagian dada hingga ke bagian dibawah lutut, sifatnya cenderung pendiam dan tenang. Tapi jangan coba-coba membuatnya marah, Ve seperti mempunyai dua kepribadian, yang lembut dan anggun saat dalam kondisi biasa, dan di satu pihak bisa menjadi galak dan menyeramkan luar biasa ketika sedang marah. Kebanyakan kaum Iblis memang seperti itu, wajahnya cantik/tampan juga cenderung tenang. Tapi dibaliknya, mereka semua adalah Iblis yang kejam yang bersiap membunuh siapa saja.

“Baiklah kalau begitu, saya siap melaksanakan apapun perintah Yang Mulia Aidan” jawab Ve sambil sedikit membungkuk memberi hormat

Aidan. Ya, itu adalah namanya, yang merupakan pimpinan dari kaum Iblis tersebut. Wajahnya dingin, tampan, berpostur tinggi, dan memiliki kekuatan yang luar biasa, wajar saja jika ia menjadi pemimpin mereka, kekuatan Aidan tidak tertandingi. Karena kekuatan hebatnya itu, ia pernah berkata pada suatu perang beberapa ratus tahun lalu dengan kaum Malaikat, bahwa Tuhan sekalipun akan ia kalahkan. Tentu saja hal itu belum terbukti sampai sekarang. Jangankan Tuhan, pemimpin para Malaikat pun yang bernama Gabriel, ia belum mampu mengalahkannya.

“Lihat saja nanti, kalian pasti akan hancur dengan kekuatanku” batin Aidan sambil mengepal tangan kanannya dan tersenyum dingin

Setelah itu, sayap hitam keluar dari tubuh Aidan, dan ia terbang dengan cepat ke suatu tempat

Sementara itu, di tempat yang tak jauh dari tempat Aidan tadi..
Bawahan setia Aidan yang bernama Kelvin, sedang berkumpul di depan ratusan,
bahkan ribuan Iblis di depannya, tak lama kemudian, Iblis wanita yang bernama
Ve tadi datang menghampiri Kelvin

“Baiklah Vin, kita tidak punya waktu lagi. Persiapkan untuk penyerangan”
bisik Ve di telinga Kelvin

Kelvin mengangguk, Ve sedikit mundur ke belakang Kelvin, sayapnya kembali ditekuk
setelah tadi digunakan untuk terbang

“Baiklah.. aku punya sedikit pengumuman untuk kalian” Kaum Iblis di depan
Kelvin maju untuk mendengarkan
pengumuman yang Kelvin berikan

“Apa yang akan kau sampaikan ?” celetuk salah satu Iblis

“Ini perintah dari Yang Mulia, Artha, bisakah kau diam untuk sementara waktu ?”
kata Kelvin tegas kepada Iblis yang bernama Artha

“Cepatlah”

“Segera persiapkan diri kalian, kita akan menyerang Klan Vanguard” perintah Kelvin

“Apaaa ??! secepat ini ? bagaimana kalau jika kita nanti kalah ?
Mereka mempunyai kekuatan yang kuat, sementara kita, baru saja kehilangan
beberapa Iblis pada perang 100 tahun lalu” potong salah satu Iblis lagi

“Aku tidak tahu, ini perintah dari Yang Mulia Aidan” jawab Kelvin teguh tetap
pada pendiriannya, bagaimanapun perintah dari pemimpinnya merupakan suatu
keharusan yang harus dilaksanakan.

Lantas, suasana menjadi ricuh..
Kaum Iblis tersebut satu sama lain mulai berdebat dan seperti ingin menolak
pernyataan perang yang akan dilakukan. Memang bukan tanpa alasan mereka
seperti itu, mereka masih trauma dengan kejadian pembantaian yang menimpa
kaum mereka 100 tahun lalu saat melawan Kaum Malaikat.

*Flashback On*

“Dimana Yang Mulia Aidan disaat
seperti ini ?” keluh Artha yang sedang mengeluarkan api dari tangannya

“Bisakah kau diam Art, dan habisi saja Malaikat di depanmu!!” Kelvin membalas
sambil membalas satu-persatu serangan serangan yang datang dari para Malaikat

“Bagaimana aku bisa diam ?! kau lihat saja, Kaum kita sudah sepenuhnya kalah
dan setengahnya sudah mati oleh Para Malaikat ini”

Duaar duaaar

Ledakan terjadi dimana-mana, mereka terus berterbangan satu sama lain sambil
sibuk berperang dengan pedang dan juga kekuatan elemen yang dinamakan
“Roost”,  ada berbagai jenis Roost, ada Roost Api, Es, Angin, dan Listrik..

Yang Mulia Aidan merupakan seorang Iblis yang ahli dalam semua jenis Roost.
Terutama Api. Api yang dibuatnya merupakan Api Abadi yang bisa menghanguskan siapa saja dalam sekejap. Sementara Kelvin, ia juga merupakan ahli Roost Api, bisa juga mengeluarkan Listrik dan Angin meskipuntida begitu kuat. Sementara Iblis Ve, Ia merupakan Ahli di bidang Roost Es. Kekuatan Es nya tiada tara, sanggup membekukan siapa saja, jika ia mengeluarkan Roost Es nya, udara di sekitar akan berubah menjadi dingin meskipun sedang berada di tempat yang panas sekalipun, Ve juga bisa mengeluarkan Roost Angin maupun Listrik, hanya Roost Api yang ia tidak kuasai.

“Sial.. malaikat-malaikat ini seperti tidak ada habisnya” keluh Kelvin

“Ve !! Dimana Ve ?!?!” tanya Kelvin sambil berteriak

“Aku tidak tahu, tapi tadi kulihat, dia di belakang sana” kata Iblis
lain yang bernama Vinze menjawab

“Aku disini” Ve sedang sibuk mengeluarkan Roost Es andalannya, dalam sekejap
Malaikat di depannya berubah beku menjadi Es.

“Kita harus mundur Ve, bagaimanapun kita akan kalah jumlah” Ve nampaknya
menyetujui dengan perkataan Kelvin,
dan perlahan terbang mundur untuk menjauhi para Malaikat”

TRINGGG

“Tidak akan kubiarkan kalian kabur dengan mudah” salah satu Malaikat mendekat kearah Kelvin dan menghujamkan pedang kearah tubuh Kelvin, untung saja Kelvin sigap dan membalas dengan pedangnya juga

“Untuk kali ini, kami mengaku kalah Rafael. Lihat saja nanti jika Yang Mulia
Aidan ikut turun berperang” ucap Kelvin kepada Malaikat yang bernama Rafael

Disaat Rafael lengah, Kelvin mengeluarkan Roost Apinya, dan itu cukup menghempaskan tubuh Rafael ke belakang… Kelvin memanfaatkan kesempatan tersebut, dan langsung terbang mundur bersama dengan Ve, Artha dan Vinze untuk menuntun Iblis lain mundur

“Semuanya !! Cepat mengarah ke Fira” perintah Kelvin dengan suara kencang

Fira merupakan Api Abadi yang merupakan tempat persembunyian para Iblis, jika
sudah masuk kesana, para Malaikat pun tidak dapat lagi mencari tahu dimana
keberadaan kaum Iblis tersebut..

Para Malaikat terus mengejar dari depan, agar para Iblis tidak dapat mencapai Fira..
Ve terus mengeluarkan Roost Es tanpa henti untuk menghambat para Malaikat, dan
nyatanya berhasil, sebagian Malaikat
terpental oleh Es yang dibuat Ve..

“Bantu aku” Kelvin merespon ucapan Ve dan langsung maju berdampingan
dengan Ve, sementara Iblis yang lain, terus terbang kearah belakang

“Ini sedikit melelahkan, tapi menarik” Kelvin tersenyum dingin, diikuti oleh
Ve yang ikut tersenyum

Ve mengeluarkan Roost Es, dan Kelvin dengan Es. Tidak salah memang jika keduanya menjadi salah satu Iblis terbaik setelah Yang Mulia Aidan

“Ayolah.. Cepaat Ve.. Kelviiin, tunggu apalagi !!” teriak Vinze yang baru mau
masuk kedalam Fira

Iblis yang lain sudah masuk, dan menghilang entah kemana..

“Kau duluan saja Vinze, kami berdua masih sanggup menahan mereka sedikit lebih
lama lagi” Kelvin menengok kearah belakang sambil Api tetap keluar dari kedua
tangannya

“Bodohnya kalian” Vinze lalu masuk kedalam Fira, dan tinggal tersisa Ve dan
Kelvin di tempat Para Malaikat

“Aku rasa sudah cukup, Ve” kata Kelvin yang mengisyaratkan mereka untuk mundur
pada saat itu juga

“Baiklah” ucap Ve

“Tak akan kubiarkan !!” seorang Malaikat wanita datang dan langsung mengirimkan
Roost Es kearah Ve

Ve sedikit kewalahan, ia sedikit terkena bongkahan Es di lengannya..

“Aku akan melayanimu nanti, Shani, kita akan bertemu lagi” Kelvin menarik tangan
Ve sambil tetap terbang menuju Fira dan akhirnya lenyap tak berbekas masuk kedalam api.

Api tersebut juga otomatis menghilang seiring masuknya Ve dan Kelvin
kedalamnya

“Sial.. hampir saja kita mendapatkan kedua Iblis terbaik itu” keluh Michael yang merupakan Malaikat di samping Shani

“Aku berjanji akan melenyapkan Iblis itu saat kita bertemu lagi” ucap Shani memandang kearah Fira yang baru saja menghilang

“Bagus, Shan..”

“Heei, Shani, Michael..
cepat kembali ke markas, bagaimanapun kita sudah menang” Rafael mengarahkan matanya kearah ratusan ribu Iblis yang sudah mati tak bernyawa

“Kita harus melaporkan ini ke Gabriel”

Shani dan Michael mengangguk patuh..

*Flashback Off*

“Bisakah kalian diam dan melaksanakan saja apa yang diperintahkan Yang Mulia
Aidan ?!?!” teriak Ve yang maju dari belakang

Sontak, suasana yang tadinya ricuh dan penuh dengan perdebatan satu sama lain,
menjadi hening dan tenang karena kemarahan Ve. Aura Ve memang terkenal
sangat menyeramkan, dengan cepat ia bisa menjadi “tangan kanan” Yang Mulia Aidan
bersama dengan Kelvin, yang dikarenakan kekuatannya meningkat pesat dari Iblis
lainnya.

“Apapun yang terjadi, kita tidak boleh meratapi pembantaian 100 tahun lalu.
Kita pasti bisa mengalahkan Klan Vanguard, Yang Mulia Aidan sendiri yang akan turun berperang menjadi pemimpi kita, jadi kita tidak perlu takut” Ve berkata dengan penuh ketegasan dengan mata tajam yang menatap kesemua Iblis didepannya

“Terimakasih Ve, kau memang sangat dibutuhkan disaat seperti ini” bisik Kelvin
pelan kearah Ve yang ada di belakang

“Sama-sama, cepat bersiap. Kita akan segera kesana” Ve berlalu pergi dengan
menggunakan sayapnya

Selepas Ve pergi, keheningan masih melanda para Iblis, mereka masih ragu untuk berperang. Satu dan yang lainnya saling menatap satu sama lain seakan menanyakan apakah mereka setuju atau tidak dengan perintah Yang Mulia Aidan.

“Bagaimana?” tanya Kelvin sambil mengernyitkan dahinya

“B..b..baiklah” ucap Artha masih ragu-ragu

“Ayo.. aku yakin kita pasti bisa menang jika Yang Mulia Aidan ikut turun berperang
bersama kita” kata Iblis yang bernama Stanley

Akhirnya setelah melalui beberapa menit, mereka semua setuju untuk berperang

“Oke.. Hari ini, kita akan mengalahkan Klan Vanguard” Kelvin memimpin dan
meyakinkan Iblis lainnya dengan semangat

“Bagaimanapun, Klan Lucyfer kita merupakan satu-satunya Klan Iblis yang sesungguhnya” lanjut Kelvin lagi dengan suara keras Klan Lucyfer berniat menyerang Klan sesama Iblis yang bernama Vanguard.
Mereka belum berniat untuk melawan Malaikat saat itu, ia lebih memilih untuk menyelesaikan pertikaian terlebih dahulu terhadap sesama kaumnya..

Seperti yang sudah diketahui, Klan Lucyfer dipimpin oleh Aidan, atau nama lengkapnya adalah Aidan Lucyfer, yang merupakan Putra Pertama dari Raja Iblis Lucyfer yang sudah tewas ribuan tahun lalu akibat Perang dengan Malaikat Gabriel..
Sedangkan putra kedua Lucyfer bernama Vanguard Lucyfer, ia juga merasa bahwa dirinya jauh lebih pantas memimpin kaum Iblis daripada Kakaknya Aidan..

Akibat perseturuan tersebut, para Iblis terpecah menjadi dua, ada yang setuju Aidan untuk berkuasa, dan ada pula
yang memilih Vanguard untuk berkuasa. Karena perseteruan yang tiada akhir, pada akhirnya, pernah diadakan pertarungan diantara keduanya, mulai dari pertarungan Roost, pedang, kompetisi terbang dan lainnya. Dari semua kompetisi, baik Aidan dan Vanguard sama kuat, sehingga sulit untuk menentukan siapa yang menjadi penerus Kerajaan Iblis yang ditinggalkan oleh ayahnya, Lucyfer.

Akhirnya karena tidak ada yang mau mengalah diantara kedua putra Lucyfer, jadilah kaum iblis terpecah menjadi dua, Aidan memilih untuk menamai Klannya dengan nama Ayahnya, Lucyfer. Sementara Vanguard menamai klannya dengan nama depannya sendiri, karena nama Lucyfer sudah digunakan oleh Klan Aidan, Kakaknya. Sebenarnya Lucyfer mempunyai 4 orang anak, 3 laki-laki dan satu wanita. Tapi dua anaknya yang lain sudah mati sebelum Lucyfer sendiri mati. Lagi-lagi pertarungan dengan Malaikat adalah alasannya, anak ketiga merupakan seorang wanita yang tewas pada saat perang di sekitar tahun 100.000 an yang bernama Kiela Lucyfer, berwajah cantik dan memiliki kekuatan untuk menyembuhkan seseorang yang terluka, dan anak bungsu yang merupakan anak keempat, bernama Will Lucyfer yang tewas 50.000 tahun setelah kematian Kiela.

Semua anak Lucyfer memiliki wajah yang tampan dan cantik, kekuatan mereka pula luar biasa sama seperti Lucyfer sendiri. Bagaimanapun harapan kaum iblis hanya tinggal berada di tangan Aidan dan Vanguard yang memang mempunyai satu tujuan yang sama, yaitu menghancurkan Malaikat Gabriel dan para Malaikat lainnya.

“Ayo !! Untuk Yang Mulia Aidan, Untuk Klan Lucyfer !!!” Kelvin meneriakkan itu dan
diikuti oleh ribuan Iblis di depannya berkali-kali

“Untuk Yang Mulia Aidan, Untuk Klan Lucyfer !!!

“Untuk Yang Mulia Aidan, Untuk Klan Lucyfer !!!

“Untuk Yang Mulia Aidan, Untuk Klan Lucyfer !!!

Mereka semua mengeluarkan sayap mereka masing-masing, dan segera terbang
pergi ke suatu tempat untuk langkah selanjutnya

*To Be Continued*

*Halohalohai ~~

Akhirnya mencoba membuat fanfict yang keluar dari romance, eh tapi ini juga mungkin ada romancenya, meskipun sedikit. Ohiya, cerita pertarungan iblis malaikat ini memang sudah banyak di film-film, tapi gw liat-liat menarik juga untuk diangkat ke dalam fanfict..

Credit untuk nama-nama beberapa tokoh seperti Aidan, Vinze dan tokoh-tokoh yg nanti muncul di part berikutnya, nama itu diambil dari novel “Icylandar” karangan “Dionvy” yang menceritakan tentang Kerajaan Elf

Dan satu lagi, cerita Iblis Malaikat ini, tidak bermaksud menyinggung pihak/Agama manapun, semua murni fiksi karangan author dan mohon maaf bila ada kesamaan nama dalam tokoh, alur cerita dan lain-lain, Kritik dan saran diperlukan

Thank you ^^

Created by : @KelvinMP_WWE

Iklan

2 tanggapan untuk “Annihilation part 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s