Lost and Back, Part68

Disaat Jiro hendak membuat bola peledak,

BLARRR
BLARRR
BLARRR

“WOAAAHHH….”

”Huhh..??”Yuuto mendongak ke atas.

WUSSSHH
WUSSSHH
WUSSSHH

Tiga buah pesawat meluncur di atas mereka.

pesa

“Taka 1 kepada markas.Serangan berhasil mengenai target.”

“Diterima.Bersiap untuk instruksi selanjutnya.”

“Siap.”

Ketiga pesawat itu terbang menjauh.

“GRRRR…Mereka lagi….”gumam Jiro.

Ia berniat membuat bola peledak lagi.

DRRRTT
DRRRTT

Namun tiba-tiba ada yang menembakinya dari belakang.

“Terus menyerang…!!!”teriak seseorang.

Mereka pun kembali menenbaki Jiro.Ternyata mereka adalah para tentara angkatan darat yang diperintahkan markas besar.

“GRRRRRR…..”

Jiro menghentakkan kepalan tangannya dan

BRUAGKK
BRUAGKK

“Aaaarrgghhh….”

Tanah menjulang ke atas secara tiba-tiba dan melemparkan tentara-tentara itu.

WUSSSHH

Jiro melompat sangat tinggi hingga sejajar dengan Taka 3 dan berniat menghadangnya,

“Rasakan ini..!!!”Jiro berniat menghantam Taka 3.

“Huhh..???”pilot Taka 3 terkejut.

BRUAGKKK

Tetapi tiba-tiba Yuuto menerjang Jiro dari samping.

“Tidak akan kubiarkan.”ucapnya.

Sementara itu,

“Taka 2 kepada markas.Aku melihat warga sipil disandera.”

“Berapa banyak?”

“Belum pasti.Diperkirakan melebihi 20 orang.”

“Baiklah,laporan diterima.”

~o0o~

Hiro terus berusaha mengeluarkan ibunya dari kubah yang mengurungnya.

“Hosshh..hosshhh….”

“Jiro..hentikan.Jangan sakiti dirimu.”

“Tidak…A-aku..akan mengeluarkan ibu dari sana.”

“Hiro….”

Hiro pun kembali bangun.

DARRR
DARRR
DARRR

“Jangan sampai mengenai sandera.Terus menembak!!”

Rupanya tentara-tentara lain berusaha mengeluarkan orang-orang yang disandera Hanzai dengan cara menenbakinya.

“Mereka….”

~o0o~

“Kau….”

DARRR
DARRR
DARRR

Hanna menembaki benda hijau yang melilit Naomi hingga teputus.Naomi pun melompat ke samping Hanna.

“Kenapa kau kemari?Bukankah kakimu….”

“Jika kakiku belum pulih,aku tidak mungkin kemari.”ucap Hanna.

Sinka menatap mereka berdua.

“Kalian….”

CKLEKK

Hanna kembali bersiap dengan senapannya.

“Hanna..kumohon,jangan sampai membunuhnya.”ucap Naomi.

“Huhh..??Kenapa?”

“Itu….”

“Hmmm..mereka merencanakan sesuatu.”pikir Sinka.

“Baiklah.Aku mengerti.”

“Ayo….”Naomi berlari ke arah Sinka.

Sementara Hanna sudah siap menembak.

“Hyaaaa…..”

TRANKKK
TRANKKK

Sinka dan Naomi saling beradu pedang.

“Kenapa dia tetap diam disana?Apa yang mereka rencanakan?”pikir Sinka.

WUSSSSHHH

Sayap Naomi muncul dan menghempaskan Sinka.Untungnya Sinka masih bisa mempertahankan keseimbangan tubuhnya agar tidak jatuh.Ia pun kembali berlari.

WUSSHH
WUSSHH
WUSSHH

Sinka melesatkan beberapa bola peledak ke arah Hanna.

DARRR
DARRR
DARRR

Namun Hanna berhasil menembakinya dan meledak sebelum mengenai dirinya.Lalu ia kembali menembaki Sinka.

“Peluru sebanyak itu,aku tidak mungkin menangkap semuanya.”pikir Sinka.

Akhirnya ia memutuskan untuk menghindari tembakan Hanna sambil tetap bersiaga jika ada serangan mendadak dari Naomi.Debu akibat tembakan Hanna beterbangan dan menutupi pandangannya.

WUSSSSHHH

Tiba-tiba Hanna menerjang kepulan debu itu dan bersiap menembak Sinka.

DARRRRR

Sinka berhasil menghindar dengan melompat ke belakang.Namun..

CEGKKK

“Huhh..???”

Tiba-tiba Naomi sudah mencengkeram pakain belakang Sinka dan menjatuhkannya dengan cepat.

JDUMM

SRiNKKKK

Naomi mengurung Sinka dengan perisai transparan.

“Terima kasih,Hanna.”ucap Naomi.

“Tidak masalah.”balas Hanna.

“Cihh..sial,jadi ini yang mereka rencanakan?”pikir Sinka.

Lalu ia menatap Jiro.

“Tapi….”

Sinka tersenyum licik.

Sementara itu..

“GRRRRR….”

Jiro masih belum bangkit.

“Taka 1,Taka 2,Taka 3,hujani sasaran dengan peluru.

“Baik.Bersiap menyerang.”

WUSSSSHHH
WUSSSSHHH
WUSSSSHHH

Puluhan rudal meluncur ke arah Jiro,dan..

BLARRR
BLARRR
BLARRR

“Shodan….!!!!”Sinka berteriak.

Debu yang sangat pekat menutupi Jiro.Dan setelah debu itu menghilang..

WOARRRRRR

Ternyata Yuuto melindungi Jiro dengan sayap apinya.

“D-dia….”gumam Sinka.

“Kau lihat,kan?Yuuto pun tidak bisa membiarkan temannya sendiri terbunuh.”ucap Naomi.

“T-teman?”

Sementara itu,Jiro kembali ke wujud manusia.

“Ugghhh..k-kenapa..kau melindungiku??!!”

“Hehh..kita kan teman.”jawab Yuuto.

“T-teman?Apa sebenarnya arti dari teman itu?”

“Hmmm…entahlah.”

Sayap Yuuto menghilang.Sementara itu,

“Taka 1 kepada markas.Pihak lain telah melindungi target.”

“Pihak lain?Siapa dia?”

“Masih belum bisa dikonfirmasikan.Yang jelas,dia menggunakan….”pilot Taka 1 mengamati Yuuto.

“…api.”lanjutnya.

“Mungkin dia yang bisa menjelaskannya.”ucap Yuuto seraya menatap Minato.

“Minato?”pikir Jiro.

Lalu ia bangkit.

“Baiklah,akan kutanyakan langsung padanya.”

BLUSSSHHH

“Huhh..???”

Tiba-tiba Yuuto dan Naomi terperangkap dalam tanah.

“Bagaimana bisa..??”

“Aku sudah belajar dari Tuan Hanzai,bagaimana memanfaatkan sumber air dalam tanah.”ucap Jiro.

“A-air…??”

FLASHBACK ON

SRATTT
SRATTT
SRATTT

Yuuto menangkis semua serangan Hanzai yang berupa duri-duri dari bayangan hitamnya hingga menancap di tanah.

“Hmmm….”

Hanzai memperhatikan duri-duri itu.Api Yuuto yang tersisa di pangkalnya padam dengan sangat cepat.

“Begitu ya?”pikir Hanzai.

Lalu ia memasukkan bayangan hitamnya yang bercabang ke dalam tanah.

BRUAGKKKK

BYURRRRR

Tiba-tiba dari bawah Yuuto air menyembur dengan tekanan yang sangat besar.

FLASHBACK OFF

Dan akhirnya api di tubuh Yuuto benar-benar padam.

“Cihh…sial….”gumam Yuuto.

“A-apa yang terjadi?”tanya Naomi.

Rupanya ia juga terperangkap jebakan Jiro.

“Naomi…!!!”seru Hanna.

“Bagus,Shodan.”batin Sinka.

CTARRRR

Kubah yang mengurung Sinka hancur.

DARRR
DARRR
DARRR

Hanna langsung menembakinya.Namun Sinka dapat menangkis semuanya dengan pedangnya.

WUSSSHHH

BLARRRR

Sinka melemparkan plasma-plasma peledaknya.Untung saja Hanna berhasil menghindar.

“Selagi kau disitu,aku ingin bermain-main dengannya.”ucap Sinka.

“Apa..???”

Sementara itu,

“Dengan begini,jika jawaban dari Minato tidak bisa meyakinkanku,aku bisa langsung membunuhnya.Tanpa gangguan darimu.”ucap Jiro.

Benar saja,Jiro langsung meloncat sangat jauh dan mendarat tepat di depan Minato.

“Huhh…???”

“Ada yang ingin kau tanyakan padamu.”ucap Jiro.

“A-apa itu?”tanya Minato.

“Apa artinya teman?”tanya Jiro.

“Arti dari teman..??”

“Cepat jawab!!!”seru Jiro.

“I..itu aku….”

“Huhhh…sepertinya kau tidak bisa menjawabku.”

Tiba-tiba Jiro menyerang Minato.Untung saja ia masih sempat menahannya meskipun terdorong cukup jauh.

“Heyy..biarkan aku berfikir dulu.”ucap Minato.

“Aku tidak punya waktu untuk itu.”ucap Jiro.

“GROAAAAARRRRHH….”

Ia berubah lagi ke mode monster.

“WOAAAAHHHH….”

Jiro melesatkan bola-bola peledak ke arah Minato.

BUAGGKK
BUAGGKK
BUAGGKK

Minato menendangi semuanya hingga meledak cukup jauh darinya.Sementara itu Jiro terus mengeluarkan bola-bola peledaknya itu.

“Hehh..kita lihat,sampai kapan kau bisa terus bertahan?”pikir Jiro.

“Minato….”teriak Yuuto.

Ia masih berusaha keluar dari perangkap Jiro.Begitu juga dengan Naomi.

“H-Hanna….”

BLARRRRR

Plasma Sinka meledak dan menutupi pandangan Hanna.Dan tiba-tiba.

BUAGKKK

Sinka memukul tepat mengenai pipi kiri Hanna dan membuatnya terpental jauh.

“Hanna….!!!”teriak Naomi.

“Ughhh….”

Hanna mencoba berdiri lagi.

“K-kau….”

PRAKKKK

Saat bersiap menembak,tiba-tiba Sinka muncul di depannya dan menendang senapannya sehingga terlempar.

BRUGGGKK

Sinka menjatuhkan Hanna dan membuatnya tersungkur di tanah.

“Apa dia temanmu?”tanya Naomi.

“Iya..dia adalah temanku.Kaupun begitu.”jawab Naomi.

“Cihh..aku muak mendengar kalimat itu.Tapi..kalau memang dia temanmu,berarti dia sangat berharga bagimu.Kalau begitu….”

Sinka menghadapkan telapak tangannya ke Hanna.Kemudian terbentuklah sebuah plasma.

“…bagaimana responmu kalau melihatnya mati???”

Mata Naomi terbelalak.

“J-jangan….”ucapnya lirih.

Sementara itu,Jiro telah berhasil menjatuhkan Minato.

“T-tunggu..!!Aku sudah tau jawabannya.”ucap Minato.

“Hmmm..kalau begitu,CEPAT JAWAB..!!!”

“Teman adalah…orang yang sangat berharga,selain keluarga dan kekasih.”ucap Minato.

“Keluarga?Kekasih?”

“Jadi..apa aku harus menjelaskan semuanya juga?”tanya Minato.

“Tidak perlu.”

Jiro mengarahkan ekornya yang berujum tajam ke Minato.

“Jawabanmu tadi itu benar-benar tidak bisa kumengerti.Aku tidak punya keluarga,apalagi kekasih.Sesuai perkataanku pada Yuuto,jika jawaban darimu tidak bisa meyakinkanku,aku akan langsung membunuhmu.”ucap Jiro.

“Huhh…???!!”

“Minato…!!!”teriak Yuuto.

DARRRR
DARRRR
DARRRR

“Ughhh….”

Tiba-tiba ada yang menembaki Jiro hingga ia terdesak mundur.

“Huhh..???”

Dari kejauhan terlihat seseorang berdiri tegap.Ditangannya memegang sebuah senapan laras panjang.

“Dia….”pikir Yuuto.

Sementara itu,

“Shodan….”ucap Sinka.

Hanna yang menyadari Sinka lengah,ia langsung bangkit sambil menyeruduk perut Sinka dengan kepalanya.Lalu ia melayangkan pukulan ke wajah Sinka.

“Ughh….”

“Hehh..itu untuk balasan yang tadi.”ucap Hanna.

Lalu ia berbalik dan melihat orang yang menembaki Jiro.

“Akhirnya kau keluar….”

 

 

 

*to be continued

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s