Wrestling & Love part 53

wpid-pizap_1437301468174-1.jpg

GONG !!

Bunyi Gong terdengar dan lampu seketika menjadi gelap, tidak terlihat apa-apa di tengah ring.

Sontak penonton bergemuruh, bukan karena bergemuruh ketakutan tetapi karena mengetahui bahwa itu adalah pertandan The Undertaker akan muncul, fans terlihat senang akan hal itu.

15 detik kemudian lampu menyala, dan benar saja…
The Undertaker sedang berdiri di depan Brock Lesnar, Brock Lesnar tampak terkejut dan ketakutan.

Undertaker langsung menyerang Lesnar tanpa ampun, mungkin dia menuntut balas dendam atas apa yang
terjadi setahun yang lalu di WrestleMania 30 di saat Lesnar menghancurkan streak 21-0 The Undertaker pada saat itu, dan sekarang menjadi 21-1.

21-1 itu maksudnya adalah 21 kali kemenangan di WrestleMania dan sekali kalah di event yang sama, dan kekalahan itu akibat Brock Lesnar.

Oleh karena itu, The Undertaker menyerang Lesnar dan melakukan Chokeslam kemudian gerakan finishernya Tombstone Pilderiver 2 kali

Kelvin yang menonton dari rumahnya hanya bisa senyum-senyum sendiri melihat momen yang menarik tersebut, menurutnya momen The Undertaker muncul secara tiba-tiba seperti itu sangat klasik dan selalu merinding jika menontonnya
Kelvin sudah tidak begitu kaget saat The Undertaker muncul, karena memang dari sebelum Battleground, kabar The Undertaker akan kembali ke WWE sudah santer terdengar.

Battleground berakhir dengan The Undertaker berjalan ke backstage dan meninggalkan Lesnar yang terkapar di ring*

Kelvin lalu menutup laptopnya dan bergegas tidur karena waktu sudah larut malam.
Kelvin memposisikan tidur di samping tubuh adiknya.

Tak lama kemudian dia terlelap.

*skip

Keesokan harinya saat di kampus

Andela sedang ada kelas, begitu juga
dengan teman-temannya yang lain, jadi dia sendirian di sana, tepatnya di kursi kantin yang biasa mereka tempati.

Tetapi kemudian, ada satu pemandangan menarik yang membuat Kelvin tertarik, yaitu dia melihat kakak kelasnya yang satu tingkat diatasnya sedang menangis sendirian.

“Kak Ve ?” sapa Kelvin

Namanya Jessica Veranda, biasa dipanggil Ve.

Kelvin memang sudah mengenal kakak kelas itu, karena waktu dulu Kelvin di Ospek olehnya, dan saat kuliah berjalan mereka pernah bertemu dan bertegur sapa meskipun tidak terlalu sering, ya karena Kelvin takut Andela yang ada di sebelahnya cemburu.
air mata di pipinya

“Eh, kamu Vin” ucap Kak Ve dengan senyuman

Tetapi Kelvin mengetahui bahwa senyuman itu hanya untuk menutupi kesedihan di dalamnya.

“Ke..kenapa Kak Ve nangis ?” tanya Kelvin lembut

“Pacar kakak Vin” ucap Kak Ve sambil terisak

“Kenapa pacar kakak?” tanya Kelvin lagi

“Kakak liat dia selingkuh, dia lagi bermesraan sama wanita lain” tangis Ve semakin menjadi, air mata turun deras dari kedua matanya yang indah
Veranda sontak langsung memeluk Kelvin, Kelvin sedikit kaget, tetapi dia membiarkannya..
Mungkin dengan memeluknya, tangisnya dan sedihnya dapat menghilang.

Tetapi entah kebetulan atau tidak, Andela baru saja keluar dari kelasnya dan dia melihat kekasihnya berpelukan dengan wanita lain

“Kelvin !!!” Andela berteriak, tangisnya pecah.. tangan kanannya menutup mulutnya

Sontak Kelvin dan Veranda melepaskan pelukannya

“Eh.. Ndel.. aku bisa jelasin!!”

Andela berlari pergi dari kantin itu, Kelvin mengejarnya dengan cepat
Veranda masih menangis dan sekarang makin menangis karena dirinya merasa menjadi perusak hubungan orang, Veranda ikut mengejar Kelvin dan Andela untuk menjelaskan yang sebenarnya.

Kelvin berhasil mengejar Andela dan memegang tangannya, mahasiswa lain banyak yang melihat mereka berdua, tetapi Kelvin tidak mempedulikannya

“Lepass Vin Lepass!! Andela berusaha melepaskan pegangan Kelvin tetapi tidak bisa

“Enggak Ndel.. kamu harus dengerin penjelasan aku dulu” Kelvin menahan Andela

Andela masih saja menangis
“Mau jelasin apa lagi ? semuanya udah jelas buat aku” ucap Andela terisak

“Tunggu Ndel.. tadi itu ga seperti apa yang kamu pikirkan” ucap Kelvin

Sementara itu Veranda sudah ada di samping mereka berdua

“Iya Ndel, Kelvin benar, tadi itu aku yang meluk dia, gara-gara aku baru aja putus dari pacarku” ucap Veranda menyesal

Andela masih menghiraukan perkataan Veranda, dia tetap pergi meninggalkan Kelvin dan Veranda berdua

“Ndell” panggil Kelvin lagi

“Tunggu” Veranda menahan Kelvin dan memegang tangannya
“Biarin aja Andela nenangin pikirannya dulu, mungkin dia lagi ingin sendiri, besok kalau udah agak tenang, aku akan ngomong lagi sama dia” ucap Ve panjang lebar kepada Kelvin

Kelvin mengangguk

“Maafin aku sekali lagi Vin” Veranda tertunduk lesu

“Eh.. gapapa kok Kak, bukan salah kakak, cuma kecelakaan aja” Kelvin memenangkan Ve dan mengangkat dagunya

Air mata kembali turun dari mata Veranda

“Udah ah, bidadari ga boleh nangis” ucap Kelvin sambil mengelap air mata yang turun dari mata Kakak kelasnya itu
Ve memang dikenal dengan kecantikannya bak bidadari di kampus mereka, tubuhnya yang proporsional ditambah senyumannya yang indah membuat setiap mahasiswa jatuh cinta padanya, Kelvin sendiri juga pernah menyukai Veranda, tetapi dia sadar kalau dia sudah mempunyai Andela yang menyayanginya dengan tulus.

Tiba-tiba ada seorang cowok yang mendatangi mereka berdua

“Oh jadi kamu lagi deket sama adik kelas ini?” tanya cowok itu kepada Veranda

“Apa urusan kamu ? urusin aja cewek kamu, kita udah ga ada hubungan apa-apa lagi Fal” ucap Veranda

Nama cowok itu adalah Falvi, dulu juga dia merupakan kakak kelas yang meng
Ospek Kelvin bersama dengan Veranda juga.

“Oke, fine.. silakan lu sama cowok ini, gw ga butuh cewek kayak lu lagi” ucap Falvi ketus

Veranda semakin menangis karena perasaannya sangat sakit sekali mendengar ledekan dari mantan pacarnya itu

“Oke, baik..
aku juga ga butuh cowok playboy kayak kamu” alas Ve sambil terisak

Falvi tersulut emosi dan mau menampar Ve, tetapi sebelum tangannya mendarat di pipi Ve,
Kelvin menahannya

“Kak, kalo berani jangan sama cewek dong” ucap Kelvin sambil menatap tajam Falvi
“Oh, lu mau jadi jagoan sekarang?” tanya Falvi dengan wajah sombongnya

Falvi langsung dengan cepat menonjok wajah Kelvin

BRUK

Kelvin terkapar..
Dia memegangi pipinya yang sedikit sakit akibat pukulan dari Falvi, tetapi kemudian dia bangkit berdiri dan balik memukul Falvi

BRUK

Kini gantian Falvi yang terkapar

“Jangan buat gw untuk ngehajar lu kak” ucap Kelvin dengan wajah yang marah

“Udah Vin stop
lebih baik kita pergi dari sini” lerai Ve sambil menarik tangan Kelvin dan meninggalkan Falvi

Setelah mereka berdua jauh dari tempat keributan tadi

“Kamu gapapa Vin?” tanya Ve dengan wajah yang khawatir

“Gapapa kok kak” balas Kelvin tersenyum

“Yaudah Kak, udah siang ni, ayo kakak aku anter pulang” aambung Kelvin

“Eh, gausah Vin ngerepotin” Ve merasa tidak enak

“Udah gausah nolak..
ayo” Kelvin menarik tangan Ve kearah parkiran

“Eehh.. i..iya”
Ve hanya bisa pasrah tangannya ditarik oleh Kelvin

Sesampainya mereka di parkiran

Ve naik ke motor Kelvin..

Ve berpegangan erat pada perut Kelvin, membuat Kelvin sedkit gugup dan salah tingkah

15 menit mereka berjalan, akhirnya Kelvin tiba di rumah Ve

“Mampir dulu Vin” ajak Ve sambil tersenyum

“Eh, gausah Kak, aku langsung pulang aja” tolak Kelvin halus

“Oooh yaudah deh, hati-hati di jalan dan satu lagi…

“Apa kak?” tanya Kelvin
“Maafin kakak soal tadi, Andela jadi marah sama kamu” ucap Ve tertunduk lesu, dia masih sangat merasa bersalah atas kejadian tadi

“Udah gausah pikirin yang tadi Kak, itu cuma kecelakaan aja kok..
moga aja Andela besok bisa lebih tenang dan maafin aku” ucap Kelvin

“Amin deh” balas Ve

Kelvin kemudian pamit pulang dari rumah kakak kelasnya itu untuk segera kembali ke rumahnya

Setelah mengantarkan Kakak kelasnya Veranda pulang, Kelvin beristirahat di rumahnya dan memikirkan kejadian tadi disaat Andela marah kepadanya.

Dia memutuskan untuk menjelaskan apa yang terjadi esok hari, semoga saja Andela sudah tenang dan mau menerima penjelasan Kelvin

Kelvin tengah berada di ruang tamu, dia sedang melamun di sofa

“Kak, kakak kenapa ? kok keliatan lesu banget?” tanya Yupi kepada kakaknya

“Hmm. gimana ya, susah jelasinnya dek” ucap Kelvin ragu

“Kakak ada masalah apa? bisa lah curhat ke aku, aku siap ngedengerin kok, dan siapa tau aja aku bisa bantu”
ucap Yupi sambil duduk di samping Kelvin

“Mmh.. gini dek, tadi Kak Andela sedikit salah paham” ucap Kelvin tertahan

“Eh.. salah paham kenapa?” Yupi nampak terkejut

“Ya..
awalnya kan ada seorang cewek nangis di kantin sendirian, dia adalah kakak kelas kakak, terus kakak samperin buat tanya apa yang terjadi”

“Terus terus ?” Yupi terlihat penasaran

“Terus, kakak kelas kakak bilang katanya dia baru aja putus sama pacarnya, makanya dia nangis dan terus tiba-tiba meluk kakak gitu” jelas Kelvin panjang lebar
“Terus Kak Andela ngeliat Kakak pelukan ? potong Yupi mencoba menebak

“Nah tuh tau” ucap Kelvin

Ooh gitu ceritanya” Yupi mengangguk-angguk tanda paham

“Kakak belum coba jelasin ke Kak Andela kalo itu cuma salah paham ?” tanya Yupi lagi

“Udah lah dek, tapi Kak Andelanya nolak.. kayaknya masih marah banget sama kakak” Kelvin menjadi lesu kembali

“Udahlah kak, kakak gausah khawatir, mungkin aja besok Kak Andela udah agak tenang dan mau denger penjelasan kakak” Yupi berusaha membuat Kakaknya senan
“Iya semoga aja dek”

“Senyum dong, jelek ah kalo Kakak cemberut gitu” goda Yupi

“Ahahaha iya-iya nih kakak udah senyum, ketawa malahan” Kelvin tertawa sambil mengelus kepala adiknya

“Nah gitu dong, kan ganteng kalo senyum” ucap Yupi

“Hehe bisa aja mujinya, yaudah ah kakak mandi dulu” Kelvin berdiri dan meninggalkan adiknya

“Iya kak, abis itu mam yaa” teriak Yupi dari kejauhan

“Iyaa dek” balas Kelvin dengan sedikit teriak
Setelah mandi, seperti biasa Kelvin sekeluarga makan malam..
Momen ini adalah momen yang paling disukai Yupi maupun Kelvin, karena menurut mereka berdua, mereka bisa berkumpul sekaligus bercanda bersama dengan kedua orangtuanya.

Seperti yang bisa diketahui, kalau Papa Kelvin sangat sibuk dalam urusan pekerjaan, jadi tak jarang Kelvin Yupi hanya bersama dengan Mama mereka.

*skip

Keesokan harinya, kebetulan hari itu baik Kelvin maupun Andela tidak ada jadwal kuliah, Kelvin berinisiatif untuk menjelaskan apa yang terjadi kepada Andela dan semoga aja dia menerimanya.
Kelvin mengambil HP nya..

Ada chat masuk dari sahabatnya

Razaqa : Vin, lu sama Andela kenapa ?

Kelvin : Yaa.. gitu, sedikit salah paham

Razaqa : Lu sih, pake peluk2 Kak Ve segala wkwkwk

Kelvin : -_- lah bukan gw..
dianya yang meluk gw, dan gw mah ga nolak rejeki wkwk

Razaqa : Njirr wkwkwk

Kelvin : Dah ah, gw mau ke rumah Andela nih

Razaqa : Mau ngapain ?

Kelvin : Mau ngejelasin hal kemaren lah.. semoga aja dia mau maafin gw
Razaqa : Hahaha, yaudah sukses deh

Kelvin : Okesip, thanks ^^

Percakapan dengan sahabatnya berakhir, Kelvin bergegas mandi dan sarapan sebelum nanti siang pergi ke rumah Andela.

*

Setelah semuanya selesai, Kelvin kembali mengambil HPnya, dia memutuskan untuk BBM Andela

Kelvin : Ndel, nanti aku dateng ke rumah kamu, aku mau jelasin kalo kemarin itu kamu salah paham.. I love you

Tidak ada balasan dari Andela.. bbm dari Kelvin hanya di read saja oleh kekasihnya itu
Tak lama kemduian, ada chat masuk dari kakak kelasnya yaitu Ve.

Ve : Vin, kakak mau otw rumah Andela nih

Kelvin : Eh, mau aku jemput gak Kak ?

Ve : Gausah, kakak dianter supir kok

Kelvin : Ooh yaudah, aku segera kesana sekarang

Percakapan mereka berakhir

Ve mengetahui alamat rumah Andela karena diberikan oleh Kelvin kemarin saat di kampus, dan sekarang dia berniat untuk menjelaskan bahwa kejadian kemarin hari itu salah paham dan dirinya berharap Andela mau untuk menerimanya
Kelvin pergi ke rumah Andela menggunakan sepeda motornya,

Sesampainya disana, sudah ada sebuah mobil tepatnya disebrang rumah Andela,

“Pasti itu mobil Kak Ve” batin Kelvin dalam hati sambil tetap mengendarai motornya

Dan seperti yang Kelvin perkirakan, itu memang mobil dari Ve

“Eh kakak, udah lama nunggu? maaf ya” Kelvin merasa tidak enak

“Gapapa kok, lagian baru aja 5 menit kakak nyampe” jawab Ve

“Ooh oke, yuk masuk” ajak Kelvin

Ve mengangguk
Kelvin memanggil-manggil nama Andela dari luar pagar rumahnya

Tak lama kemudian, Mama Andela keluar dan membukakan pintu pagar

“Eh tante, Andelanya ada tant?” tanya Kelvin sopan

“Ada Vin, mari masuk” ajak Mama Andela

Sementara Ve hanya bisa tersenyum saja sambil sesekali menunduk memberi salam.

“Kaliam tunggu disini ya, Andelanya dipanggil dulu” ucap Mama Andela

“Iya tante” balas Kelvin

Kemudian Mama Andela meninggalkan Kelvin dan Ve di ruang tamu
“Ndeel, ndell sayang.. ada Kelvin noh di ruang tamu” ucap Mamanya sambil mengetuk pintu kamar Andela

Andela membuka pintu kamarnya

Terlihat matanya sembab, mungkin semalaman dia menangis

“Andela ga mau maah” ujar Andela pelan sambil menggeleng

“Kenapa sayang? kemarin pasti kamu salah paham dan sekarang Kelvin kemari mau ngejelasin yang sebenarnya” Mamanya berusaha meyakinkan Andela agar mau bertemu Kelvin

“Tapi.. kemarin itu hati aku sakit maah, aku liat Kelvin pelukan sama cewek lain di depan mata kepala aku sendiri” Andela mulai terisak
“Ayolah sayang mama tau gimana suasana hati kamu kemarin, tetapi pikirin juga perasaan Kelvin, mungkin aja itu cuma salah paham..
Mama percaya kok kalo Kelvin itu bukan cowok yang gampang selingkuh” jelas Mama Andela panjang lebar

“Ta..tapi Maah..

“Udah ga ada tapi-tapian..
temuin Kelvin ya sayang?” bujuk Mama Andela

“Mmhh.. i..i.iya deh aku temuin dia” jawab Andela

“Nah gitu dong.. baru anak mama..
hapus dulu tuh air mata kamu ah, masa nangis sih anak mama” Mama Andela menghapus air mata yang membasahi pipi anaknya
Andela lalu berjalan ke ruang tamu, dan menemui Kelvin dan Veranda yang sudah menunggu sejak tadi

“Mau apa kamu kesini?” tanya Andela ketus

“Ayolah Ndel.. jangan marah..
ini ada Kak Ve dateng kesini untuk jelasin ke kamu kalo yang kamu liat kemarin itu salah paham” jelas Kelvin

“Iya Ndel.. kakak ga ada hubungan apa-apa kok sama pacar kamu ini, dan kemarin itu kakak yang meluk dia bukan sebaliknya” jelas Ve berupaya meyakinkan Andela

“Kemarin itu kakak emang lagi down banget, dan tiba-tiba Kelvin bikin suasana hati kakak jadi agak tenang dan reflek kakak meluk dia” sambung Ve lagi
Andela yang mendengarkan mencoba untuk yakin dengan apa yang Ve dan Kelvin jelaskan

“Mmh.. bener kejadiannya kaya gitu Vin?” tanya Andela

“Iya Ndel.. bener kayak gitu, ga ada wanita lain selain kamu yang buat aku jatuh cinta” ucap Kelvin

“Iih gombal” Andela melipat kedua tangannya di dada dan mengalihkan pandangannya.

“Beneran kok aku ga gombal” ucap Kelvin berusaha meraih tangan Andela

Andela juga balik memegang tangan Kelvin

“Hehe maafin aku ya Viin” sontak Andela langsung memeluk Kelvin dengan erat
“Kamu gaperlu minta maaf Ndel, justru aku yang harus minta maaf karena udah bikin kamu cemburu” Kelvin masih memeluk Andela

Veranda dibelakang mereka tersenyum lega karena hubungan sepasang kekasih ini sudah kembali seperti semula

Sementara itu di lain tempat

“Kelvin ! liat pembalasan gue” ucap seorang cowok dengan bernada marah

*To Be Continued*

Created by @KelvinMP_WWE

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s