The Mask, Part5

*Pagi Hari*

“Uhh.. Pagi kah…”Ucap gue yang baru membuka mata akan tetapi kenapa gue merasa berat ketika ingin bangun dari tempat tidur. Gue pun melihat kekanan ternyata ada ayana yang tertidur sambil memeluk gue.

Gue yang melihat kejadian itu langsung panik karena nggak tau mau bagaimana menghadapi situasi ini. Akhirnya gue memutuskan untuk berdiam diri sejenak sampai dia bangun.. 1 menit, 3 menit, 5 menit, 10 menit kemudian… gue tunggu ini anak untuk bangun akan tetapi masih aja tidur dengan pulas. Akhirnya gue memutuskan untuk mencubit pipi anak tersebut.

“Ayana…..”Ucap gue sambil mencubit pipinya

“uhhh…?”Ucapnya sambil setengah bangun”ahhh, kakak ruru selamat pagi”.ucapnya sambil memeluk ku dengan erat sambil senyum bahagia(setengah tidur)

“Huh?Kakak ruru? Ohh iyaa pas kecil kamu sering manggil gue dengan sebutan itu dulu ,sekarang kamu ingat yaaa?”

“hmmm?iyaaa kok aku ingat hehe”Ucap ayana yang melihat muka gue akan tetapi setelah beberapa saat ayana pun terbangun dari tidurnya dan melihat kejadian itu mukanya menjadi merah dan tiba-tiba keluar kamar dengan cepat.

“Huuu, Dasar ayana.”Ucap gue

Gue pun langsung bangun, bergegas membersihkan diri karena pagi ini gue akan masuk ke sekolah yang baru yaitu SMA48. Gue pun memakai pakaian sekolah gue saat masih di sekolah jepang. Dan tidak lupa memasang topeng rubah yang berharga dikepala gue.

Ketika selesai Gue pun keluar kamar, gue melihat papa, mama dan ayana sudah berkumpul di ruang makan menunggu gue.

Gue yang melihat itu menjadi tersenyum dan menuju ke mereka.

Ketika saat makan gue bicara sama papa untuk mengatur uang yang ada di bank gue untuk diurus serta memberikan kartu kredit gue, karena mata uang yang dipakai dijepang sama di indonesia tentu saja beda bukan.

Serta membahas tentang pengurusan perusahaan daddy gue yang ada di jepang dan korea yang dulu yang sekarang menjadi hak milik gue (warisan) akan tetapi semuanya papa yang memegang kendali untuk sementara.

Pagi ini gue dan ayana diantar sama mama menuju sekolah. Diperjalanan ayana menanyakan topeng yang ada dikepala gue, gue pun menceritakan kepadanya bagaimana cerita topeng ini.

Saat disekolah ayana menuntun gue menuju ruang kepala sekolah, akan tetapi yang gue heran saat ayana menuntun gue. Kenapa tangan nya terus memegang gue, kan gue bukan anak kecil yang bisa hilang kalau nggak di pegang. Dan gue rasa pas gue melewati koridor sekolah gue merasakan para wanita menatap gue seperti melihat artis korea datang ke sekolah mereka.

Sesampainya di depan ruangan kepala sekolah, ayana pun langsung pamit menuju ke kelasnya.

*Saat ayana sampai dikelas X-2*

“Selamat pagi….!”Ucap ayana dengan bersemangat dan menuju ke bangkunya

Kawan kelas yang mendengar ayana mengucapkan “Selamat pagi” dengan ceria menjadi panik. Terutama sahabat-sahabat ayana yaitu Shania, Yupi, danNabilah

“A-ay..kamu nggak sakit kan?”Ucap shania teman sebangkunya

“Ihhh apaan sih shan, aku nggak sakit tau. Kamu ini ada-ada aja..”Ucap ayana sambil cemberut

“Bu-bukannya gitu, habis kamu kan biasanya nggak bersemangat tiap paginya. Tiba-tiba aja kamu kayak semangat gitu habis ketemu cowok keren aja”ucap shania heran

“Hmmmm, benarkah? Hehehe.”Ucap ayana sambil menggaruk kepala nya

“Hmmm, mencurigakan… betulkan Yupi,Nabil?”ucap shania sambil memanggil sahabat mereka yang berada di depan bangku mereka.

“Betul tu ay, kamu tiba-tiba aja semangat gitu.”Kata yupi

“Iyaa, sih ayana mah kalau semangat pasti ada yang terjadi.”Ucap nabilah

“Ihhh, yupi sama nabilah malah ikut-ikutan ngebahas itu mah. Udah ahh aku mau tidur dulu. Byeee”Ucap ayana kemudian langsung tertidur ketika kepala nya udah nyentuh meja

“Yeeee, ini anak baru aja nyampai udah tidur lagi”Ucap mereka bertiga bersamaan

*Suasana Kelas XII-2*

“Ehhh, kalian udah dengar beritanya belum?”Ucap seorang perempuan kepada kawan-kawannya

“Hmmm?Berita apaan sih Mel pagi-pagi gini udah ribut aja”Ucap salah satu perempuan

“Gini-gini ya Ve katanya hari ini ada murid pindahan loh tapi tingkatan kelas XI.”Ucap melody Yaa dia adalah Melody Nurramdhani Laksani dan lawan bicaranya adalah Jessica Veranda sahabatnya

“Cewek apa cowok mel”Ucap salah satu perempuan yang lain

“Ya cowok lah shin”Ucap melody

“Wehhh, ganteng nggak? Pindahan dari mana”Ucap Shinta Naomi salah satu sahabat melody yang lainnya

“Kata orang-orang sih ganteng, kayak dari jepang atau korea gitu”Ucap melody

“Jepang?Korea? Weh boleh lah tu bisa kenalan dengan bule hehe”Ucap Kinal yang baru saja datang karena bangun kesiangan

“Eh elu kinal baru datang aja udah dengar gosip kami hahaa”Ucap Naomi

“Ya iyalah kinal mah kalau soal cowok ganteng, atau cowok luar negeri selalu dengar haha”Ucap Ve melanjutkan

“Ihhh kalian mah gitu, sama aku”Ucap kinal

“Iya-iya kinal maaf yaa”Ucap mereka bertiga

*Disisi lain*

Setelah gue mengurus formulir surat pemindahan sekolah di ruangan kepala sekolah gue pun mengikuti guru pembimbing menuju kelas gue yang baru yaitu kelas XI-3

Setelah sampai gue pun disuruh menunggu di depan kelas untuk sementara..

Setelah beberapa menit kemudian gue dipanggil untuk masuk keruangan. Gue pun masuk dengan percaya diri tanpa rasa gugup sekalipun.

“Yaa, anak-anak ini teman kalian yang baru ayo perkenalan dirimu terlebih dahulu”

“Baiklah pak”Ucap gue

“Hai teman-teman perkenalkan, aku Haru Jae Lee. Berasal dari negeri Jepang, Aku berdarah Jepang-Korea. Dan baru kemarin pindah kesini. Kalian pasti heran kenapa pengucapan indonesia aku sempurna seperti orang indonesia. Itu karena dari kecil aku dilatih bersama orang tua aku untuk mempelajari banyak kosa kata bahasa salah satunya indonesia. Ditambah diperjalan kesini, aku belajar juga supaya sempurna dan bertujuan agar tidak meropatkan kalian. Itu saja” Ucap gue yang memperkenalkan diri ke kawan kelas

“Baiklah umm..”Ucap guru yang melihat ke gue

“Panggil aja Haru, Jae atau lee Pak”Ucap Gue

“Baiklah, kalau begitu Jae Kamu bisa duduk di…”Sebelum guru menyelesaikan perkataan nya ada seorang murid yang berdiri sambil mengangkat tangannya

“Pak! Saya boleh bertanya tidak kepada anak baru itu?”Ucap salah satu murid dibarisan belakang

“Boleh, hitung-hitung membantu dia bersosial disini. Kamu tidak keberatan kan jae?”Ucap guru tersebut ke gue yang ternyata adalah guru bahasa indonesia

“Tidak kok pak”Ucap gue sambil tersenyum. Yang membuat para wanita menjadi gila kegirangan.

Siswa yang ingin bertanya ke gue pun langsung bertanya

“Apakah kamu sudah mempunyai pacar ?”Ucap siswa

Gue yang mendengar nya pun menjadi heran, dan menjawab nya

“Tidak punya, dan sama sekali belum merasakan pacaran. Emang kenapa ya?”Ucap gue

“wahh, kalau begitu kamu Lee bisa menjadi target para perempuan disini. Kalau kamu belum mempunyai pacar betulkan teman-teman..”Ucap siswa tersebut

Mendengar perkataan siswa tersebut para perempuan menjadi rusuh mengobrol satu sama lain. Dan para siswa yang lain melotot ke gue dengan pandangan membunuh

Melihat reaksi mereka seperti itu, gue pun membuka mulut untuk meredakan mereka.

“Yahh,, gimana yaa. Yang kamu katakan itu mungkin ada benarnya juga, bukan maksud aku untuk terlalu percaya diri yaa. Akan tetapi melihat reaksi kalian seperti mau gimana lagi.”Ucap gue yang tiba-tiba membuat mereka terdiam sejenak

“Akan tetapi, aku membuka selebar-lebar mungkin untuk kita menjadi teman apalagi bisa menjadi sahabat itu akan bagus. Jadi mungkin kalau kalian ada yang penasaran sama dengan diri aku. Silahkan bertanya kok.”Ucap gue kepada mereka yang membuat mereka menjadi ceria semua dan satu persatu mereka bertanya tentang diri gue dari hobby gue,makanan kesukaan,Serta tentang topeng yang ad di kepala gue saat ini

Setelah sesi pertanyaan berlangsung gue pun disuruh pak guru untuk duduk disamping siswa yang pertama kali bertanya sama gue. Gue pun menuju bangku tersebut di perjalanan kebangku pun gue dipandangi terus dengan siswi-siswi kelas ini.

“Bagaimana tadi bro, hehehe maaf ya sudah merepotkan. Perkenalkan nama gue Rizal Hermawan panggil aja rizal okay”Ucap dia ke gue sambil menjulurkan tangan

“Hahah, tadi itu cukup merepotkan akan tetapi terima kasih juga bro untuk bantuan supaya bisa dekat dengan kalian”Ucap gue sambil sambil bersalaman dengan rizal

“Sipp dah kalau gitu”

Setelah itu pelajaran pun dimulai…..

#FirstDay #NewSchool #NewClass #NewFriends #CindyYuvia #NabilahRatnaAyuAzalia #MelodyNuramdhaniLaksani #JessicaVeranda #ShintaNaomi #DeviKinalPutri

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s