Shinobi : Kemunculan sosok misterius, part 3

Seseorang muncul, dia memakai topeng dan mengenakan jubah akatsuki. Aku mengambil posisi siaga dengan sebuah kunai di masing-masing tanganku.

“Siapa kau ?” tanyaku.

“Kau tidak perlu tau siapa aku” jawabnya.

Tanpa pikir panjang, aku melempar kunaiku, tapi kunaku menenbusnya.

“Apa ?, bagaimana bisa kunaiku menembusnya ?, apakah ini genjutsu ?” pikirku.

*Srriinnkkk*

Aku mengaktifkan sharinganku dan melemparkan banyak shuriken padanya.

“Itu dia,dia memindahkan sebagian tubuhnya ke dimensi lain saat shurikenku menyentuhnya, jutsu teleportasi yang sangat hebat” ucapku dalam hati.

“Ooo. . . . ternyata kau memiliki sharingan” ucapnya.

“Giliranku, Katon: Bafuku Ranbu” kata orang itu, dia menyemburkan api berbentuk spiral.

“Suiton: Suijinheki” balasku.

“Boleh juga” ucap orang itu.

“Suiton: Mizu no Tatsumaki” kataku, aku mengeluarkan tornado air.

*Wuuuiiiiiinnnnggg*

            Dia menghisap jutsuku dengan jikukan miliknya.

“Sayangnya aku tidak punya banyak waktu untuk bermain denganmu” katanya.

*Wuuuuiiiiinnnggg*

Dia pergi dari hadapanku menggunakan jikukan aneh miliknya.

~

*Jeeddeerrr*

Suara petir muncul pertanda akan turun hujan. Aku membawa tawananku yang masih pingsan untuk berteduh, akhirnya aku menemukan sebuah gua.  Aku memasuki gua tersebut.

~ Author POV ~

@ desa Konoha

“Baiklah, Rizal, Reza, dan Sinka, dia adalah Anto dia yang akan menggantikan posisi Asfani selama dia menjalankan misi”kata Hokage.

“Apakah dia sehebat Asfani sensei ?” ucap Rizal.

“Terlihat meragukan” sahut Reza.

“Perlu kalian ketahui Anto adalah salah satu jounin terhebat di desa. Dia telah menyelesaikan misi tingkat S. kekuatannya setara dengan Asfani” sahut Hokage.

“Baiklah jika kalian masih ragu dengan kekuatanku, sore nanti aku minta kalian bertarung denganku di tempat latihan para shinobi” tantang Anto.

“Baiklah kami terima tantanganmu” jawab Rizal bersemangat.

~ Asfani POV ~

“Katon : Housenka no jutsu” ucapku.

Aku membuat api unggun untuk memasak ramen instan dan menghangatkan badan. Kulihat Veranda sadar dari pingsannya.

“Kau sudah sadar ?” tanyaku.

“Dimana aku ?” tanya Veranda.

“Kita sekarang berada di dalam gua diluar hujan jadi aku mencari tempat berteduh untuk kita” jawabku.

“Kenapa kau membawaku kemari ?, kenapa kau tidak membiarkanku kuhujanan di luar sana ?” tanya Veranda lagi.

“Aku tidak sekejam itu, jika aku mau aku bisa saja membunuhmu, tapi aku tidak melakukannya karna aku sayang padamu” jawabku jujur.

“Apa yang tadi kau katakan” tanya Veranda.

“Astaga apa yang kuucapkan tadi, mengapa aku bisa berkata “aku sayang padanya”  sial apa yang harus kakatakan” pikirku dalam hati.

“Eee…. Aku hanya berkata “aku tidak sekejam itu” itu saja” jawabku.

“Tapi tadi kudengar kau berkata “sayang” ” ucap Veranda.

“Eeee…. Itu ….” Kataku gugup.

“Dasar bodah apa yang ku lakukan, bagaimana ini ?, bagaimana jika dia tau kalo aku suka padanya ?. tidak aku adalah seorang shinobi, yang terpenting adalah misi” pikirku dalam hati.

            *Kruuyukk*

Terdengar suara perut sedang memohon untuk di isi.

“Kau lapar ?” tanyaku. Veranda hanya diam.

“Kau mau” ucapku sambil menawarkan sebuah ramen instan padanya.

Dia hanya mengangguk. Aku memberikannya ramenku, tapi dia terlihat bingung.

“Kenapa ?” tanyaku.

“Bagaimana caranya aku makan ?” tanya dia.

“Astaga aku lupa, aku masih mengikatnya dengan rantai, jika aku melepaskannya dia melarikan diri, tapi kalau aku membiarkannya kelaparan dia akan mati, nampaknya tidak ada pilihan lain” kataku dalam hati.

Aku mengambil sedikit ramen dengan sumpit lalu menyodorkannya padanya.

“Apa yang kau lakukan ?” tanya Veranda bingung.

“Menyuapimu” jawabku.

“Tidak !!!, aku tidak mau disuapi” kata Veranda.

“Terserah kau saja, kalau kau ingin mati silahkan” ucapku.

Veranda terlihat bingung. Dia sedang berfikir keras akhirnya dia memutuskan.

“Baiklah, aku mau” ucap Veranda.

“Mau apa ?” tanyaku.

“Aku mau disuapin” jawab Veranda.

“Kenapa tidak dari tadi” kataku.

Aku menyuapi Veranda. Dia terlihat sangat menikmatinya, sesekali aku curi pandang padanya. Astaga dia sangat cantik. Sampai-sampai aku tercengan.

“Stop !!! aku sudah kenyang” ucap Veranda.

Aku menghentikan suapanku.

“Minum ?” tawarku.

Veranda hanya mengangguk. Aku menyodorkan sedotan, dia menghisap air minumku, sampai aku sadar dia menghabiskan semuanya.

“Hehehe, maaf” ucap Veranda sambil tertawa renyah.

Kami hanya terdiam di dalam gua, suasana sangat hening. Sampai …

“Bolehkah aku bertanya ?” ucap Veranda.

“Silahkan” jawabku.

“Apa klanmu ?” tanya Veranda.

“Tidak ada” jawabku lagi singkat.

“Trus bagaimana bisa kau mempunyai sharingan, padahal kau bukan dari klan Uchiha ?” tanya Veranda penasaran.

“Mata ini adalah pemberian dari……”

BERSAMBUNG

Note : Oke.. akhirnya part 3 udah selesai, maaf kalo munculnya lebih lama, karna ane siap-siap buat UAS. Untuk part selanjutnya mungkin akan lebih cepat. So…. Tetep pantengin terus KOG.

Byee.

Created by : Asfani Rahmatullah

Contact :

Facebook         : AsFani Ex

Twitter            : @As_Ex

Iklan

3 tanggapan untuk “Shinobi : Kemunculan sosok misterius, part 3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s