Wrestling & Love part 47

wpid-pizap_1437301468174-1.jpg

Kelvin dan teman-temannya akhirnya meninggalkan Indonesia untuk pergi ke Singapura…

Kelvin Andela duduk bersebelahan, Andela di dekat jendela…

Sementara Michael dan Shani ada di depannya, Razaqa Michelle dibelakang mereka

Selama perjalanan, mereka hanya mengobrol ringan satu sama lain karena di dalam pesawat tidak boleh menyalakan handphone

“Berapa jam perjalanan sih Vin ?” tanya Andela yang sepertinya sudah tidak sabar sekaligus sebenarnya Andela takut jika naik pesawat

“Bentar kok, cuma sejam” balas Kelvin
Andela hanya manggut-manggut

Andela melihat keluar jendela, sejauh mata memandang dia hanya terkagum akan keindahan awan-awan yang ada di dekat jendela…

“Waaah indah ya sayang, liat deh awannya” ucap Andela sambil memanggil Kelvin

“Iya, indah, tapi masih kalah indah sama kamu” ucap Kelvin

“Huuu gombal” Andela menjulurkan lidahnya

“Yee biarin, yang penting kamu suka kan?” goda Kelvin

“Hihi iya-iya aku suka, siapa juga yang ga suka kalo digombalin pacarnya” jawab Andela
Kelvin membalas dengan sedikit tertawa..

Setelah mereka bercanda satu sama lain, mungkin Andela kelelahan..
Dia tertidur, kepalanya bersandar di bahu Kelvin

Kelvin mengelus kepala Andela lembut, dia mengusahakan agar tidak bergerak sama sekali agar kekasihnya itu tidak terbangun dari tidurnya

*

Akhirnya pesawat yang ditumpangi Kelvin dan teman-teman berhasil mendarat di Singapura dengan selamat..

Kelvin menggoyangkan tubuh kekasihnya

“Ndel ndell” seru Kelvin
“Mhmh.. Iyaa ??” Andela mulai bangun tapi setengah tersadar..

“Udah sampe nih, nanti lanjut tidur di hotel aja” saran Kelvin

“Mmm.. i..iya” Andela mulai mengucek matanya yang masih terasa ngantuk dan kemudian dia keluar dari pesawat dituntun oleh Kelvin

Mereka sampai di bandara “Changi” Singapura atau “Changi Airport”

Setelah turun dari pesawat, Kelvin dan yang lainnya mengambil koper-koper mereka terlebih dahulu..

“Yeaay sampe” ujar Michelle kegirangan

“Iya-iya sampe” kata Razaqa sambil tersenyum melihat tingkah kekasihnya
“Tujuan kita kemana dulu?” kini giliran Andela bertanya

“Mmh..terserah sih” Kelvin tampak berpikir

“Kalian cewek-cewek kalo capek langsung ke hotel aja” Michael menyarankan

“Jangan deh, kita jalan-jalan dulu, ya ga Ndel Syel ?” tanya Shani kepada kedua teman perempuannya

“Iyaa kita jalan-jalan dulu” jawab mereka serempak

“Ya udah, oke kita jalan-jalan dulu” ucap Kelvin

Sontak ketiga perempuan itu lompat kegirangan
Kelvin Razaqa dan Michael hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah kekasih-kekasihnya sambil diiringi senyuman

Lalu Kelvin cs menggandeng tangan kekasih mereka masing-masing dan pergi meninggalkan bandara

Mereka pergi menggunakan 3 taksi, yang masing-masing dinaiki oleh 1 pasangan..

Sepanjang perjalanan Andela terkagum dengan jalan di Singapura sana, karena disana jalanan sangat bersih..
dan juga tidak begitu banyak kendaraan yang ada di jalanan berbeda dengan Indonesia yang setiap hari macet dan penuh dengan kendaraan bermotor
Mereka memutuskan untuk pergi ke Universal Studio terlebih dahulu, sesampainya disana…
Banyak pengunjung lain yang datang baik dari dalam maupun luar Singapura

Singapura adalah negara tetangga Indonesia yang berlokasi paling dekat, dan paling sering dikunjungi warga negara Indonesia karena selain dekat, biayanya juga cukup terjangkau. Walaupun ukuran negara Singapura termasuk kecil bila dibandingkan dengan Indonesia, Singapura memiliki cukup banyak tempat wisata yang menarik itulah mengapa Kelvin dan teman-temannya sangat tertarik dengan negara itu

Sesampainya mereka disana

“Yeaay, foto-foto yuk” usul Michelle sambil menarik tangan Razaqa
“Iya-iya sabar napa Le, jangan tarik-tarik” keluh Razaqa

“Hehe aku terlalu bersemangat soalnya” ucap Michelle cengengesan

Lalu mereka berenam pun selfie dengan tongsis yang dibawa Michelle..
Mereka selfie di depan logo Universal Studios yang berbentuk seperti bumi itu

Universal Studios adalah taman hiburan seperti Dufan di Jakarta dan merupakan salah satu tempat wisata di Singapura yang paling terkenal bagi warga Indonesia. Harga tiket Universal Studios pada akhir pekan, tanggal merah, dan musim liburan cukup mahal, bisa sampai dengan sekitar 1 juta Rupiah untuk orang dewasa.
“Mahal banget tiketnya” ucap Andela memasang wajah sedih

“Yaah, maaf ya Ndel, kita gabisa masuk, uangnya kurang buat tiket WWE dan yang lainnya” kata Kelvin dengan nada lemah

Kelvin sebenarnya ingin mengajak kekasihnya itu masuk kedalam Universal Studios itu, tapi apadaya mereka hanya berfoto di depan bola dunia Universal Studios saja

Pada waktu itu hari sudah semakin sore, tubuh mereka juga sudah lumayan lelah dari perjalanan baik di dalam pesawat ataupun di Universal Studios tadi

“Kalian udah capek? tanya Kelvin.

Andela Shani dan Michelle mengangguk
“Yaudah yok, kita ke hotel” ucap Kelvin..

Kelvin memang merupakan pelindung sekaligus pemandu wisata bagi mereka karena dia sudah beberapa kali mengunjungi negara yang memiliki luas 600 km persegi itu

Mereka kembali memakai taksi untuk transportasi karena hanya itu kendaraan yang efektif dan terjangkau

“Kita kemana Vin?” tanya Razaqa

“Bilang ke supirnya ke Orchard Road, hotel kita disana” balas Kelvin

“Oke deh”

Kemudian Kelvin menggandeng tangan Andela untuk masuk kedalam taksi begitu juga dengan Michael dan Razaqa di taksi yang berbeda
“Orchard Road apaan sayang ?” tanya Andela bingung saat mereka di dalam taksi

” Orchard Road atau Jalan Orchard adalah nama sebuah jalan di Singapura yang sangat terkenal dengan wisata belanjanya. Selain dipenuhi pusat belanja, Orchard Road juga dipenuhi restoran, spa, dan lain-lain, nanti kamu bisa belanja-belanja disana..jelas Kelvin panjang lebar

Andela manggut-manggut tanda mengerti

“Kamu mau kan belanja ?” tanya Kelvin

“Mau banget” balas Andela cepat

“Hufft, dasar cewek..
pikirannya belanja mulu” keluh Kelvin sambil mengelus kepala Andela
“Wlee biarin” Andela menjulurkan lidahnya

“Iih coba gitu lagi..
lucu tau ga, pengen aku cubit” Kelvin mencoba mencubit pipi kekasihnya itu

“Iih Kelvin….
gamau, jangan cubit-cubit..
tak tutuk nih” seru Andela

“Hahaha” Kelvin tertawa melihat tingkah kekasihnya

Supir taksi di depan hanya melihat tingkah kocak sepasang kekasih itu sambil sedikit tersenyum melalui kaca yang ada di tengah bagian atas

*skip

Mereka akhirnya sampai di hotel bintang lima disana
Kelvin memesan dua kamar besar yang masing-masing bisa ditempati tiga orang

Tak lama kemudian, kunci kamar sudah ditangan..

Mereka menuju ke kamar mereka menggunakan lift..
Kamar mereka ada di lantai 17

“Naah kamar cowok disini, kalian cewek disana” kata Kelvin sambil jarinya menunjuk pintu kamar cewek

Andela Shani dan Michelle mengangguk

Kamar cowok dan cewek dipisah, kenapa dipisah ? kalo ga dipisah bisa terjadi hal-hal yang diinginkan :v
“Oiya, nih kunci kamar kalian, aku kasih ke Andela” ucap Kelvin sambil memberikan kunci kamar wanita ke Andela

“Iya Vin” balas Shani dan Michelle bersamaan

Mereka masuk ke kamar masing-masing untuk mandi dan mengistiratkan tubuh mereka agar tetap fit untuk jalan-jalan esok hari

“Waaah..
bagus banget kamarnya” ucap Michelle terkagum

“Iya Syel..
bagus banget” Shani menyetujuinya

Sementara Andela langsung merebahkan tubuhnya di kasur
“Aaaaah.. empuknya kasur ini” Andela merebahkan badannya

“Iih dasar Ndel..
maunya tidur mulu” ledek Michelle.

“Wlee biarin, kan capek” balas Andela..

Shani melerai mereka yang terus berdebat

“Heei udah, mending kita mandi dulu, badan udah lengket nih” usul Shani..

“Naah bener kata Shani, aku duluan yang mandi” Michelle langsung mengambil langkah seribu ke kamar mandi

“Iiih Missyeel.. aku dulu” keluh Andela sambil mengejar Michelle

Sementara Kelvin Razaqa dan Michael juga memutuskan mandi terlebih dahulu sebelum mereka makan di kantin hotel itu…

Setelah mereka semua sudah mandi, Kelvin pergi ke kamar sebelah, yaitu kamar kekasihnya

*Tok Tok Tok

Pintu terbuka, ternyata itu adalah Shani

“Heei Shan, bilangin abis ini kita makan dibawah ya, Andela Michelle mana ?” tanya Kelvin

“Itu tuh ada, lagi ganti baju” jawab Shani

“Oooh, yaudah, kita tunggu disini”
ucap Kelvin

Shani mengangguk dan kembali menutup pintu kamarnya.

“Ndel Syel, buruan ! abis kita makan malem, udah ditungguin tuh sama cowok-cowok kalian” ucap Shani

“Iya-iya Shan” balas mereka bersamaan sambil beres-beres pakaian mereka yang ada di koper

5 menit berselang

“Dah beres nih, yuk” ucap Andela

Lalu mereka bertiga keluar dan menghampiri kekasih masing-masing

*skip

Sesampainya mereka di kantin hotel
“Mmh.. kalian pesen apa, aku yang pesenin?” tanya Kelvin

“Mmh.. apa ya?” Andela tampak berpikir

“Disini ada makanan Indonesia gitu ga?” sambung Andela lagi.

“Ada kok” balas Kelvin

“Oiya, aku lupa, nih menunya” sambung Kelvin sambil memberikan menu, lalu teman-teman mereka melihat satu persatu

“Kamu apa Vin?” tanya Andela

“Aku sih Nasi goreng aja” jawab Kelvin

“Yaudah aku samain sama kamu” balas Andela
“Ooh oke, kalo lu Zaq Mike ?

“Kamu apa Shan?” Michael malah bertanya kepada Shani

“Mhm.. ini aja deh
Ayam goreng mentega pake nasi” ucap Shani

“Ooh yaudah aku samain kaya kamu Shan”

“Aku Ikan bakar” ucap Michelle

“Yaudah gw juga Vin” lanjut Razaqa

“Oke, 2 nasi goreng, 2 ayam goreng mentega, sama 2 Ikan bakar ? tanya Kelvin memastikan pesanan mereka

Semuanya mengangguk

“Oiya, minumnya apa?” tanya Kelvin lagi
“Kompakin aja es jeruk semua..
gimana ?” usul Michael

Mereka semua menyetujuinya

Kelvin berlalu dan pergi memesan makanan

10 menit kemudian makanan mereka datang

*skip

Selesai makan

“Aaah kenyang deh” Michelle mengelus-elus perutnya..

“Iya Le.. sama kujuga nih” ucap Razaqa

“Yaudah, kita balik ke kamar..
kalian istirahat, besok pagi kita lanjut lagi jalan-jalannya” ucap Kelvin
kepada para wanita

Mereka balik ke kamar masing-masing dan tak lama kemudian mereka semua terlelap

*skip

Keesokan harinya, tanggal 29 Juni.. masih ada sisa 3 hari lagi sebelum mereka menonton WWE di Singapore Stadium

Kelvin cs keluar hotel dan langsung melanjutkan jalan-jalan mereka menelusuri negara Singapura

Mereka berjalan-jalan di Orchard Road. sejauh mata memandang hanya toko-toko saja yang terlihat, memang ini khusus untuk area belanja

Kelvin dan yang lainnya memutuskan berpencar dan memutuskan balik
kembali nanti dalam waktu 2 jam kedepan di tempat yang telah mereka tentukan

Shani bersama Michael, Razaqa dengan Michelle dan Andela dengan Kelvin..

Mereka berpencar untuk berbelanja disana, sebenarnya hanya wanitanya saja yang belanja..
Kelvin Razaqa Michael hanya cenderung menemani saja

“Aah.. Vin, kita ke toko ini yaaa yaa?” ucap Andela yang merengek menarik-narik kemeja Kelvin

Kelvin menghela nafas.

“Iya-iya Ndel”

Itu adalah toko tas
Memang Tas merupakan hal nomor 1 bagi para wanita kebanyakan..

Andela memilih-milih tas disana dengan motif yang beragam, sementara Kelvin hanya membuntuti saja dari belakang

“Vin, yang ini gimana ? bagus ga menurut kamu?” tanya Andela

“Mmh.. bagus kok bagus..
liat harganya Ndel, cari yang agak murah” ucap Kelvin memberi saran

Memang belanja Tas itu menggunakan uang Andela sendiri, tetapi Kelvin menyarankan agar kekasihnya itu tidak membuang-buang uang dan tidak belanja terlalu berlebihan

“Iya-iya sayang aku tau kok” kata Andela
Andela mengambil tas warna biru dengan motif bunga-bunga, dia kemudian memutuskan untuk membelinya setelah dirasa cocok

Setelah keluar dari toko tas, kini mereka masuk kedalam toko baju..

“Aah.. Vin, gimana kalo kita beli baju couple ?” usul Andela..

“Mmh. terserah kamu deh”

Andela sibuk memilih-milih baju, lalu akhirnya dia mendapatkan apa yang dia mau..

“Naah ini gimana ? kayaknya cocok deh” Andela menunjukkan dua pasang baju couple bertuliskan “I Love Her” dan “I Love Him” yang masing-masing ada tanda panahnya kearah kanan kiri

Padahal dalam hati Kelvin, ia tidak
ingin memakai baju couple seperti itu, karena dianggap terlalu lebay..
tetapi apadaya, jika Andela yang sudah memintanya..
Kelvin hanya bisa menyetujuinya

“Hei… kok bengong ? gimana bagus ga?” tanya Andela yang membuyarkan pikiran Kelvin

“I..iya iya bagus kok”

“Oke, kita beli yang ini” ucap Andela

Setelah membeli baju couple, Andela juga kemudian membelikan baju untuk Papa dan Mamanya di rumah sebagai oleh-oleh,
tak lupa juga Andela sangat baik hati, dia membelikan baju atau kaos lebih tepatnya untuk Kelvin yang bergambar Merlion, ikon patung dari negara tersebut yang berbentuk putri duyung berkepala singa
“Naah, ini buat kamu..
nanti pake ya” ucap Andela

“Eh.. aku gaenak nih Ndel..
kan aku bisa pake uang aku, gausah kamu bayarin gini” ujar Kelvin

“Udaah.. gapapa kok
aku marah nih kalo gamau terima” Andela memasang wajah ngambek

“Eh..iya-iya aku terima..
huu ancemannya ga lucu” ucap Kelvin sambil sedikit tersenyum

Kelvin merasa sangat beruntung mempunyai kekasih layaknya Andela yang selain cantik, dia juga memiliki sifat yang dewasa dan pengertian..
Benar-benar cocok untuk menjadi ibu dari anak-anak Kelvin nanti *eeaa :v
Setelah selesai dari aktivitas belanja..

Mereka keluar dari toko baju itu, Kelvin membantu Andela membawakan barang belanjaannya yang terbilang cukup banyak

Kelvin dan Andela menunggu keempat temannya di tempat yang sebelumnya mereka sudah sepakati

Tak lama kemudian datanglah Shani dengan Michael, terlihat Michael membawakan barang belanjaan Shani yang tidak begitu banyak

“Mana Zaqa?” tanya Michael setelah dia berada di dekat Kelvin

Kelvin menaikkan kedua pundaknya

Akhirnya tak lama berselang, orang yang dibicarakan pun datang
Razaqa sudah terlihat seperti pembantu karena membawakan barang belanjaan Michelle yang banyak sekali

“Hahahaha” Kelvin dan Michaek tertawa terbahak-bahak

“Kampret lu berdua, bukannya bantuin malah tawa lagi” keluh Razaqa

“Syeel ini semua belanjaan kamu?” tanya Shani

“Iya Shan” balas Michelle datar

“Kirain aku Andela yang paling banyak, ternyata Michelle lebih banyak lagi” ucap Kelvin

Setelah mereka berbicara satu sama lain tentang barang-barang apa saja yang mereka beli..
“Kalian cewek-cewek tunggu disini ya…
kita mau menaruh belanjaan ini semua di kamar kalian, biar nanti jalan-jalannya ga ribet” jelas Kelvin.

Andela Shani Michelle mengangguk

“Oiya, kunci kamar kalian mana Ndel?” tanya Kelvin

Andela merogoh kantung celananya dan kemudian memberikan kunci itu kepada Kelvin

Lalu ketiga cowok itu balik ke hotel, sementara para cewek menunggu

*skip

15 menit kemudian

Kelvin cs datang kembali
“Yok kita lanjut jalan-jalan” ucap Kelvin

“Yeay ayo lanjut” Michelle melompat-lompat

Memang diantara ketiga cewek, Michelle lah yang paling ekspresif, sementara Shani yang paling kalem diantara ketiganya

Waktu menunjukkan pukul 12 siang..
Matahari bersinar terik

“Kita kemana Vin?” tanya Andela sambil menatap wajah samping kekasihnya

“Merlion” jawab Kelvin

*To Be Continued*

Created by @KelvinMP_WWE

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s