Serangan Titan : Tim Sukarelawan, Part 3

2 tahun kemudian, kini Rusdi dan Epul telah resmi menjadi tim
sukarelawan. Tim yang bertugas menutup lubang di Distrik Monzen. Tim
sukarelawan dipimpin oleh Komandan Reza, dan dibina oleh beberapa
kapten.

Salah satu kapten disana bernama Kapten Nabilah. Ia sangat terobsesi
pada Titan. Bahkan sudah tau seluk-beluk Titan dari sebuah buku. Yang
ia tidak tau hanyalah asal-usul munculnya Titan.

Tim sukarelawan kini sedang berbaris, menerima pembinaan untuk melawan
Titan. Komandan Reza menjelaskan panjang lebar tentang misi dan tujuan
dibentuknya tim sukarelawan.

“Harga untuk tahun kedamaian harus dibayar dengan sebuah tragedi. Di
luar tembok di Disrik Monzen telah hancur oleh Titan yang lebih besar
dari yang pernah ada!” Komandan Reza menjelaskan.

“Seperti yang kita ketahui, kini Titan telah merambah masuk ke dalam
Wall Maria. Satu-satunya cara menghentikan mereka adalah dengan
menutup lubang di Distrik Monzen. Itulah tujuan dibentuknya tim
sukarelawan.” jelas Komandan Reza.

“Jangan takut untuk mati di medan pertempuran. Sejauh ini kita
berhasil menciptakan alat yang dapat membunuh Titan. Kapten Nabilah
akan menjelaskan bagaimana cara kerja alatnya!” Komandang Reza lalu
mundur, kini Kapten Nabilah yang maju.

“Hari dimana kita diinjak-injak oleh Titan telah berakhir. Kehidupan
penduduk Wall Rose dan Wall Sina ada di tangan kalian. Perkenalkan,
ini adalah alat 3D Manuever Gear. Satu-satunya alat yang dapat
membantu kita membunuh Titan dengan mudah.” jelas Kapten Nabilah,
memperlihatkan alatnya.

“Begini cara kerjanya…” Kapten Nabilah teledor, tiba-tiba tali
pengait alat itu terlempar dan berputar-putar melilit bendera Wall
Rose.
“Maaf, hehehe…” Kapten Nabilah lalu kembali menarik tali pengait itu.

“Dengan 3DMG, kemenangan akan jadi milik kita! Disana, kita akan
bergabung dengan Kapten Ulung.” Kapten Nabilah kembali menjelaskan.
“Nanti kita lanjutkan pembinaannya.” Kapten Nabilah lalu mundur.

“Kita akan berangkat ke Monzen saat matahari terbenam. Mungkin akan
jadi kehormatan besar mati di medan perang!” Komandan Reza tiba-tiba
angkat bicara.

“Kerahkan nyawa kalian!” ucap tegas Komandan Reza, lalu ia menepuk
keras dadanya.
“Kerahkan nyawa kalian!” seluruh tim sukarelawan beserta para kapten
disana menepuk keras dadanya masing-masing.

Setelah itu, tim sukarelawan dikumpulkan kembali di dalam ruangan.
Mereka diberi pembinaan oleh Kapten Nabilah dan Kapten Fajar tentang
perlawanan terhadap Titan.

“Aku akan menjelaskan tentang alat 3D Manuever Gear, atau disingkat
3DMG. 3DMG adalah alat khusus untuk kita agar mudah membunuh Titan
dengan cara memotong tengkuknya. Jika tengkuknya dipotong, Titan tidak
akan beregenerasi lagi. Itulah kelemahan Titan.” Kapten Nabilah
tersenyum.

“Cara menggunakan 3DMG cukup sulit. Kau harus bisa menembakan pengait
di ujung tali, harus tepat sasaran agar bisa menancap. Lalu kau
leluasa terbang kesana kemari.” Kapten Nabilah menunjukan alat itu.

“Setelah kau terbang, usahakan untuk menembakan pengait di ujung tali
kearah tengkuk Titan. Setelah itu otomatis kau akan tertarik oleh tali
kesana. Lalu kau potong tengkuk Titan dengan pedang ini.” Kapten
Nabilah memperlihatkan pedang yang ada diantara alat 3DMG.

Setelah Kapten Nabilah selesai menjelaskan, kini giliran Kapten Fajar
yang menjelaskan. Ia akan menjelaskan tentang seluk-beluk Titan
sebelum misi pertama tim sukarelawan dilaksanakan.

“Aku akan menjelaskan bagaimana Titan hidup. Lebih dari 100 tahun
berlalu sejak kemunculan Titan, menghabisi peradaban manusia saat itu.
Dan manusia yang selamat membangun 3 dinding besar. Selama 100 tahun
Titan berada diluar dinding.” Kapten Fajar menghidupkan rokoknya.

“Seharusnya Titan sudah mati, mengingat ia hanya makan manusia. Dan
Titan tidak makan makhluk lain. Tapi itu salah, Titan sebenarnya abadi
dan mereka bisa beregenerasi.” Kapten Fajar menghisap rokoknya.

“Sampai sekarang tidak ada yang tau asal-usul munculnya Titan. Tapi
kita tau bagaimana cara membunuh Titan. Aku akan menceritakan tentang
Titan yang ditulis dibuku ini…” Kapten Fajar kembali menghisap
rokoknya.

BERSAMBUNG

@RusdiMWahid Juniornya Shinta Naomi ^_^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s