Back to the past, part4

Tahun 1987 Sebelum Masehi, para penjahat waktu sedang merampok harta para warga di sana-sini. Memang para wanita cantik itu bisa mengelabuhi cowok yg mata keranjang seperti itu. Rumah demi rumah di kuras habis hartanya oleh mereka, hingga mesin waktu yg besarnya tak lebih dari ukuran mobil itu pun penuh dengan barang rampasan para perampok di darat mau pun di laut.

“Sen, kayaknya kita libur ngerampok aja deh. Barang rampasan kita udah banyak banget nih”. Kata Kinal.

“Iya nal, kita libur saja dulu dari pada kita kecapean ya nggak ve?” balas Sendy yg kala itu sedang merebahkan dirinya di tumpukan emas, perak, dan intan tak lupa berlian biru yg sangat langka dan mahal untuk di jual.

“Yoii !! Sis. Berkat mesin waktu rampokan kita ini. Kita bisa kayak mendadak seperti ini dan kita nggak harus kerja keras buat mencari uang lagi. Walau pun kita dulu ngerampok mesin waktu ini dengan ngebunuh kedua ilmuwan itu”, Timpal Ve, yg sedang sibuk memainkan laptop yg sekarang hanya kaca biasa tapi kalau di pegang bisa nyala tanpa harus di charger terlebih dahulu sebelum di gunakan.

Saat Sisca sedang berbelanja di pusat perbelanjaan yg ada di Jakarta. Sisca di todong orang yg tak ia kenalinya menggunakan pisau tajam. Sisca kala itu diam saja sambil menitihkan air matanya. Dan menuruti apa setiap perkataan dari perampok tersebut.

“Kalau lo masih pengen lihat bapak-ibumu lagi, lebih baik lo serahkan isi tas lo itu.” kata seorang yg di belakang Sisca sambil berbisik. Sisca hanya diam saja dan menuruti apa keinginan dari cowok yg menodongnya itu. Setelah Sisca memberikan semua isi di dalam tasnya itu. Cowok yg menodongnya dengan pisau itu. Langsung menusukan pisau tepat di bagian vitalnya Sisca sendiri. Sisca tereletak tak berdaya di jalan sempitan gang, orang yg membunuhnya itu langsung kabur meninggalkan Sisca di persempitan gang. Saya yg kala itu sedang melewati persempitan gang itu, melihat sesosok cewek tergeletak tak berdaya bersimbah darah di tengah jalan menuju perkampungan warga.

“Astaga!!! Orang ini kan yg dulu mengusirku ?. Siapa yg tega melakukan ini semua pada dia ?.” ucapku, sambil menutupkan kedua matanya Sisca yg saat itu masih terbuka.

Cekrekk!!! 

“Back to the past at 14:00 WIB. 23 Agustus 2015”  aku mengatur waktu jam digital kembali ke menit dan tanggal sebelum Sisca di bunuh oleh orang yg tak ia kenalin itu.

-Gooooo!!!-

 Slasshh!!!  Aku memundurkan waktu dimana cewek yg tak bernyawa ini masih hidup.

Saat Sisca sedang berbelanja di pusat perbelanjaan yg ada di Jakarta. Sisca di todong orang yg tak ia kenalinya menggunakan pisau tajam. Sisca kala itu diam saja sambil menitihkan air matanya. Dan menuruti apa setiap perkataan dari perampok tersebut.

“Kalau lo masih pengen lihat bapak-ibumu lagi, lebih baik lo serahkan isi tas lo itu.” kata seorang yg di belakang Sisca sambil berbisik. Sisca hanya diam saja dan menuruti apa keinginan dari cowok yg menodongnya itu.  Pada saat orang itu mau menikam Sisca menggunakan pisau yg sedang di pegangnya itu. Aku melemparkan batu kearah lengan cowok yg tak aku kenalin itu.

Pletakk!!!

Pisau yg sedari di pegangnya itu terjatuh ketanah. Kelihatannya Penjahat itu kesal sama tingkah orang yg mengagalkan rencana jahatnya buat menikam Sisca itu. Sisca yg kala itu sangat ketakutan sekali dengan orang yg baru merampoknya itu. Sisca langsung berteriak sekeras mungkin, dan dengan Sigapnya aku menerjang perampok itu dengan sekali tendangan headspliit.

“Siapa lo? Berani bener lo nendang gue kayak gini. Mau mampus ya lo”. Orang itu kesal sambil mengambil pisau dari atas tanah.

“Kamu itu gak ada cara hallal lain apa, buat cari uang?”

“Banyak omong lo jadi orang.”  Salah satu dari kedua perampok itu mengarahkan pisaunya kearahku. Aku hanya saja slalu menghindar pisau serangannya itu.

Plakk !!

Pannkkzz !!! 

“Sekarang kalian pergi dari sini cepat dan jangan lakuiin lagi perbuatan kalian ini. Carilah uang yg halal dan jangan seperti ini caranya” kataku sambil membantu berdiri Sisca.

“Kamu nggak apa-apa?”. Tanyaku.

“Iya aku gak apa-apa, makasih kamu udah nolongin aku dari para penjahat itu” kata Sisca sambil menyambut uluran tanganku.

Aku langsung pergi dari tempat itu. Untuk melanjutkan halamanku ke arah super market. Pada saat aku mau melanjutkan jalanku, tangan ku di tahan Sisca.

“Maaf ya, kalau aku dulu pernah berburuk sangka sama kamu. Aku yg dulu udah pernah ngataiin kamu mau maling celana dalam aku dan sebagainya itu. Aku minta maaf ya Thony.” ucap Sisca. Aku hanya tersenyum dan langsung membalas ucapan nya Sisca.

“Iya tidak apa-apa kok, udah ya. Aku mau ke super market nih, sebaiknya kamu balik pulang sana dari pada kamu nanti di ikutin lagi oleh kedua orang itu, dan hapus tuh air mata kamu”. Kataku mengalihkan sapu tanganku.

“Iya makasih..” balasnya sambil mengambil sapu tangan ukuranku itu dan langsung menghapus pinangan air matanya. Misi pertama telah usai untuk aku mengubah masa depan yg jauh lebih dari yg pernah aku alamin sekarang.

*o0o*

“Adek, adek dimana sih? kak cigul cariin kok gak ada-ada ya?.” Seorang perempuan yg udah cukup umur sedang berteriak-teriak di dalam rumahku. Cukup lama perempuan itu mencariku di dalam rumah dan akhirnya kakak ku itu sampai juga di dalam kamarku.

“Eh apa ini?” kak Cigul menemukan laptopku yg masih menyala dan menampilkan semua file-file yg masih belum aku close dari programnya, gara-gara aku terburu-buru kesedot masuk ke dimensi ruang dan waktu. Kakakku itu mengotak atik program file itu dan membaca setiap detail artikel yg tertulis di berkas file itu.

“What!!..”

“Ini kan programnya mama sama papa, bagaimana adek bisa dapet filenya. Pada semua file dan berkas-berkas lain milik ayah sama ibu udah disita sama Dr.Stella” Ucap kakakku terkejut ketika membaca semua file yg di bacanya itu.

“Hutt..Bosen juga ya lama-lama kalau gak ada kerjaan gini. Ah iseng-iseng main ke tahun zaman-zaman perang gitu deh. Kayaknya asik deh?” pikirku sambil mengeset bulan dan tahun ke belakang.

“Back to the past…”

Bersambung….

 

Created by?????

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s