“Kisah Cinta Anak Motor part 5”

“Ya udah buruan!!!” Marah bu Tika

“.i.i.iyaa bu” ucap rama gagap dan langsung lari menuju ke arah lapangan
Basket

“Rama mana nih To?” Tanya Sagha

“Gak tau gue, ” jawab Anto

“Ohh.. ya udah kalo gitu” balas Sagha

~~~0o0~~~
Lain di tempat rama, dia terlihat sangat lelah, padahal baru 20 putaran, (dasar lemah)  nafasnya sudah memburu,
“Hah  . . Hah . . Hah, gila capek bgt, guru sialan, hah . . Hah . . . Ngasih hukuman gk dipikir bener2 hah. . Hah.” Kesal Rama kepada bu Tika
Tak terasa 50 putaran sudah selesai, Rama berjalan di koridor sekolah, dan  terlihat seorang perempuan berjalan di koridor juga namun berlawanan arah dengan Rama.
Tapi Rama tak menghiraukan perempuan itu, Rama terus berjalan menuju toilet untuk cuci muka. Tepat saat Rama dan perempuan itu berpapasan, perempuan itu menegur Rama
“Pagi kak.” Sapa perempuan itu dengan senyuman manis
“Hemm, pagi ” balas Rama dingin
Ya itulah sifat Rama, orang yg bisa dibilang Krisis Ekspresi, dia selalu cuek dan dingin dengan semua siswi yg ada di sekolahnya, mula dari kakak kelas sampai adik kelas yg mengejarnya, sama halnya dengan sobat dekatnya yaitu “Ical” bisa dibilang 11 12lah antara rama dengan Ical jika kita bandingkan sifatnya, orang yg memiliki sifat dingin dan malas berekspresi. Tapi berbeda dengan Anto, Sagha, Harris, Refal, Nasrul.
180 derajar perbedaan mereka dengan Rama dan Ical,  mereka berlima adalh sobat rama yg paling heboh, tidak pernah kehabisan bahan obrolan, dan selalu bikin orang lain jengkel,
“Kakak darimana? Capek bgt kayaknya” Perempuan itu bertanya lagi
“tadi abis olahraga” balas Rama Datar
“Oohh, terus kakak mau kemana?”
“Mau ke sono noh”balas Rama yg mulai kesal dengan perempuan itu yg ternyata adik kelasnya Rama
“Oohh, abis itu ma. .”
Belum selesai perempuan itu menyelesaikan
Pertanyaannya, Rama langsung pergi meninggalkannya
“Iihh, kok ditinggalin sih, padahal baru aja mau caper” ucap perempuan itu
~~~0o0~~~
Bell istirahaat pun berbunyi dan menggema di seluruh lorong kelas, di kelas Rama contohnya, Sagha dan Anto sangat bahagia saat mendengar bunyi bell,
“Yeaayyy, akhirnya!!!” Teriak Sagha
“Yuhuuu, sekian lama aku menunggu” ucap Anto Girang
“Huaaahh,  . . . Heh! Berisik bgt lu berdua, biasa aja kali kalo denger bunyi bell” omel Refal karena tidurnya terganggu oleh kehebohan yg di buat oleh Sagha Dan Anto
“Yelah yelah, sorry udah bikin lu hidup lagi” ucap Sagha
“Wahh, kamfreett ente, ente kira ane udah mati apa ? Dikatain hdup lagi -_-”  ucap Refal
“Hahaha, udah deh, mending kita kekantin, keburu penuh” ucap Ical yg sedari tadi hanya ikut menyimak
“Cuuss” balas Sagha dan Refal serempak
Baru beberapa langkah Anto Sagha Ical dan Refal berjalan dari tempat duduk mereka, ada yg memanggil mereka
“Anto!, Sagha!, Refal!, Ical!,  kalian tau gak kenapa Rama gak masuk kelas?” Tanya orang itu
“Wah, gak tau Mi, mungkin aja sakit” ucap Anto
“Iya Mi, soalnya kalo terlambat gak mungkin”, tambah Refal
“Eh! Itu Rama bukan?”tanya Sagha
“Mana?, waahh iya bener, dari mana aja tuh anak?” Tambah Anto
“Kita samperin yok”
“Ayo” ucap Ical cs serempak
Mereka pun langsung nyamperin Rama yg tengah jalan sendiri di koridor sekolah
“Halo om, dari mana nih ?”tanya Anto ke Rama
“Wesss, sempak cicak, ngagetin gue aje lu”
“Dari mana aja lu Ram ? Kok gak masuk pelajaran bu Tika?”tanya Ical
“Huh! Gue kesiangan, trus di hukum bu tika lari keliling lapangan basket 50 kali”
“Buakakaka”
“Muahahahaha”
“Huahahahah”
“Wkwkwkwk, tumben bgt loh lu telat Ram”
“Ya mau gimana lagi, dah terjadi”
“Ya udah, kita kekantin yok, laper gue” ajak Ical
“Cung,”jawab Anto
Saat di jalan menuju ke kantin  . . .
“Eh, katanya Harris sama Nasrul udah boleh keluar .. kita jemput gimana?? Lama juga gak bareng ama mereka” ucap Refal
“Boleh tuh, pulang sekolah gimana?” Usul Sagha
“Gue mah ngikut aja” Ucap Anto
“Gue juga” tambah Rama
“Yaudah, nanti pulang sekolah kita langsung ke rumah sakit buat jemput HarNas” ucap Ical
Bell pulang berbunyi yg artinya semua siswa diwajibkan pulang kerumah masing2.
  Hampr semua siswa sudah meninggalkan Area Sekolah,
 Tapi berbeda dengan Lima remaja yg sedang ngobrol diparkiran motor
“Heh coeg, jadi kgk nih kite jemput HarNas?” “Tanya Refal
“Jadi lah, kan udah direncanain tadi” jawab Anto
“Ya udah, kita berangkat sekarang” Ajak Sagha
Saat diperjalanan menuju rumah sakit, mereka tidak sengaja berpapasan dengan geng Macan Putih, Rama selaku Ketua Geng
 King Kobra langsung memberikan isyarat dengan teman2nya untuk ngebut, supaya terhindar dari perkelahian,
Macam putih yg melihat anak king kobra lewat, langsung mengejar geng king kobra,
Rama yg menyadari bahwa mereka di kejar macan putih menyarankan agar bisa berpencar,
Rama mengangkat satu tangannya dan mengacung kan jari telunjuk dan jari tengahnya yg artinya agar menjadi dua bagian, lalu dia menunjukkan jarinya kekanan dan kekiri,
 Sagha, Anto, Refal, Ical mengerti dengan isyarat Rama yg Artinya menjadi dua kelompok, yg satu kekanan, dan satunya lagi kekiri, agar membuat macan putih kebingungan untuk mengejar kelompok yg mana,
Sagha, Anto, dan Refal mengambil jalur Kiri, sedangkan Rama dengan Ical tetap lurus, dan trik itu sempat membuat macan putih kebingungan untuk mengejar yg mana dan karena terlalu lama mikir, mereka kehilangan jejak.
“Huufftt, hampir aja kita bentrok sama anak Macan Putih,” ucap Sagha
“Iya Gha, dan seandainya kita tadi sampai bentrok, bisa ancur nih muka tamvan gue” tambah anto songong
“Sialan lu To!, sempet aja becanda, tap bener juga sih, coba aja mereka berhasil ngejar kita, huh, gak kebayang deh gue,  soalnya jumlah mereka lengkap, sedangkan kita cuma berlima” ucap Refal Panjang Lebar
“Iya sih,  kita lagi kekurangan personel nih, bang guntur dan Deva lagi liburan sih,”
“Oiya, Rama sama Ical gimana?? Mereka berhasil lolos gak?” Tanya Anto dan diikuti ekspresi kaget oleh kedua temannya
“Iyaya, coba lu telpon gih To” suruh Refal
“Oke tunggu bentar”
~~~oOo~~~
Ditempat lain, tampak seorang gadis tengah menunggu seseorang, entah  mengapa dia tidak merasa khawatir, padahal sudah menjelang malam.
Saat gadis itu duduk, ada seseorang berjaket hitam mengenakan masker sebagai menutupi wajahnya.. dia mendekati gadis tersebut ..
 To Be Continue
@Ramadhanrasta18

 

Iklan

2 tanggapan untuk ““Kisah Cinta Anak Motor part 5”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s