Back To The Past, Part1

Setiap yg hidup akan mengalami kematian, dimana manusia yg dulunya pernah hidup akan menjalani kehidup kedua yg di sebut penghapusan dosa yg pernah di lakukan semasa hidupnya itu sendiri. Biar pun kita setiap hari nya mencoba untuk menghindari sebuah kematian/Maut, tapi tetap saja maut yg selalu mengikuti kita dari belakang/mengintai kita dari kejauhan setiap saat.

Mencoba untuk menghindari maut itu sangat sulit, biar pun kita adalah orang-orang baik tapi tetap saja pada waktunya kita akan mengalami kematian. Sebelum kita menghadapi sebuah kematian/ajal kita kelak, lebih baiknya kita mencari uang saku buat pedoman kita hidup di alam yg sangat indah di atas langit sana. Kematian selalu mengintai kita dari kejauhan biar pun kita sendiri slalu menjauh dari maut. Kematian seseorang tak ada yg tau satu pun kecuali tuhan yg menciptakan semua isi semesta alam ini.

Perkenalkan nama saya Thony Sucipto biasa di panggil Thony sama teman-teman saya. Saya adalah anak pertama dari delapan bersaudara, memang saya ini anak yg paling muda di antara saudara-saudara saya yg telah menikah semua dan hanya menyisakan saya dan kedua kakak perempuan saya yg bernama Cindy Gulla dan Cindy Dea Yuvia biasa di panggil Yupi sama Kakak saya nomer enam yg biasa saya panggil Cigull itu. Kedua orang tua kami adalah seorang ilmuwan yg sangat jenius dalam membuat benda-benda yg sangat bermanfaat bagi kehidupan di masa depan yg sangat modern ini. Kedua orang tua saya telah menciptakan kendaraan waktu yg bisa menembus waktu tapi penemuan kedua orang tua ku itu di salah gunakan oleh para penjahat yg menamakan dirinya itu adalah Gadis pembawa Baloon. Malam sebelum penemuan kedua orang tua kami berhasil menciptakan mesin waktu. Orang tua kami di datangi oleh seorang ilmuwan yg sangat terkenal pada saat itu. Dr.Stella Cornelia, ya itu lah orang yg menemui kedua orang tuaku sebelum benar-benar ciptaan orang tuaku itu berhasil. Dr.Stella Cornelia menceritakan semua kejadian di masa lalu kelam yg pernah dia alami sendiri kepada kedua orang tuaku itu. Kedua orang tuaku sepakat untuk membantu Dr.Stella Cornelia untuk kembali ke masa lalu, jika penemuan kedua orang tua kami telah berhasil. Di saat hari peresmian mesin waktu itu. Kedua orang tuaku di bunuh oleh tiga orang tak di kenal di lab kerja mereka. Pada saat itu aku sangat marah sekali dengan apa yg telah di lakukan oleh ketiga orang misterius itu. Begitu juga dengan kakak-kakak saya yg menangis tiada henti-hentinya. Satu tahun tlah berlalu akan kejadian itu semua. Saya yg telah lulus dari dunia perkuliahan yg menyibukan saya setiap hari nya. Saya sekarang telah bekerja di salah satu perusahan Company milik Swasta yg terbesar pada saat ini. Wotagei.Corp  ya itulah nama perusahaan yg menerimaku sebagai salah satu ilmuwan hebat seperti kedua orang tuaku yg tlah pergi dulu ke atas sana.

“Thony, kamu bantuiin angkat barang-barang ini segera ya”  Suruh Dr.Stellan Cornelia yg pada saat itu adalah pemegang kekuasaan di Wotagei.Corp.

“Baik bu, akan saya laksanakan segera perintah ibu” Balasku, sambil mengangakat mesin-mesin yg sangat berat yg harus aku pindahkan ke atas meja. Saat aku tlah selesai mengangkat semua benda yg di perintahkan oleh Dr.Stella Cornelia. Aku tidak sengaja menemukan sebuah formula yg terjatuh pada saat aku mengangkat kardus suku cadang-suku cadang bekas di dalam gudang.

“Formula apa ini?” pikirku sambil mengambil file dokumen yg berbentuk seperti Flashdisk. Dengan sangat penasarannya aku langsung mengambil formula yg aku temukan itu dan aku langsung kantongi file formula itu kedalam saku celanaku. Memang saya bekerja di Wotagei.Corp tidak terlalu lama di bandingkan kedua kakak-kakak saya yg telah dahulu bekerja di Wotagei.Corp. Pangkat saya di perusahan swasta ini masih rendah, saya di sini hanya seorang pembantu alias tukang bersih-bersih perusahan. Memang saya adalah lulusan terbaik di universitas ternama yg ada di Ibu kota, tapi itu belum tentu menjadikan saya seorang pegawai magang yg sangat prefisional. Banyak sekali lulusan fakultas terbaik yg ada di jakarta bekerja di perusahan swasta tebesar yg ada di indonesia tapi yg ketrima jadi Ilmuwan tetap hanya segelintir orang saja, dan sisanya di jadikan Cleaning Service seperti saya.

Setibanya aku di rumah, asalkan kalian tau saja. Aku tinggal di rumah sendirian, kedua kakak perempuanku yg dulu belum menikah sekarang sudah berkeluarga semua dan sudah di karunia seorang putra dan putri. Sehabis saya keluar dari kamar mandi, saya langsung mengambil laptop saya yg ada di meja dan membuka file dokumen yg saya temukan tadi pagi di kantor. Setelah saya buka file formula itu. Alangkah terkejutnya saya, file yg berbentuk seperti formula itu adalah rumus dan bentuk dari kerangka mesin waktu yg pernah di buat dulu oleh sepeninggalan kedua orang tuaku itu yg telah lama di curi, semenjak aku masih duduk dibangku perkuliahan. Aku terus mempelajari setiap detail dari formula yg aku temukan itu, aku ubah struktur rumus dan bentuk krangka mesin waktu itu sedikit demi sedikit. Setelah menyelesaikan dan mengubah struktur rumus dan krangka bentuk mesin waktu buatan kedua orang tuaku itu dulu. Saya langsung mengaplikasinya ke dalam jam tangan biasa yg biasanya, saya pakai buat ke kantor dan kemana-mana. Semalaman suntuk saya mengaplikasikannya mesin waktu itu kedalam jam tangan yg setiap hari nya saya pakai itu. Dan pada jam 7 set’an jam tangan yg sudah saya aplikasikan kedalam mesin waktu telah selesai. Saya tekan Power Merah yg ada di tengah-tengah jam Saya dan langsung jam saya mengeluarkan hologram layar sentuh di atas jam tangan saya. Pada saat saya menekan tombol back to the past, tiba-tiba ruangan rumah saya bergetar cukup hebatnya. Dan seketika itu juga saya terhisap ke lorong ruang dan waktu yg sedari telah melebar di tengah ruang tamu keluarga saya.

*-*

Di pagi hari nya seorang gadis muda sedang menaiki sepeda pheonix nya ke arah sekolahannya yg letaknya tak jauh dari tempat tinggalnya itu. Pada saat di tengah-tengah jalan menuju ke sekolahannya itu gadis yg bernama Fransisca sarasvati itu di hadang oleh beberapa Anak STM yg biasanya menghadang anak-anak SMA 48 Jakarta yg telah menjadi musuh abadi dari anak-anak STM 48 di tahun-tahun dulu.

“Mau lo apa sih, nyegat gue kayak gini, minggir nggak?” kata Sisca dengan nada tingginya.

“Minggir? Katamu, tak usah lah ya. Kalau mau lewat sini bayar dulu, kalau nggak sun di pipi satu kali juga boleh. Ya nggak bro?” Ucap Anak STM yg bernama Rio itu.

“Yoi bro..” Timpal Shanji sambil ngetos telapak tangannya Rio.

“Emang jalanan sini milik nenek moyang lo apa, minggir nggak? Kalau nggak mau minggir aku hajar nih kalian bertiga?” kata Sisca sambil melotot ke anak STM

“Widih bro, galak amat itu cewek. Jangan galak-galak donk neng, entar cakep nya hilang loh” kata Reza sambil mencolek dagunya Sisca, Sontak Sisca langsung memelintir lengan tangannya Reza ke belakang.

“Jangan kurang ajar ya lo, emang gue cewek apaan yg bisa lo gituiin semaunya kayak gitu” Sisca dengan posisi masih memelintir lengannya Reza itu pun langsung mendorong badannya Reza yg sangat kecil diantara badannya anak-anak STM yg lainnya itu pun kedepan. Rio dan Shanji yg tak terima salah satu temannya di pelintir tangan nya oleh seorang cewek dari sekolahan lawan nya itu pun langsung menerjang cewek yg bernama Sisca itu dengan tendangan dan pukulan demi pukulan mereka lesatkan ke arah nya Sisca tapi tak ada satu pun yg kena.

“Cih sialan juga ini cewek, hebat bener, dari tadi gue tendang dan gue pukul gak kena-kena” kesal Shanji dalam hati sambil terus melesatkan serangannya ke Sisca.

Saat Rio, Shanji dan juga Reza sedang mengeroyok Sisca itu, salah seorang teman dari Sisca yg bernama Ical itu langsung berlari ke arahnya Sisca beserta teman-teman satu sekolahan nya Sisca yg lainnya. Mereka yg bertiga yg kalah jumlah langsung saja melarikan diri menggunakan motor Ninja mereka masing-masing.

“Lo nggak apa-apakan Sis?” tanya Ical sambil menghampiri Sisca yg sedang mengambil sepeda yg ia gletakan di tanah itu.

“Iya gue nggak apa-apa cal..” kata Sisca sambil menaiki sepeda nya itu lagi.

“Yuk ah, kita lanjutin jalan lagi ke arah sekolahan. Jangan gara-gara mereka bertiga kita semua harus di hukum gara-gara kita telat nantinya” kata Sisca lagi sambil mengoesepedanya kearah sekolahan. Setibanya mereka semua di parkiran sepeda motor dan bel masuk pelajaran pertama baru saja di bunyikan mereka semua langsung masuk ke dalam kelas mereka masing-masing untuk menerima pembelajaran.

Crannnkkk!!!!   Suara suar yg nyaring terdengar ketika saya telah sampai di masa yg antah berantah, aku tergeletak tak sadarkan diri di dalam sebuah kamar yg di penuhi dengan gambar Para Pahlawan Super Hero itu. Saat aku masih tak sadarkan diri, jam tanganku bergetar dan langsung saja memunculkan hologram lagi.

Selamat datang kembali di Tahun 2015

Jam pulang sekolah tlah berbunyi, pertanda semua siswa/siswi harus meninggalkan sekolahan mereka masing-masing begitu juga dengan siswi yg bernama Fransisca Sarasvati itu. Setibanya Sisca di rumahnya, alangkah terkejutnya ia ketika ia menemukan seorang laki-laki yg tengah tertidur di atas tempat tidur nya itu.

“Aduhhh…!!!”

“Dimana aku ini sekarang?” ucapku sambil memeganggi kepalaku.

“Heh siapa lo? Ngapain lo bisa ada di dalam kamarku hah!!!” Tanya Sisca sambil membentak cowok yg tengah tersadar dari tidurnya.

“Aku…..”

Bersambung….!!!!

 

Created by: ????????

 

 

Maaf kalau fanfiction di atas masih ada yg kurang atau kelebihan greget nya mungkin. Maklum saya author pemula yg sedang belajar menjadi seorang Author yg di kenal seperti Raditya Dhika. Kalau ada kekurangan mohon tolong di kritik saya, saya mengambil kesalahan saya sendiri sebagai pelajaran yg akan membuat saya lebih bagus lagi dalam membuat fanfiction kedepan nya. Fanfiction Back To The Past hanya akan di Posting selama 2 Minggu Sekali, karena saya sedang sibuk sendiri, jadi mohon pengertiannya kawan semua.

 

“do not ever find out who the author”

Iklan

2 tanggapan untuk “Back To The Past, Part1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s