Sahabat yang Dilupakan

Sinar matahari yang sudah membangunkanku karena jendela di kamarku udah di bukakan oleh ibuku

Mamaku “nak cepat bangun biar nggak telat naik pesawatnya”

Gua baru ingat karna hari ini gua dan sekeluarga bakal pindah rumah di jakarta. Baju, oke. Cemilan, oke. Penampilan, oke udah keren. Setelah selesai dengan perlengkapan gua langsung keluar rumah.

-di skip aja deh-

Setelah sampai di jakarta esoknya gua sekolah karna sebelum ke jakarta gua udah di daftar di sana saat gua udah sampai di SMA48 gua langsung di bawa pak kepsek ke kelas IX Ipa2, saat di dalam kelas.

Kepsek “anak-anak kita kedatangan siswa baru, ayo dek perkenalkan diri kamu”

Aku “halo perkenalkan nama saya yuda tasiabe biasa di panggil yuda, dan saya pindahan dari kota bandung”

Kepsek “bu saya titip murid baru dulu yaa”sambil keluar kedalam kelas

Guru “yahh yuda kamu duduk disana aja”sambil menunjuk kearah bangku yang kosong

Akupun langsung menuju bangku yang sudah di tunjuk oleh guru. Saat gua udah mulai duduk di bangku.

Raka “hai namaku raka salam kenal yaa”sambil memberikan tangan untuk berjabat tangan

Aku “aku yuda salam kenal juga”sambil berjabat tangan dengannya

Sudah 2 minggu lebih gua bersekolah disana karna hari ini pelajaran kami kosong jadi gua hanya menghabiskan waktu dengan tidur saja

Raka “hei yuda kenapa lu”tanya

Aku “gua lagi mau tidur nihh ngantuk banget”

Raka “haha abis begadang lu semalaman haha”

Aku “tau ahh”

Raka “eh dari pada lu tidur gitu mending lu dengar aja nihh lagu”

Aku “lagu apaan sih”

Raka “dengar aja nih”sambil menyodorkan headset

Akhirnya dengan pasrah gua dengar aja tuhh lagu “Di antara musim gugur dan dingin kita bersama berniat mengambil jalan pintas …..” karna sudah selesai mendengarkan lagu gua langsung mencopot headset dari telinga

Raka “gimana?”

Aku “gilee bagus bener lagunya. Lagunya siapa tuhh”

Raka “J Joyful K Kawaii T Try to Be The Best”

Aku “maksudya”

Raka “JKT48 yeaahh”

Aku “JKT48 ahh gua nggak pernah dengar”

Raka “huu ketinggalan jaman lo bro. Mending lu liat aja nihh semua personilnya di Hp gua”sambil menyodorkan HP

Sambil melihat-lihat ternyata personilnya banyaknya juga yaa. Tapi saat sampai pada foto yang menarik perhatian gua.

Aku “eh bro ini siapa?”

Raka “itu Cindy Yuvia”

Aku “sepetinya gua kenal nihh orang tapi di mana yahhh”sambil memikirkan gua melihat gelang yang berada di tangan gua

Raka “kenapa yud udah pernah ketemu?”tanyanya dengan heran

Aku “hhhaaa CINDY DEA YUVIA dia teman waktu gua masih kecil” teriakku

Raka “ah ngaco lu bro”

Aku “nggak, dia memang teman kecil gua”

Raka “gua kagak percaya, mending bentar sore kita pergi theater jkt48 gimana”

Aku “oke kalo begitu, tapi disana harus bayar”

Raka “memang emang kenapa”

Aku “waduh sory gua kira gratis, kalo pake acara bayar membayar gua kagak bisa, soalnya gua kagak punya duit hehehe”

Raka “huu tenang nanti gua yang bayarin”

Setelah itu gua dengan raka langsung pergi ke theater JKT48 setelah sampai di sana kami langsung antri memesan tiket setelah (di skip aja ceritanya yaaa)

Saat sampai di dalam gua melihat di atas panggung member yang keluar dan salah satunya adalah cindy yuvia. Karna gua baru datang disini gua kagak ngerti apa yang mereka teriak yaudah gua ikut aja yang gua tau “oy oy oy” setelah selesai gua dengan raka langsung pulang ke rumah

-sesampainya dirumah”

Aku “mah masih ada nggak foto-foto waktu gua masih kecil”

mamaku” ada tuh di dalam lemari”

Aku “ohh makasih yaa mah”sambil melangkah ke lemari yang di beritahukan

Setelah itu gua otak-atik aja tuhh lemari setelah dapat album foto waktu gua masih kecil gua langsung membawanya kedalam kamar setelah itu gua lihat satu persatu. Sampai pada foto yang sangat menarik perhatian. Yap itu adalah foto dimana cindy akan pindah dan saat itu….

-10 tahun yang lalu waktu masih di bandung-

Waktu itu aku selalu memanggil dia dengan sebutan cindy karna gua belum tau nama panjangnya, dia pernah bilang panggil aja namanya dengan sebutan yupi. Karna nggak mau kalah gua tetap ngotot aja panggil dia cindy. Dari pada bahas nama mending lanjut lagi ceritanya.

Aku “cin kita mau kemana sih”

Cindy “udah ikut aja”

Aku “mau kemana sih”

Cindy “sudah sampai”

Aku “yahh cepat buka donk”

Cindy “tunggu yah”sambil membukakan penutup mata yang ada di mata gua

Setelah gua melihat gelang yang di pegang cindy

Cindy “gimana bagus nggak”

Aku “bagus, kamu yang buat atau kamu beli”

Cindy “tentunya donk aku buat hebat kan”

Gelang itu terbuat dari benang dan ranting-ranting kayu dan juga bunga yang kecil-kecil

Aku “hebat, eh buatin aku satu donk”

Cindy “ininih aku pinjamin”sambil memberikan gelang itu di tanganku

Aku “loh kok di pinjam aku kan maunya….”

Cindy “sekarang aku mau pindah ke jakarta jadi gelang ini kamu balikin ke aku jika suatu hari nanti kita ketemu yaa”

Papa cindy “cindy cepat udah mau berangkat”sambil teriak

Cindy “aku pergi dulu yaa”

Saat itu gua Cuma bisa melambaikan tangan dan nggak sempat mengucapkan selamat jalan kepadanya. Dan Cuma gelang ini saja kenangan dari cindy.

Saat sedang asik-asik mengingat masa lalu tiba-tiba ibu gua memanggil

Mamaku “yuda ada teman kamu tuh”

Aku “iya mah”

Aku langsung keluar dan ternyata dia adalah raka

Raka “udah siap”

Aku “siap? Maksudnya”

Raka “oh iya gua lupa bilang ke elo hari ini ada handshake”

Aku “handshake apaan tuh”

Raka “udah ikut gua aja nanti gua yang bayar”

Aku “oke tunggu dulu yaa, gua mau ganti baju dulu”
setelah selesai ganti baju gua pamit sama orang tua gua dan gua sama raka langsung pergi ke FX setelah itu.

Raka “yud lo mau ketemu siapa”

Aku “maksudnya”

Raka “kamu mau salaman dengan member yang mana”

Aku “ohhh… dengan cindy yuvia aja”

Setelah itu gua langsung di beri 4 tiket oleh raka dan pergi ikut antri, setelah sampai di giliran gua. Gua memberikan 4 tiket sekaligus ke penjaganya, dan setelah itu gua di persilakan masuk.

Cindy “hai kak”

Aku “hai juga”

Cindy “nama kakak siapa”sambil berjabat tangan

Aku “kamu lupa dengan aku”

Cindy “hmm maaf yaa aku lupa”

Aku “ohh karna sudah jadi idol udah lupa gua yaa”sambil melepaskan tanganku dari tanganya

Cindy “maaf yaa kak aku lupa”

Aku “nggak apa-apa kok cin yang penting gua udah bisa balikin ini seperti kamu bilang dulu”sambil melepaskan gelang yang ada di tanganku dan memberikan kepadanya

Cindy “inikan”

“hmm dia udah inget juga”batinku

Cindy “k…kamu yudakan”

Aku “ternyata kamu udah ingat juga yaa”

Petugas “maaf waktunya udah habis”

Tanpa melihatnya lagi gua langsung pergi dan “SAYOUNARA CINDY” itulah kataku yang terakhir untuknya setelah kejadian itu gua udah kagak mau lagi ingat dia, karna sudah populer dia dengan gampangnya melupakan aku begitu saja, setelah itu gua meminta kepada orang tua gua supaya gua bisa sekolah di luwuk sekaligus bisa tinggal bersama paman, dan orang tua gua menyetujuinya. Karna gua nggak mau ketemu dengan dia lagi

*TAMAT*

Pesan : jangan pernah melupakan seseorang begitu saja, karna suatu hari nanti dia pasti akan membuatmu bahagia

Created by: -Yudha Namikaze-

Iklan

2 tanggapan untuk “Sahabat yang Dilupakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s